0
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Saya merasa bersalah ketika ada komunitas atau gerakan Muslim yang cukup berkembang dan menjalar, tetapi sahabat Tuli tidak terbawa.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Menurut saya sejauh ini sahabat Tuli di Indonesia umumnya, ingin sekali ada isyarat untuk memahami atau mendalami tentang agama Islam termasuk berkomunikasi dengan Allah. pic.twitter.com/8MmTeZpGJb
Expand pic
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Tak mudah bagi sahabat Tuli untuk mempelajari Islam dari bahasa Arab dan Indonesia (teks) maupun bahasa isyarat. Mereka harus didampingi untuk belajar Islam.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Orang-orang masih berpikir Tuli tak perlu belajar agama, yang penting mereka bisa mandiri saja sudah cukup. Itulah mengapa belum ada masjid yang fokus menghadirkan kajian-kajian ilmu bagi Tuli.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Masih banyak Tuli tumbuh dewasa tanpa paham betul mengenal siapa Nabi dan Tuhannya, bahkan ada yang menyebut Allah saja tetapi mereka tidak paham.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Menurutnya, masih banyak penerjemah bahasa isyarat yang tidak menerjemahkan dengan baik bahasa isyarat khususnya bila dalam kajian Islam. Sehingga dikhawatirkan mereka tidak mampu melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan tartil.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Saya khawatir, termasuk di bulan Ramadhan, sahabat-sahabat tuli menghabiskan waktu untuk sekedar tidur, bermain games, atau tidak ada inisiatif mengaji sampai waktu berbuka puasa tiba. Tak banyak yang bisa mereka perbuat. pic.twitter.com/3KiQF2gGxs
Expand pic
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Tak banyak pula yang mengajak mereka berkomunikasi. Bunda yakin, hati seorang Tuli harus terus diisi, disemarakkan dengan ilmu dan mimpi-mimpi.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Ada sahabat Tuli di sekitar kita yang cemburu dengan mudahnya kita berIslam. Seperti mendengar adzan setiap hari dan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Tentu ini membuat Tuli bersedih, membuat mereka terasa sendiri.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Mengurung Cahaya dalam Sunyi, tapi hati mereka mendengar. Dan mereka juga ingin berbicara kepada kita, tentang harapan agar mereka bisa memahami Islam. Bunda Galuh – Tuli, dan pendiri The Little Hijabi Homeschooling, Sekolah untuk anak-anak tuli pic.twitter.com/mZ3cQCRGtd
Expand pic
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Sahabat, Yuk ikut wujudkan salah satu harapan teman Tuli dalam memahami Islam, melalui program Cahaya Dalam Sunyi yang diinisiasi Quran Indonesia Project dan Dompet Dhuafa.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Program ini menjadi sebuah wadah pengembangan materi pembelajaran agama Islam dengan menggunakan ilustrasi visual dan bahasa isyarat yang inovatif, kreatif, serta aksesibel.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Tinggalkan doa terbaik kalian untuk memotivasi sahabat Tuli belajar islam yuk! Kalian juga bisa bantu mereka dengan klik donasi.dompetdhuafa.org pic.twitter.com/YS5kZA56oM
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.