0
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
Modus Politik Penguasa untuk 2019: 1. Ajak PKS masuk koalisi Jokowi, ditolak! Ajak Prabowo koalisi sebagai cawapres Jokowi, ditolak! Rangkul Ulama dan para stakeholder alumni 212, jangan sampai kita terkecoh.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
2. Ingin menguasai mesjid mesjid dengan langkah awal keluarkan daftar dai islam terstandar 200 orang, langkah panik dan kampungan!
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
3. Skandal E Ktp tercecer, saya sudah katakan, bahwa skandal ini kalau dalam teori politik negara ketiga termasuk langkah awal indikasi intervensi asing dalam pilpres RI tahun depan.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
4. Pemberian THR dan Gaji ke 13 dadakan menjelang lebaran, pdhl selama 4tahun berkuasa, nasib guru msh memprihatinkan dlm banyak bidang, ini suap politik secara gak langsung saat kondisi dapur rakyat byk gak ngebul, mari cerdas, terima THR nya, tetap tolak mereka di kotak suara.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
5. Terkuaknya gaji pejabat BPIP yang selangit, BPIP sendiri secara konstitusi tidak terlalu dibutuhkan. BPIP ini terkesan sebagai upaya penggemukan koalisi pro rezim dan untuk menekan pihak oposisi dengan alasan klasik isu radikal dst.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
6. Merebaknya isu terorisme di tahun tahun politik patut dicurigai sebagai salah satu senjata untuk issue politik market.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
*Hal begini sudah jadi rahasia umum di negara dunia ketiga yang lain di dunia, ingat bom sinai mesir menjelang pilpres mesir lalu, tujuan utama petahana as sisi waktu itu untuk dapat dana dan dukungan dalam pilpres mesir dari amerika, israel, saudi dan emirat.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
7. Merapatnya banyak Jenderal ke blok Jokowi, setidaknya ada 8 sd 10 Jenderal Top saat ini berada di sekitar Jokowi, modus ini hampir sama dengan cara SBY menjelang pilpres 2014 lalu.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
8. Diangkatnya tokoh vokal dalam bidang komunikasi dan staf khusus Presiden, untuk melawan kerasnya tekanan oposisi yang juga vokal seperti Fahri Hamzah dan Fadli Zon, dalam hal ini Jokowi mengangkat 4 staf khusus plus Staf Ahli Ali Mochtar Ngabalin.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
9. Media media besar jg lembaga2 survei besar saat ini hampir semua sudah "dibeli" Jokowi, tujuannya sgt jelas, 2019 ada monopoli opini besar besaran. Semua kekuatan ini adalah oligarki besar, dan saya msh yakin, bhw oligarki besar tetap bisa ditumbangkan oleh rakyat yg cerdas.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
~Suara rakyat adalah suara tuhan, saya mengajak rakyat untuk bangkit melawan secara cerdas dan konstitusional, katakan TIDAK untuk Rezim ini 2 periode.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
~Katakan TIDAK kepada oligarki besar ini, yang mampu menumbangkan oligarki "raksasa" negatif ini hanya rakyat yang cerdas dan idealis, plus tokoh yang berani juga bernyali.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
~2019, apapun usaha mereka untuk memaksa berkuasa kembali, oligarki besar ini harus tumbang, suara dan kedaulatan rakyat tetap harus menang.
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
Ali Muchtar Ngabalin menghimbau agar Dewan Penasehat PA 212 memecat Pak Amien Rais. Emangnya lho Siapa !!! pic.twitter.com/dhbyKBAWCA
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
FPI datangi media utk membuka DIALOG. PDIP datangi media utk PERSEKUSI. Pak Kapolri dan Bapak2 Pengarah Ideologi Pancasila yg RADIKAL siapa sih ?
Patriot Bangsa @bangsa_patriot
Saya Pancasila. Saya Seratus Juta. Saya Geruduk Kantor Media. Rusak negara gua sama Gerembolan RADIKAL Merah.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.