3

Konspirasi Global dan Aseng Antek Menggulingkan Suharto

Hari itu tanggal 15 Januari 1998, ekonomi Indonesia yang seharusnya tidak terpengaruh hebat akibat dampak krisis keuangan dan moneter Asia, akhirnya menyerah kalah pada krisis yang direkayasa Amerika Serikat dan China yang berkolaborasi dengan IMF.

Hari itu 15 Januari 1998, Suharto dan Indonesia masuk perangkap situasi yang diciptakan konspirasi global yang didukung penuh mayoritas konglomerat Tionghoa Indonesia.

IMF menyetujui kucuran utang untuk Indonesia dengan penandatangan perjanjian utang beserta syarat-syarat yang harus dipatuhi Indonesia oleh Presiden Soeharto. Dengan menandatangani perjanjian utang US$ 43 miliar, IMF mendorong percepatan kejatuhan Presiden Suharto, dan merancang masa depan baru untuk Indonesia yang sarat kepentingan Amerika, China dan para konglomerat Tionghoa Indonesia.

Peran Besar Presiden Bill Clinton

Rakyat Indonesia tidak mengetahui peran besar Presiden AS saat itu Bill Clinton dalam menekan Presiden Suharto agar menyetujui paket persyaratan dan rencana kebijakan IMF yang harus dipatuhi Indonesia, termasuk penutupan pabrik pesawat terbang PT IPTN, penghapusan peran BULON sebagai penyangga stabilitas harga 9 bahan pokok, penghapusan berbagai subsidi, pembatalan program mobil nasional Timor, dan penerapan pasar bebas di Indonesia. Singkatnya, penandatangan perjanjian dan butir -butir persyaratan penjanjian IMF-RI adalah lonceng kematian untuk kedaulatan ekonomi RI. Indonesia seketika berada dalam cengkeraman kekuasaan dan kendali IMF.

Campur tangan Pemerintah Amerika terutama secara langsung melalui tangan Presiden Bill Clinton, sesungguhnya bukan suatu hal rahasia lagi.

Transkrip tiga percakapan telepon Bill Clinton – Suharto yang tahun lalu dinyatakan bebas diakses publik, menunjukkan betapa ‘persuasifnya’ Presiden Amerika itu dalam meyakinkan Presiden Suharto. Clinton menekankan kecemasannya bahwa Suharto akan ‘diterjang peluru rakyatnya sendiri’ ketika nilai tukar rupiah jatuh dari 2.500 menjadi lebih dari 16.000 per 1 dolar AS.

Usai Suharto meneken perjanjian utang dengan IMF, Clinton dengan lega dapat berkata kepada sahabat karibnya James T Riady, “My mission has accomplished. One of my debts paid off !”

Mantan Menteri Luar Negeri AS Lawrence Eagleburger memiliki penilaian khusus setelah pengunduran diri Suharto, 21 Mei 1998: “Kami cukup pandai karena menggunakan IMF untuk menggulingkan Suharto. Apakah itu cara bijaksana untuk selanjutnya, adalah masalah lain. ”

Pada akhirnya, gerakan reformasi di Indonesia hanya memperburuk krisis ekonomi dan membawa Indonesia mundur beberapa dekade ke belakang.

Perdana Menteri Australia Paul Keating – yang menjalin hubungan dekat dengan pemimpin Indonesia selama bertahun-tahun menuding Departemen Keuangan AS “ … dengan sengaja menciptakan keruntuhan ekonomi sebagai sarana untuk membawa kejatuhan Soeharto …”

Kolaborasi Amerika Serikat, China, CSIS, James Riady – Wanandi Bersaudara telah secara efektif mempercepat keruntuhan Rezim Suharto, sebagaimana telah mereka rencanakan jauh sebelumnya.

Bahkan Camdessus secara tidak tahu malu, dengan gaya bak penguasa pada saat penandatanganan LoI IMF-RI yang meninggalkan kemarahan rakyat Indonesia, mengatakan: “Kami menciptakan kondisi yang mengharuskan Suharto untuk meninggalkan kuasaannya. Kami bangga dengan itu!”

