7
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
[CRYPTOCURRENCY THREAD] PART 1: Sejarah uang dan perpindahan nilai. Sebelum masuk ke apa itu cryptocurrency, gimana bisa dapet uang dari cryptocurrency, dan sebagainya, ada baiknya kita membahas dari sejarah uang, perpindahan nilai, baru ke sejarah cryptocurrency
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Disclaimer: Background saya engineering. Belajar hal ini baru 4-5 bulanan. Mungkin ada inakurasi atau kesalahan. Kalau memang ada yg lebih tahu, silahkan koreksi. Kalau mau debat, silahkan, tapi tetap beradab ya
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Jadi gini. Sejarah uang dan cryptocurrency akan terus menjadi pertarungan abadi antara centralized dan decentralized. Alias terpusat vs terdistribusi. Apa yang terpusat dan terdistribusi? VALUE dan POWER.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Mungkin di zaman SD atau SMP kita semua tahu bahwa dulu manusia melakukan pertukaran dengan barter. Misal si Jon punya sapi, si Jek punya kuda...ditukarlah atas azas Jon butuh kuda utk berkelana, Jon butuh sapi untuk dimakan...
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Things got complicated saat yang ditukar gak senilai. Jek yang sekarang punya sapi butuh kangkung 1 kg. Masa tuker 1 sapi sama kangkung 1 kg????
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Sejak itu mulailah orang menggunakan mata uang primitif. Misal pakai kerang. Mulai ada nih misalkan 10 kerang harganya sama dengan 1 kali makan. Lalu 10 kerang juga sama dengan harga sebuah pisau misalkan. Penggunaan barang sebagai "token" untuk pembayaran ini punya prinsip:
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Yaitu si token harus ada value yg biasany ddefinisikan sbg krja atau usaha dr si yg punya. Misalkan: kerang yg bsa djadiin mata uang cm kerang jenis trtntu yg langka. Makin langka makin bnyk yg mau, makin mahal hargany. Atau pake batu, batunya harus perfectly round shaped, dll
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Oke dengan alat pembayaran yg punya "nilai" ini, mulai muncul konsep koin. Emas paling "bernilai" karena pada saat itu salah satu logam yg paling susah ditambang adalah emas, lalu perak juga... Dengan sistem koin, mulailah terbentuk sistem finansial awal.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Mulailah ada istilah pasar. Tempat rame di mana orang2 pada bertukar kebutuhan hidupnya. Saat ini ceritanya masih terisolir di tiap2 daerah. Mulai koin si A beda bentuknya sama koin si B.. Si C apalagi koinnya bentuknya kotak.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Di sinilah masuk financial regulators alias yg mengatur keuangan daerah. Misal raja kerajaan A menentukan bentuk koin tu harus gini loh.. Maka di kerajaan A ya semua koin bentuknya sama. Di sini berarti otoritas keuangan ada di mana? Pihak kerajaan.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Kalo fast forward ke depan, otoritas keuangan tu bagus untuk menghindari tipu2. Tapi kalo zaman dulu, ada implikasi negatifnya... Yaitu power jadi terpusat ke si otoritas. Si otoritas butuh duit? Ya tarikin pajak dari rakyat.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Selain buat pembangunan tapi ada juga yg buat si bangsawannya main cewek. Ya, dari dulu korupsi memang sudah ada. Dengan terpusatnya power di 1 pihak, pihak tsb cenderung zalim. Atau memanfaatkan power tsb utk kepentingan pribadinya --> poin ini dicatat ya. Bnyk contohny nnti
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Fast forward ke beberapa ratus atau ribu tahun...Somewhere di China.. Ada sumber yg mengatakan saking bagusnya ekonomi di sana, mereka mulai kesulitan nambang emas untuk dijadikan koin. Jadinya gimana dong? Diciptakanlah metode pembayaran baru dan terstandar. namanya uang kertas.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Ada yg bilang uang kertas ini semacam "sertifikat kepemilikan koin" yang disimpan sama pihak otoritas keuangan (di masa depan namanya akan jadi bank sentral). Ada juga sumber yang mengatakan kalau uang kertas ini emang diproduksi dengan effort/value sebesar jumlah koin yg tertera
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Sampe sini, sejarahnya mungkin kurang akurat, maafkan ya. Mari kita fast forward ke agak lebih dekat ke masa sekarang. Jadi ceritanya, di balik kekurangan dll nya uang kertas, uang kertas terbukti lebih nyaman dibandingkan dengan koin yang berat dibawa2.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Sampai mendekati masa modern, uang kertaslah yang banyak dipakai di dunia. Lalu di Amerika Serikat, yg cukup menjadi pusat ekonomi dunia, uang kertas yg dipakai namanya dollar..Sampai skrg masih tetap jadi standar uang di dunia.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Melirik ke sejarah dolar...dulu tuh dolar merupakan sertifikat kepemilikan perak atau emas yang disimpan di bank sentral. Jadi ibaratnya 1 dolar = sertifikat kepemilikan sejumlah perak. Jadi ini yang melandaskan uang kertas sebagai alat tukar ya.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Semua berubah sejak negara api menyerang. Ehm, maksudnya sejak abad 20-an...Setalah beberapa krisis dan banyak pertimbangan, ini tidak lagi berlaku. Lembaga yang bernama federal reserve mengeluarkan konsep yang namanya fiat currency. Apa itu fiat currency?
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
simplenya ini adalah "what it says, it shall be". Maksudnya kalo tulisannya 100 dolar ya artinya nilainya 100 dolar. Bukan lagi sebuah sertifikat kepemilikan emas atau perak di bank lagi.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Saya gak tau pertimbangannya apa melakukan hal itu, tapi nampaknya itu adalah solusi dari beberapa masalah finansial di awal abad 20-an mungkin termasuk the Great Depression. Di sini masalah dimulai...
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
bank-bank sentral lainnya d tiap negara mengadopsi sistem fiat currency. Pokoknya intinya "bisa nyetak uang out of thin air" asal merupakan pihak sentral alias otoritas keuangan tertinggi di negaranya. Gak semua 100% fiat siih,ada jg yg masih nyimpen emas dan perak di vault nya.
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Tau kan akibat immediate dari asal nyetak uang? Kayaknya di pelajaran sejarah pas SMP ada deh, pas Bung Karno (atau siapa ya) nyuruh nyetak uang besar2an...INFLASI. Begitu pula dengan fiat currency..
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Jadi pihak bank sentral memang gak asal2an nyetak duit dan mungkin masih ada emas atau perak yg disimpan, tapi mereka tetap mencetak uang out of thin air. Inflasi ada walau katanya terkontrol. Contoh buruk fiat currency: Si Mamat pengen bikin bisnis restoran...
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Pinjem uang ke bank sentral. Saat itu di vault-nya lagi gak ada uang. Bank sentral nyetak uang gitu aja, let's say 100 juta. Lalu dipinjemin ke si Mamat, dengan bunga. Jadi si Mamat disuruh bayar 115 juta 2 tahun lagi (misalkan) 1. Bank sentral mengedarkan uang ke peredaran. ..
Kurnia BijAKSAna @mkbijaksana
Dengan demand yang masih sama, supply bertambah --> value uang turun dong. Ya otomatis harga2 naik. 2. Si Mamat disuruh bayar "value" yang tadinya gak ada, yang diciptakan sama bank out of thin air...ditambah bunga nya lagi. Bunganya masuk mana? Ya kantong orang2 yg ada di bank
Load Remaining (59)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.