0
El Yardi @elyardi78
Rasulullah menghidupkan malam Ramadhan, terutama 10 terakhir Ramadhan. Sholat Isya dan Subuh termasuk kategori menghidupkan Ramadhan.
El Yardi @elyardi78
Ada TIGA SIKAP UMAT ISLAM dalam menyikapi Ramadhan, yang terbagi kepada tiga kelompok. PERTAMA, kelompok yang celaka.
El Yardi @elyardi78
1. Kedatangan Ramadhan bagi kelompok ini tidak berpengaruh dalam hidupnya. Hari-harinya seperti biasa. Tetap menabur dosa.
El Yardi @elyardi78
2. Allah Ta'ala beri ia kehidupan bersama Ramadhan, namun ia tidak beramal, dan ampunan Allah selama Ramadhan ia lewatkan.
El Yardi @elyardi78
3. Allah buka pintu surga, mereka tidak mau masuk ke dalamnya dgn beribadah. Allah tutup pintu neraka, justru mereka buka dgn berbuat dosa.
El Yardi @elyardi78
4. Saat setan dibelenggu di bulan Ramadhan agar mudah melakukan ketaatan, justru ia menjadi setan itu yang selalu melakukan kemunkaran.
El Yardi @elyardi78
5. Kelompok ini sungguh parah dan celaka. Mereka lewati Ramadhan tanpa diampuni Allah dosa-dosanya. Hidayah telah ada, tp mereka abaikan.
El Yardi @elyardi78
6. Bukan kita yang mencela mereka, tapi memang ada kelompok manusia yang pantas dicela bahkan oleh Allah, malaikat, dan Rasulullah.
El Yardi @elyardi78
8. Juga hadis ttg celaan malaikat kepada orang yg melewati Ramadhan tapi dosanya tidak diampuni Allah, yg diaminkan Rasulullah.
El Yardi @elyardi78
9. Hal itu terjadi saat Rasulullah menaiki salah satu tangga mimbarnya saat akan berkhotbah. Seperti disebut dlm HR Ibn Hibban.
El Yardi @elyardi78
10. Yang KEDUA, kelompok umat Islam yang bangkrut. Kelompok ini telah berusaha menyikapi kedatangan Ramadhan dgn baik.
El Yardi @elyardi78
11. Mereka pun berusaha beribadah di bulan Ramadhan, seperti puasa dan sholat. Mereka berharap pahala disisi Allah, dan ampunan dosa-dosa.
El Yardi @elyardi78
12. Tapi sayang, mereka tidak mendapatkan apa-apa dari kebaikan atau amal yang mereka dilakukan itu. Seperti yang diingatkan Rasulullah:
El Yardi @elyardi78
13. “Betapa banyak org yg puasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga. Betapa banyk yg shalat malam, hanya mendapat terjaganya mata” (HR Ahmad)
El Yardi @elyardi78
14. Ya, mereka tidak mendapatkan apa-apa dari ibadah yang mereka lakukan. Mereka letih, tapi tidak menuai hasilnya. Mengapa?
El Yardi @elyardi78
15. Kemungkinan mereka beribadah tanpa didasari ilmu, atau ittiba' Rasulullah. Sehingga tidak sadar, pembatal ibadah telah dilakukan.
El Yardi @elyardi78
16. Seperti berpuasa, tapi tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta. Padahal, itu menyebabkan puasanya tidak lg diterima Allah.
El Yardi @elyardi78
17. "Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak membutuhkan puasanya sama sekali" (HR Bukhari).
El Yardi @elyardi78
18. Kemungkinan kedua amal mereka tidak diterima, mereka bangkrut, karena saat beribadah masih ada kesyirikan kepada Allah.
El Yardi @elyardi78
19. Jangankan diterima ibadahnya, pahala amal yang lalu pun akan dihapus oleh Allah jika melakukan dosa syirik (Lihat QS Az Zumar: 65).
El Yardi @elyardi78
20. Kemungkinan ketiga, mereka bangkrut, tidak mendapatkan apa-apa dari ibadahnya, karena saat bersamaan masih mendzolimi orang lain.
El Yardi @elyardi78
21. Ingat hadis ttg muflis? Orang yang bangkrut? Yaitu orang yang membawa pahala amalan seperti Sholat, zakat, dan puasa pada hari kiamat.
El Yardi @elyardi78
22. Namun, saat bersamaan ia didapati mendzolimi orang lain saat hidup di dunia. Ia mencela, mengghibah, memukul, atau membunuh orang lain.
Load Remaining (18)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.