0
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Gue mau sharing cerita waktu kuliah di sebuah PTN di Bandung. Demi menghemat biaya (dan biar bebas juga) gw memutuskan ngontrak di Bangbayang, Dago. . Rumah 2 lantai ini posisinya pas di tusuk sate, dan udah 2 tahun ga dihuni setelah yg punya meninggal #memetwit @InfoMemeTwit
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
@InfoMemeTwit Dari awal rumah ini emang ga enak, tapi mau gimana udah terlanjur bayar buat setaun. . Gue tinggal berenam di sini, di lantai atas dihuni 3 temen gue. Suatu hari, jelang maghrib bukannya tadarus temen2 gue ini malah gitaran dan nyanyi keras2. Gila-gilaan lah.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
@InfoMemeTwit Dan kayaknya ada yang ngerasa keganggu. Tiba-tiba ada yang teriak, "DIAM! BERISIK!" . Kita diem, saling lirik, saling tuduh. Tapi kita yakin banget, ga ada satupun dari kita yang teriak. . "Kayaknya kita harus salat deh, yuk," kata Mifta, temen gue yang sadar duluan.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
@InfoMemeTwit Dan malam itu, kita jadi tidur berenam di satu ruangan. Panas emang, tapi gimana lagi. . Gangguan rupanya muncul lagi di tengah malam. Dari depan kamar temen gue di lantai 2 (yang kita pake tidur) berisik banget kayak ada aktivitas bengkel yang lagi kerja.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
@InfoMemeTwit Ada yang ngelas, ada yang mandor. Horror juga, padahal kita semua tau di ruangan itu tuh kosong. Mana ada yang bikin bengkel di ruangan sempit begitu? . Kita berusaha merem. Tapi makin berusaha, makin keras suara mandornya. Lengkap pula dengan bau kebakar entah dari mana
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
@InfoMemeTwit Satu malam terlewati, kita berpendapat lantai 2 ini "bahaya". Di malam kedua, kita semua tidur di ruang tamu lantai 1. . Dari ruang tamu ini nyambung ke kamar gue, 1 kamar lagi, dapur, gudang, wc, dan tangga. . Malam pun tiba.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
"Duk duk duk duk!" berisik lagi dari atas . Tapi karena kita ngerasa udah melewati semalam sebelumnya dan udah "jauh", kita pura-pura selaw aja. . Nah, tangga di kontrakan kita tuh terbuat dari kayu, beberapa bagian uda lapuk yang kalo lu injek dia "goyang". . setan emang.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Dan bener dong, ada bocah lari naik-turun tangga :') Lagi-lagi kita cuma diem. . Fenomena "alam" ini terjadi cuma beberapa menit, tapi berasa sekian abad. Kita semua dipaksa buat nonton itu bocah bolak balik naik turun tangga tanpa bisa merem. . Semacam tindihan tapi massal. Nice
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Sebenarnya, selama satu tahun kita tinggal, bocah ditangga berulah hampir tiap hari. Lama2 jadi woleslah. . Dan rupanya, keangkeran rumah itu emang udah terkenal sekompleks. Waktu gue beli makan di warung seberang, ibunya nanya "Kok mau sih tinggal di situ, Mas? Di situ kan..."
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
"Di situ apa?" tanya gue deg2an, meski kebayang juga sih. "Ah ga jadi deh, takutnya situ takut lagi. Tapi kalau saya sih enggak mau tinggal di situ," tambah si ibu. . Tanggung amat kayak sinetron. .
