0
⛔Jika tidak disikapi secara serius oleh pemerintah, bukan tidak mungkin kasus RJT akan memperparah kebencian rasialis yang akhir-akhir ini meningkat, ekses dari politik pemisahan identitas.
LOLOS DARI JERUJI BESI, REMAJA YANG HINA DAN ANCAM JOKOWI 'CUMA' DITITIP KE PANTI SOSIAL

SAKITNYATUHDISINI,-Meski telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengancaman terhadap Presiden Joko Widodo, Polda Metro Jaya dipastikan tidak akan melakukan penahanan terhadap remaja yang konon masih berusia 16 tahun, Royson Jordany Tjahja (RJT).

Diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, alasan polisi tak melakukan penahanan karena penanganan kasus ini mengacu kepada Undang Undang Perlindungan Anak dan Sistem Peradilan Anak.

"Kalau mengacu Pasal 32 ayat 2 UU tentang sistem peradilan pidana anak, dinyatakan bahwa penahanan terhadap anak hanya dapat dilakukan kalau anak itu berumur 14 tahun atau lebih, itu yang pertama," ujarnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya (25/5).

Alasan lain, ucap Argo, karena ancaman hukuman pidana yang dijerat masih di bawah tujuh tahun.

"Kalau itu ancamannya di atas 7 tahun baru dilakukan penahanan dan penahanan juga ada aturan tersendiri soal sistem peradilan anak," jelas Argo.

Dijelaskan Argo, meski tak ditahan. Pihaknya telah menitipkan RJT di Panti Sosial Marsudi Putra milik Kementerian Sosial di Cipayung, Jakarta Timur. Berdasarkan Sistem Peradilan Anak, lanjut Argo, anak yang bermasalah dengan hukum harus dititipkan ke panti sosial.

"Penahanan juga ada aturan tersendiri soal sistem peradilan anak itu ya dan tadi malam jam 12 kita tempatkan di tempat anak yang berhadapan dengan hukum," tandasnya.

Dalam kasus ini, RJT yang masih berstatus pelajar SMA itu dijerat Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2006 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. "Ancamannya (penjara) 6 tahun," beber Argo.

NETIZEN KECEWA, TUDING APARAT HUKUM TEBANG PILIH

Langkah kepolisian yang tidak melakukan penahanan terhadap RJT, menuai komentar nyinyir. Jagat media sosial pun gaduh oleh kecaman dan tudingan adanya sikap tebang pilih aparat hukum dalam penanganan kasus tersebut. Yang terbaru, banyak netizen yang mengungkap fakta jika usia RJT bukan 16 tahun.

“Jangan dianggap lelucon. Sekali lagi, ini simbol negara yang dihina, kalau yang lain diproses dan dipenjara, ya perlakuan yang sama juga harus diberlakukan terhadap RJT,” kecam Humas Ormas DPP GIBAS, Yayat Sudrajat Noer, SH (25/5).

Diungkapkan, perhatian mayoritas publik saat ini tertuju pada penanganan kasus tersebut. "Jangan sampai ada kesan tebang pilih, berbahaya ke depannya ini," ungkap Yayat.

Menurutnya, saat ini kondisi anak bangsa sangat sensitif terhadap hal yang menjurus SARA. Dikhawatirkan ada pihak-pihak yang memboncengi kasus tersebut untuk kepentingan tertentu.

"Tentu ada rasa keadilan yang terusik jika ditemukan penanganan yang berbeda pada kasus tersebut. Negara harus hadir memberikan rasa keadilan publik, jangan sampai ada kesan diskiminatif," ungkap Yayat.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Bidang OKP Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Muhammad Syarif Hidayatullah. PMII mendesak agar kepolisian tetap memproses dan menahan tersangka kasus remaja yang telah menghina Presiden Joko Widodo.

"Kami mendesak agar pihak kepolisian tetap memproses dan menahan tersangka," kata Syarif yang akrab disapa Chaliq, Jumat (25/5), *kepada laman viva.co.id

Chaliq menilai apa yang dilakukan remaja tersebut telah melampaui batas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, RJ berasal dari keluarga berada yang merupakan putra dari seorang dokter dan pengusaha kaya.

"Setiap warga negara sama di mata hukum. Polisi tidak boleh tebang pilih, dan harus terap menjalankan proses hukum dan yang terpenting adalah harus ada efek jera kepada remaja tersebut, supaya tidak diikuti oleh remaja-remaja yang lain," ujarnya.

Bahkan, ia juga meminta polisi segera menahan remaja tersebut dan tidak hanya dititipkan di panti milik Kementerian Sosial.

#sakitnyatuhdisini

URL rmol.co 1500 Pemuda Penghina Jokowi Masuk Ke Peradilan Anak Setyo Wasisto mengatakan, pemuda berinisial SS (16) yang mengancam bakal menembak Presiden Joko Widodo terancam dipidana kendati telah menyesali perbuatannya.
TERIMA KASIH PAHLAWAN @ArjunaPutra19
@zarazettirazr KPI & ka seto kemana waktu ada anak dihukum karna upload meme yg melecehkan jokowi, kenapa sekarang waktu pelakunya china mereka teriak nyaring ?
Usman said @Usman020861
@zarazettirazr Buk tolong kalau punya hubungan ke KPAI tolong sampaikan bahwa Bajingan China yg menghina dan ingin membunuh Presiden Bukan anak2 dia Sudah Tamat SMA IPEKA Puri thn 2016! Jadi KPAI tdk perlu melindungi.
MY PRESIDENT @TUSRIADI4
@zarazettirazr I love u uni zarra, atas kepedulian uni thdp kasus ini. smg uni sukses.
Kang Doni H 😄 @Donihendarto
@zarazettirazr @ayie229 Kabarnya yg nyiramin air keras ke pak Novel baswedan juga dibawah umur (guyonan kenapa kok tdk ditangkap), kabarnya yg ngancam pembunuhan Habib Rizieq juga dibawah umur, pokoknya kalau kagak Gila, dibawah umur dah 😁😁😁😁 ( enaknya jadi anggota #zim200
Daulat Dalimunte @DaulatDalimunte
Kata pihak sekolah SMA IPEKA Puri Indah Royson tamat dari SMA tsb tahun 2016, sekarang 2018 Usia Royson 18 - 19 tahun? 20? 21? Atau 15? Hehe
Bukan Patung @bukanpatung
Plang di rumah ortu RJT ini udah di copot, malu mungkin yah dapat perlakuan hukum "istimewa" di kasus anaknya yg viral. pic.twitter.com/ae1555CJnF
Expand pic
wartawanPENSIUN @WartawanPensiun
Gak maksud sara neeh, tp perlakuan beda kepada anak minoritas ini PASTI akan jadi preseden buruk yang melemahkan semangat pluralisme anak bangsa!! @komnas_anak kemana ajah waktu kasus sejenis menjerat pelaku yang berbeda?? Jangan2...jangan2? hukum.rmol.co/read/2018/05/2…
wartawanPENSIUN @WartawanPensiun
Ini Bulan Puasa, DEMI ALLAH gw sekeluarga besar dulu di Pilpres 2014 sampe rela panas2an hanya utk nyoblos @jokowi. Skrg loe bocah tengik, berani menghina..berani ngancam. Loe kira loe siapa? Berani bgt loe bilang Kepala Negara Indonesia KACUNG? Somplak loe! #sakitnyatuhdisini pic.twitter.com/iIzJSSAYbY

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.