Batak Modern @BatakModeren
1. JASMERAH: Jangan Sekali pun Melupakan Sejarah. Itulah ucapan Bung Karno. Maka kita bangsa Indonesia tidak boleh melupakan sejarah terutama sejarah hitam kelam pengkhianatan sekelompok orang pada Mei 1998 Mereka inilah para aktor intektual Kerusuhan Mei 98
Batak Modern @BatakModeren
2. Jusuf Wanandi, dan Sofyan Wanandi Pentolan CSIS dengan karakter Ultra Kanannya: Pembenci Islam sesuai didikan Pater Beek adalah dalang utama Kerusuhan 13-14 Mei 1998 Namun mereka lolos dari proses secara hukum Umat Islam dan tokoh2 lain jadi korban fitnah mereka
Batak Modern @BatakModeren
3. Penggerakan massa bertujuan menjatuhkan Presiden Soeharto dimulai 8 Juni 1996 Yopie Lasut Ketua Yayasan Hidup Baru mengagas pertemuan tertutup dihadiri 80 orang di Hotel Patra Jasa dgn tema "MENDORONG TERCIPTANYA PERLAWANAN RAKYAT TERHADAP REZIM ORDE BARU DI DAERAH-DAERAH”
Batak Modern @BatakModeren
4. Hadiri pada rapat rahasia itu antara lain aktivis mahasiswa radikal, tokoh LSM, mantan tapol, Sofyan Wanandi-Megawati Soekarnoputri-Benny Moerdani. Lalu Benny Moerdani menggelar operasi utk meradikalisasi rakyat bertujuan mendorong perlawanan terhadap Presiden Soeharto
Batak Modern @BatakModeren
5. Pada tanggal 22 Juni 1996, Dr. Soerjadi, yg pada pernah diculik Benny Moerdani (1986) namun kemudian direkrut Benny jadi kadernya - menghadidi ke Kongres PDI di Denpasar, Bali dan terpilih menjadi Ketua PDI periode 1986-1992 dengan Nico Daryanto dari CSIS sebagai Sekjen .
Batak Modern @BatakModeren
6. DR. Soerjadi menjadi Ketum PDI di Kongres Denpasar menggeser boneka Benny Moerdani yang lain yg direncanakan menjadi Ikon perlawanan terhadap Presiden Soeharto yaitu Megawati Soekarnoputri Kongres PDI Denpasar juga dibiayai oleh Sofyan Wanandi dkk
Batak Modern @BatakModeren
7. Kesaksian Alex Widya Siregar, terpilihnya Megawati SP pada Kongres (Munas) PDI 1993 karena Direktur A Badan Intelijen ABRI Agum Gumelar menggiring peserta munas ke Hotel Presiden sambil ditodong pistol dan mengatakan: “Siapa tidak memilih Megawati akan berhadapan dengan saya.”
Batak Modern @BatakModeren
8. Belakangan terungkap Agum Gumelar adalah salah satu anak didik setia Benny Moerdani dan bersama Hendropriyono menerima perintah untuk seumur hidup menjaga Megawati Soekarnoputri yg direncanakan Benny Moerdani untuk menggantikan Suharto sebagai presiden boneka Benny Moerdani
Batak Modern @BatakModeren
9. Sebulan setelah Munas PDI Bali, pada 27 Juli 1996 terjadi penyerbuan ke kantor PDI oleh massa Dr. Soerjadi menghantam massa PDI Pro Mega yang sedang berorasi di depan kantor PDI Megawati sdh tahu dari Benny bahwa penyerbuan akan terjadi namun Mega diam sesuai perintah Benny
Batak Modern @BatakModeren
10. Kepatuhan Mega menyimpan informasi itu berakibat matinya ratusan pendukung Megawati dan menelan korban harta dan jiwa dari rakyat sekitar. Pada hari yg sama, Persatuan Rakyat Demokratik berubah nama menjadi Partai Rakyat Demokratik (PRD)
Batak Modern @BatakModeren
11. PRD didirikan oleh Daniel Indrakusuma alias Daniel Tikuwalu, Sugeng Bahagio, Wibby Warouw dan Yamin mendeklarasikan perubahan nama menjadi Partai Rakyat Demokratik di YLBHI Pasca Budiman Soejatmiko dkk ditangkap, pada Agustus 1997 PRD mendeklarasikan perlawanan bersenjata
Batak Modern @BatakModeren
12. Hasil karya CSIS-Benny Moerdani-Megawati via Kudatuli mengakibatkan banyak gedung sepanjang jalan Salemba Raya: Gedung Dept Pertanian, Showroom Auto 2000, Showroom Honda, Bank Mayapada, Mess KOWAD, Bus Patas 20 jurusan Lebak Bulus – Pulo Gadung, bus AJA dibakar massa