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
"Kalau mau mastiin, coba taruh kopi segelas di ruangan yang banyak gangguannya. Kalo berkurang sendiri, berarti emang ada yang nungguin." . Iseng, gue cobain. Meski temen2 gue pada ga mau. Alasannya, kita uda tau itu rumah serem, jadi jangan ditambahin bukti segala.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Dan rupanya emang berkurang, dari segelas penuh paginya tinggal setengah. Itu gue taro di gudang lantai 2 yang notabene ga ada penghuninya, kosong. Jadi gak mungkin temen gue yang minum. . Dan bener, ternyata gue makin takut. Iseng sih.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Sekarang gue mau cerita soal kamar gue. Kamar gue ini aslinya adalah ruang tamu. Jadi, ada dua pintu di situ. Satu ke luar, satu lagi ke arah ruang tengah (yang sekarang jadi ruang tamu). . Pintu yang ke ruang tengah, sesungguhnya cuma bolong aja tanpa daun pintu.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Buat ngakalinnya, gue taroh dua lemari di depannya, ngebentuk semacam lorong gitu. Jadi orang yang ada di ruang tengah cuma bisa liat bagian belakang lemari gue, tapi gak bisa isi kamar. . Tapi, gue kasih celah dikit di ujungnya biar gue bisa keluar-masuk ke ruang tengah dan wc.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Suatu malam (atau subuh), si Putra, tetangga kamar gue mau ambil wudhu di kamar mandi. Nah pas mau balik ke kamar buat salat, dia kaget karena papasan sama cewek. . cewek ini menurut pengakuan dia jalan cepet banget dari arah dapur ke kamar gue. Tadinya dia gak ambil pusing.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Karena dia kira emang lagi ada temen gue yang numpang garap tugas atau apa. . Abis salat, mungkin karena penasaran. Dia masuk ke kamar gue. Dia agak bingung, karena cuma ada gue yang masih pules sendirian. . Dia bangunin gue. "Cuy, temen lo mana? uda balik?"
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Temen? Temen yang mana? Gue lagi gak bawa temen. . Tapi si putra tetep ngotot, dia yakin banget ada cewek masuk kamar gue. Dan itu bentuknya nyata. . Kita nyoba realistis, mungkin maling. Kita mulai nyari2 mana tau ada yang ilang. ternyata enggak, pintu pun tergembok rapat.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Harusnya, kalau bener ada cewek masuk kamar gue, dia enggak akan bisa keluar tanpa jejak. . Langsung ke luar, dia kudu ngebuka kunci kamar gue dari dalem (dan ngunci dari luar). Dan mau ke ruang tengah, dia pasti ngelewatin putra yang kalo salat pintunya dibuka. .
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Padahal gue milih kamar ini karena satu2nya ruang yang ada jendela keluar. Cahaya dan ventilasi yang bagus, harusnya auranya juga bagus kan? . Rupanya enggak. Ini belum diitung sama temen2 gue yang numpang nginep dan mengaku tindihan, ngeliat cewek di sudut ruangan deket pintu.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Gue pribadi sih gak pernah tindihan, meski kadang samar2 gue ngerasa ada yang liatin dari ujung ruangan. Tapi sebodo, mau takut uda terlanjur bayar. . Usut punya usut, rupanya yang berpendapat ruangan ini enak dijadiin kamar gak cuma gue. Tapi pemilik yang lama..
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Pemilik yang lama ini sakit parah, dan akhirnya dirawat di rumah karena udah ga ada harapan. Dia memilih dirawat "di kamar gue" hingga akhir hayat. . Sejak dia meninggal, rumah ini terbengkalai karena anak2nya gak tinggal di Bandung. Tapi warga masih sering liat si pemilik rumah.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Posisinya di tusuk sate, sebelahnya selokan besar yang airnya ngalir terus, lama gak dihuni, pemilik terakhir meninggal di situ. Semua kriteria "sial" ada di rumah ini. . Kalau masih kurang, sebelumnya lagi, rumah ini pernah kebakaran, terbengkalai, lalu dijual dan direnov.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Temen gue, namanya Sultan, dia kebetulan main ke kontrakan. Sultan ini emang matanya rada bener. . "Kamar lo, rame ya." Hah? Rame gimana? . "Ya, rame. Ada banyak di sini. Tapi ada satu anak kecil yang pengen banget ajakin lo maen." . mampus gue.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Kita lagi ngobrol asik, layaknya teman lama yang ga pernah ketemu. Tiba-tiba.. . "GUBRAKKK!!!" . Kardus isi baju di atas lemari jatoh, nimpa pala gue. Suatu hal yang ga mungkin terjadi, kecuali ada gempa gedhe. . Gue puyeng. . "Dia cemburu lo maen sama gue," kata Sultan.
Ambrogio Balakosa @balakosa_amb
Semenjak Sultan datang, gangguan (utamanya ke gue) makin intens. Waktu gue lagi becandaan, eh tiba-tiba ada yang ikut ketawa :') pengen ikut gawl rupanya. . Yang paling sering, sebenarnya wangi2 aneh, dupa, sama bau daging kebakar yang timbul-tenggelam di jam2 tertentu. terjadwal
Load Remaining (17)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.