‪PENDUKUNG JOKOWI vs ANTI JOKOWI || By @PartaiSocmed ‬

Chirpified
enviroment
1728 View 1 comments
2
Login and hide ads.
PS @PartaiSocmed
Selalu kami ingatkan bahwa dalam Pilpres 2019 nanti yg di perebutkan adalah suara swing voters. Sebab suara Jokowi Lovers maupun Jokowi Haters sudah fix. Mau diapain juga lovers akan tetap jadi lovers dan haters tetap jadi haters.
PS @PartaiSocmed
Kalaupun ada lovers yg berbalik jadi haters atau haters yg berbalik jadi lovers jumlahnya tidak akan signifikan. Tak sebanding dengan effort-nya.
PS @PartaiSocmed
Mau sehebat apapun prestasi Jokowi tetap saja minus di mata haters. Demikian pula sebaliknya mau ada kekurangan apapun dari Jokowi tak akan mengubah dukungan mereka. Yg satu sudah terlanjur benci, satunya lagi sudah kadung cinta.
PS @PartaiSocmed
Mau bukti? Contoh akun ini, bahkan dengan segala bukti di depan mata dia tetap denial. Karena pada dasarnya sudah terlanjur benci. Hater macam ini tak perlu disadarkan, sebab seperti menegakkan benang basah pic.twitter.com/hxKNIySXQT
 Expand pic
PS @PartaiSocmed
Kesimpulannya: kampanye dgn tujuan mengubah haters jadi lovers atau sebaliknya adalah tidak praktis. Buang2 energi dan waktu serta bukan jalan menuju kemenangan. Sebab demokrasi adalah tentang kwantitas.
PS @PartaiSocmed
Atas dasar pemahaman tersebut maka marilah kita bandingkan apa yg sudah dilakukan oleh Pendukung Jokowi maupun pihak2 yg Anti Jokowi. Siapakah diantara keduanya yg sudah secara serius menggarap swing voters?
PS @PartaiSocmed
Kita mulai dari pihak pendukung Anti Jokowi dulu. Kami sebut pendukung Anti Jokowi karena memang tidak jelas mereka dukung siapa, pokoknya AJJ (Asal Jangan Jokowi)
PS @PartaiSocmed
Politik adalah tentang persepsi. Para Anti Jokowi sadar betul bahwa yg terpenting rakyat percaya atas issue2 yg mereka buat tentang Jokowi. Hoax dan fitnah sekalipun dihalalkan selama bisa mempengaruhi persepsi publik tentang Jokowi
PS @PartaiSocmed
Maka segala cara benar2 dilakukan untuk mempengaruhi persepsi publik tentang Jokowi. Sampai hal2 yg tidak masuk akalpun dilakukan. Antara lain issue Jokowi PKI pic.twitter.com/WW1zSQ81GD
 Expand pic
PS @PartaiSocmed
Apakah tuduhan itu benar? Jelas TIDAK BENA! Tapi apakah persepsi publik terpengaruh oleh tuduhan keji itu? Jawabnya YA!
PS @PartaiSocmed
Suka tidak suka banyak diatara masyarakat kita yg terpengaruh dan percaya terhadap fitnah tersebut. Kita bisa saja katakan mereka orang2 bodoh, tapi dalam demokrasi nilai suara orang bodoh sama dengan nilai suara seorang profesor
PS @PartaiSocmed
Tak cukup difitnah sebagai PKI, Jokowi mulai diposisikan sebagai "musuh Islam". Tak peduli Jokowi seorang muslim jika hoax diulang terus menerus lama2 orang akan menerimanya sebagai kenyataan
PS @PartaiSocmed
Masih banyak lagi tuduhan2 terhadap Jokowi yg nyatanya fitnah belaka tapi toh tetap dilakukan. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk mempengaruhi persepsi publik.
PS @PartaiSocmed
Lalu publik mana yg mereka sasar? Jelas bukan haters atau lovers tapi swing voters. Haters tanpa fitnah saja sudah benci, lovers tentu tak akan percaya. Segala disinformasi bahkan fitnah terhadap Jokowi semata2 untuk mempengaruhi persepsi para swing voters ini.
PS @PartaiSocmed
Dari sini kita bisa lihat betapa seriusnya Anti Jokowi menggarap swing voters, bahkan dengan fitnah dan hoax. Apapun itu, intinya mereka sedang berusaha keras menyeret swing voters untuk menjadi haters
PS @PartaiSocmed
Jika Anti Jokowi serius menggarap swing voters lalu bagaimana para Pendukung Jokowi? Sudahkah mereka sadar betul medan pertempuran yg sesungguhnya? Atau jangan2 maju perang tanpa mengetahui medan perangnya?
PS @PartaiSocmed
Banyak pendukung Jokowi yg konsisten menyebarkan khabar baik dan prestasi pemerintahan Jokowi. Pendukung2 macam ini sudah paham medan perang. Mereka serius menggarap swing voters agar bergeser menjadi pendukung Jokowi, syukur2 setelah itu malah jadi lovers
PS @PartaiSocmed
Tapi banyak juga yg kelakuannya seperti pendekar mabok, pecicilan dan tidak paham medan pertempuran sehingga sering menghasilkan blunder bagi Jokowi
PS @PartaiSocmed
Contohnya spanduk "Jalan Tol Pak Jokowi" ini. Mereka sama sekali tidak paham medan pertempuran apalagi menguasainya. Hanya memuaskan ego tapi alih2 membuat swing voters memilih Jokowi, malah antipati yg didapat pic.twitter.com/tu0YXyiZAb
 Expand pic
PS @PartaiSocmed
Logikanya begini, jika kita membantu seseorang tapi kita tidak pernah melewatkan sedikit pun kesempatan untuk mengungkit2 bantuan kita itu. Kira2 orang yg kita bantu itu akan senang atau malah muak?
PS @PartaiSocmed
Lalu kepada siapa spanduk tersebut ditujukan? Jika ditujukan untuk mempengaruhi swing voters sepertinya redaksionilnya sangat bodoh sebab mana ada orang simpati dengan gaya petentengan begitu?
PS @PartaiSocmed
Jika spanduk tersebut ditujukan untuk mengolok2 haters lebih parah lagi, sebab buat apa? Jika hati mereka panas lantas apa Jokowi bisa menang? Seberapa pentingnyakah membuat panas hati mereka drpd memperebutkan hati swing voters?
PS @PartaiSocmed
Sekarang kita masuk pada poin pentingnya, harap di pikirkan baik2. Anti Jokowi secara massive mempengaruhi swing voters dgn segala cara VS Pendukung Jokowi yg sibuk memuaskan ego membalas mereka. Bisa di bayangkan siapa yg akan memenangkan pertempuran?
PS @PartaiSocmed
Yg satu menghalalkan segala cara mempengaruhi swing voters, sementara yg satunya melupakan swing voters untuk membalas rasa jengkelnya. Disini Jokowers sudah kalah banyak. Sampai disini paham?
Load Remaining (5)
Login and hide ads.