Batak Modern @BatakModeren
13. Di sepanjang Jl. Cikini Raya beberapa gedung perkantoran: Bank Harapan Sentosa dan 3 unit mobil sedan hancur karena amukan massa. Pada hari Minggu 18 Januari 1998 terjadi ledakan di kamar 510, Blok V, Rumah Susun Johar di Tanah Tinggi, Tanah Abang, Jakarta
Batak Modern @BatakModeren
14. Ledakan terjadi sesat waktu berbuka puasa itu menyebabkan ruangan kamar seluas 4 x 4 meter di Rusun Johar Tanah Abang itu hancur berantakan akibat bom rakitan meledak tanpa disengaja
Batak Modern @BatakModeren
15. Menurut keterangan Mukhlis, Ketua RT 10 Tanah Tinggi bahwa salah satu pelaku Agus Priyono tertangkap saat melarikan diri, dalam kondisi belepotan darah dan luka di bagian kepala dan tangannya, sementara dua pelaku lain teman Agus berhasil kabur.
Batak Modern @BatakModeren
16. Pemeriksaan polisi menemukan: 10 bom siap ledak, obeng, stang, kabel, botol berisi belerang, dokumen notulen rapat, paspor dan KTP atas nama Daniel Indrakusuma, disket, buku tabungan, detonator, amunisi, laptop berisi email dan lain sebagainya
Batak Modern @BatakModeren
17. Dari pemeriksaan Laptop ditemukan dokumen yg menyebutkan bahwa Hendardi, Sofyan Wanandi, Jusuf Wanandi, Surya Paloh, Benny Moerdani, Megawati terlibat dalam sebuah konspirasi jahat untuk melancarkan kerusuhan di Indonesia demi gulingkan Presiden Soeharto.
Batak Modern @BatakModeren
18. Bersamaan temuan dokumen penghianatan CSIS & Benny Moerdani, juga ditemukan fakta bahwa Sofyan Wanandi menolak gerakan “Aku Cinta Rupiah” padahal negara sedang krisis. Temuan itu membuat rakyat Indonesia marah dan melakukan demo besar guna menuntut pembubaran CSIS
Batak Modern @BatakModeren
19. Namun Pangab Jenderal Wiranto melakukan intervensi melarang demonstrasi. Mengapa Wiranto membantu CSIS? Wiranto sebenarnya adalah kader Benny Moerdani dan bersama Try Soetrisno sempat digadang-gadang oleh CSIS sbg cawapres Presiden Soeharto karena CSIS menolak BJ Habibie
Batak Modern @BatakModeren
20. Bukti2 temuan penyidikan Bom Rumah Susun Johar Tanah Abang itu membuat panik CSIS Kepanikan CSIS terlihat jelas dari ketegangan rapat konsolidasi pada hari Senin, 16 Februari 1998 di Wisma Samedi, Klender, Jakarta Timur (dekat lokasi Kasebul)
Batak Modern @BatakModeren
21. Rapat itu dihadiri Harry Tjan, Cosmas Batubara, Jusuf Wanandi, Sofyan Wanandi, J. Kristiadi, Hadi Susastro, Clara Juwono, Danial Dhakidae, Fikri Jufri Cekcok terjadi antara J. Kristiadi dg Sofyan Wanandi Kristiadi sdh terima Rp.5miliar utk menggalang massa anti Soeharto
Batak Modern @BatakModeren
22. Tapi karena bocor CSIS berada di belakang aksi massa, CSIS malah menjadi sasaran tembak karena ketahuan mendanai gerakan makar. Karena itu Sofyan dkk meradang marah dan menuduh Kristiadi tidak becus dan menggelapkan dana.
Batak Modern @BatakModeren
23. Temuan Penyidikan Ledakan Tanah Abang tersebut ditanggapi Baskortanasda Jaya dengan memanggil Benny Moerdani (namun kemudian dibatalkan), Surya Paloh dan kakak beradik Wanandi dengan hasil:
Batak Modern @BatakModeren
24. Surya Paloh membantah terlibat dengan PRD namun tidak bisa mengelak ketika ditanya perihal pemecatan wartawati Media Indonesia yang menulis berita mengenai kasus bom rakitan di Tanah Tinggi tersebut.
Load Remaining (193)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.