0
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Tahukah Anda Pemenang Pilpres 2019, Sudah Ditentukan Aseng Bulan Mei 2018? pic.twitter.com/5J7ARjpsaS
Expand pic
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Skandal yang dilakukan oleh IT KPU, menggunakan cara dan modus: Sengaja melemahkan keamanan & celah terbuka pada sistem IT mereka sendiri?
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Flashback dulu yahhh... Pilpres 2014: Pemenangnya sudah ditentukan bulan Mei 2014, sebelum hari H yg dilaksanakan 9 Juli 2014?
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Email anggota KPU menggunakan akun gratisan yang mudah diretas, kemungkinan besar disengaja, supaya mudah untuk diretas oleh siapa saja
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Para penyadap e-mail gratisan akan segera mengetahui password untuk ikut masuk ke sistem IT KPU yang seharusnya sangat rahasia dan sensitif
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Akses ke SILOG (Sistem Logistik) dan 'Dropbox' yang dipakai untuk menyimpan data pemilih seluruh Indonesia, sangat mudah untuk ditembus
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Ditambah lagi kemudahan akses untuk masuk ke sistem 'Real Count" KPU
URL beritasatu.com Peretas Klaim Temukan Kelemahan Sistem IT KPU di Pilpres 2014 Peretas tersebut mengklaim banyak kecerobohan sekaligus kelemahan yang dilakukan anggota KPU Pusat dalam menyelenggarakan Pilpres 2014.
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Jajaran "admin" dan anggota KPU tampaknya memang sengaja ingin memudahkan para hacker dan cracker untuk masuk ke sistem IT KPU?
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Ini akses SSH ke website KPU, pernah digunakan: 4dm1n80njol Usernya:kpuadmin katakuncinya: m3rd3k41945!
URL rmol.co 164 Seorang Hacker Menjelaskan dengan Rinci Kelemahan IT KPU Seorang hacker sistem IT yang merahasiakan jatidirinya demi menghindari ancaman pidana menjelaskan kelemahan sistem IT Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam P
URL Republika Online KPU Akui Banyak Hacker Berusaha Retas Sistem KPU | Republika Online REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner KPU Sigit Pamungkas mengatakan, banyak peretas (hacker) yang berusaha meretas sistem dan website KPU. Mulai dari pemilu legislatif hingga pilpres kemarin.'Memang ada hacker yang mau...
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Maksudnya, Pola Password Mudah Ditebak, agar mudah diingat dan mudah diretas?
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Dengan SIDALIH, KPU mengatur nama-nama yang masuk ke Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pic.twitter.com/zPbTgl0NhY
Expand pic
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Siapapun yang punya akses ke SILOG dan SIDALIH, bisa saja punya niat untuk memenangkan calon nomor satu atau nomor dua
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Jadi, siapa saja yang punya akses ke sistem IT KPU, bisa mempengaruhi & menentukan siapa yang terpilih jadi presiden sejak bulan Mei 2014
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Mereka yang diketahui cenderung akan memilih calon tertentu, bisa "dicabut hak memilihnya" dengan sangat mudah.
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Ditambah lagi untuk setiap data entri, tidak ada info atau log secara terbuka, siapa saja yang terakhir melakukan edit data.
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Tidak ada edit history. Celah sistem yang sangat membahagiakan untuk siapapun yang punya niat tidak baik.
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Keputusan ini tentu saja keputusan yang disengaja, dan tidak mungkin karena faktor kecelakaan.
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Secara fair, memang ada sisi lain yang positif dalam sistem KPU. Yaitu sistem scan formulir C1
#PapaMainCurang @yani_bertiana
Pengelolaan C1 ini membuat persepsi seolah-olah pemilu benar-benar berlangsung secara jujur dan adil?
URL rmol.co KPU: Scan Formulir C1 Sejarah Pemilu Dunia Sistem e-voting dalam pemilu yang sempat tenar dalam enam tahun terakhir kini mulai ditingggalkan karena rawan dari segi keamanan dan supervisi.Demikian di
Load Remaining (26)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.