0
E-Mang Guepikirin ™ @M4ngU5il
Chirpified: "Memilih Pemimpin Nasional Yang Terbebas Dari Pengaruh ABG" by @Eliya_MKom chirpstory.com/li/392978
Eliya @eliya_mkom
Yuk bahas soal kekurangan dan kelebihan orde baru, baik yang ada dimasa pemerintahan Pak Harto selama 32 tahun, dan kelanjutannya di Masa Reformasi oleh Kader Orba jalur ABG dan kontribusi Pengusaha yang diuntungkan Orba. RT n Like yang sempat nyimak yuk.
Eliya @eliya_mkom
Bicara Orde baru, tentu harus diakui telah memberikan banyak kemajuan bagi bangsa ini. Dari keterpurukan ekonomi diakhir pemerintahan Bung Karno, Pak Harto hadir dengan strategi yang terstruktur untuk membangun bangsa. Oleh karena itu Pak Harto Pantas disebut Pahlawan.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Dimasa Orba stabilitas politik menjadi tulang punggung agar pembangunan dapat dilaksanakan. Mungkin karena diawali oleh peristiwa G30S, jadi trigger utk konsolidasi politik dlm rangka menstabilkannya dengan Fusi Paksa Partai selain Golongan Karya. Pembenarannya begitu.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Faktanya stabilitas politik menjadi fasilitator melanggengkan kekuasaan selama 32 tahun. Semua diatur dengan berbagai mekanisme dan strategi pecah belah 2 parpol yang ada di masa orde baru, PPP dan PDI. Silih berganti perpecahan, restu Pak Harto jadi legitimasi.
Eliya @eliya_mkom
Setelah pemilu 1971, pemerintah mencanangkan perfusian parpol jadi dua parpol dan Golongan Karya. Tiga kekuatan politik itu ditetapkan yang bersifat spiritual material, material spiritual dan kekaryaan. Spiritual material 👉PPP Material Spiritual 👉 PDI Kekaryaan 👉 Golkar
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Partai NU, Partai Muslimin Indonesia, Partai Syarikat Islam Indonesia, dan Partai Islam Persatuan Tarbiyah dipaksa Fusi menjadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yaitu partai yang menurut penguasa saat itu bersifat spiritual material. *Catatan Buyuang Gampo
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru PNI, Partai Katholik, Partai Protestan, Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia dan Partai Murba difusikan kedalam Partai Demokrasi Indonesia ( PDI). Dan yg bersifat kekaryaan, Sekber Golkar menjadi Golongan Karya yang tahunan tak mau disebut sebagai Partai Politik.
Eliya @eliya_mkom
Jangan heran, makin lama jumlah kursi PPP dan PDI terus merosot disetiap pemilu dimasa orde baru, selain dukungan dua jalur ABRI dan Birokrasi, Golongan Karya merupakan kekuatan politik penguasa, yang menguasai semua sumber daya.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Legitimasi pemimpin parpol ditentukan oleh penguasa orba, jika pemimpin partai dianggap tak patuh pada keinginan penguasa, lengserin Istilah paling tajam saat itu adalah mengedepankan Musyawarah utk Mufakat, mengedepankan kepentingan bangsa diatas kepentingan kelompok.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Voting dimasa orba seperti barang haram, tak boleh digunakan, semua keputusan dipaksakan dgn mekanisme Musyawarah utk Mufakat. Tahunan hal itu terjadi. Bayangkan bagaimana rasanya pihak yg harus terus mengalah atas nama Kepentingan bangsa, tertindas secara politik.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Karena tak mau Voting itulah dalam Sidang Umum MPR 1988, Geger terjadi karena aspirasi PPP utk mencalonkan DR Haji Jailani Sinaro SH menjadi calon Wakil Presiden bersaing dengan calon yang diusung Golkar Soedarmono SH, walapun akhirnya mundur sebelum hari pemilihan.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru pencalonan Ketua Umum PPP saat itu HJ Naro SH, sebagai calon Wakil Presiden memecahkan kebekuan politik, walaupun akhirnya ditarik sebelum hari pemilihan. Cerita SU 1988 berakhir dengan dipangkasnya HJ Naro sebagai Ketum PPP di Muktamar PPP 1989. *Catatan B Gampo
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru HJ Naro SH merupakan satu satunya calon Wakil Presiden dan Partai Politik dimasa Orde Baru, karena yang lainnya berasal dari Golongan Karya yang tak mau disebut Parpol. Walau akhirnya ditarik tetapi sudah disampaikan dalam forum resmi Sidang Umum MPR 1988.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru PPP telah melakukan "Hak", karena mencalonkan kader terbaiknya, HJ Naro SH sebagai satu satunya calon Wakil Presiden dari Parpol dimasa Orba. PPP telah melakukan kewajiban dengan menarik Pencalonan HJ Naro SH sebelum sidang pemilihan di SU MPR 1988.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Walau tak sampai ke Sidang Pemilihan karena "kewajiban", dizaman reformasi PPP berhasil mendudukan Hamzah Haz Ketua Umum PPP saat itu menjadi Wakil Presiden Megawati. Naro memulai Hamzah Haz mengakhiri. *Catatan Buyuang Gampo
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Dalam Sidang Umum MPR 1988, Naro dicalonkan sebagai Calon Wakil Presiden, sejarah mencatatnya sebagai satu satunya calon wakil presiden dari parpol di era Orba. Naro melakukan pembaharuan politik, reformasi Demokrasi Orba thn 1988. 10 tahun kemudian Pak Harto Mundur.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Sayangnya era reformasi belum berhasil mensejahterakan rakyat, mungkin karena masih kelanjutan dari Orba, bukan dipimpin oleh tokoh reformis. Orla 👉 demokrasi terpimpin Orba 👉 demokrasi musyawarat mufakat Reformasi 👉 demokrasi transaksional. *Catatan Buyuang Gampo.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Karena Pencalonan sebagai Wakil Presiden di SU MPR, Naro "dibantai" di Muktamar PPP 1989. ada sebagian Pengurus PPP yang mendukung Reformasi Naro, yg terwujud dgn tetap terpilihnya Naro sebagai salah satu Formatur utk menyusun kepengurusan PPP, yg lain turut menghantam
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Lawan Naro membentuk kelompok delapan, Aisyah Amini, Ismail Hasan Metareum, Hartono Mardjono, Yusuf Syakir, Husni Thamrin, Faisal Basyir dan Cholil Badawi yg membentuk panitia tandingan Muktamar April 1989. Buat Tandingan, solusinya care taker, itu mekanisme ala Orba.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Buya Ismail Hasan Metareum terpilih jadi Ketum PPP dengan Sekjen Matori Abdul Djalil, dalam muktamar PPP 1989. Prosesnya tentu melalui "restu" penguasa yang disampaikan melalui menteri dalam negeri saat itu. Demokrasi orde baru, kekuasan terpusat, sentralistik.
Eliya @eliya_mkom
Pecah kepengurusan dan restu merestui ternyata kembali dirasakan PPP jaman reformasi, pecah dua Djan Farid vs Romahurmuziy yang dapat restu Romi. Semoga "restu" yang diperoleh @MRomahurmuziy sebagai Ketum PPP tidak mengkooptasi keputusan PPP utk dukung Jokowi. Ala Orba ini.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Banyak kisah pemaksaan kehendak politik terhadap 2 parpol PPP dan PDI dalam rangka melanggengkan kekuasaan hingga 32 tahun, bersandiwara utk demokrasi. Banyak korban politik masa orde baru, langgengkan kekuasaan. KKN, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme itu kata kuncinya.
Eliya @eliya_mkom
#OrdeBaru Semoga bangsa ini dapat terlepas dari kekuatan orde baru secara total, termasuk di era Reformasi yang sudah 20 tahun. Kader Orde Baru dari jalur ABG dan Pengusaha Orba masih terus berkuasa, secara langsung maupun tak langsung Waspadalah. Met sore jelang Buka 🙏
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.