Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Bentang Spanduk "Jokowi Pemimpin Haram" Begini Rekaman Kericuhan Demo Refleksi 20 Thn Reformasi HMI MPO yg Berujung Korban Luka

7 orang mahasiswa sempat dirawat di RSU Tarakan, Jakarta.
1

Demo massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO dalam memperingati 20 tahun Reformasi berakhir ricuh, 21 Mei 2018, di depan Istana Presiden. Tujuh mahasiswa sempat mengalami luka dan sempat dirawat di RSUD Tarakan.

Yusejahtera @yusejahtera

Video ini memperlihatkan kepada kita betapa represifnya aparat menghadapi aksi mahasiswa. Tindakan represif aparat seperti ini berbahaya bagi demokrasi & kebebasan berpendapat di negeri ini. Betapa kalapnya rezim ini. pic.twitter.com/9GKcf1k7V2

22/05/2018 06:52:14 WIB
Urang Awak Nan Rancak @ikhwan95

@yusejahtera Rezim ini gak hanya represif dengan "dunia nyata" dgn "dunia maya" saja paranoid nya minta ampun! Pasal UU ITE jadi UU represif membungkam lawan politik #2019GantiPresiden

22/05/2018 07:04:00 WIB
Ayub Syukur Abdullah @SyukurAyub

@yusejahtera Harus dilihat si mba @Wanda_2012 yg skrg di nasdem nasi adem .. apa yg dia takutin terjadi di rezim junjungannya ini #2019GantiPresiden

22/05/2018 07:22:15 WIB
BCPM @CalmEnrique

@yusejahtera @JudasIsckariot Hrsnya biarin sj capek sdr. Bulan puasa jg. Mending hajarnya di tps. Jauh lbh efektif. Nyungsepnya..

22/05/2018 07:27:39 WIB
d'animosity @muttle9

@yusejahtera Kalian HMI bilang Jokowi pemimpin haram, padahal Jokowi tetap dukung bu Susi tenggelamkan kapal maling ketika JK (alumni HMI) melarang! pic.twitter.com/KBuxxFoTVY

22/05/2018 07:35:21 WIB
Expand pic
た ま @cikopedia

@yusejahtera Mantap pak polisi pengen jadi public enemy..

22/05/2018 08:00:31 WIB
Rendi Agusta @RendiPalembang1

@yusejahtera Kalian pada edan, orang salah koq di bela.. Ya wajar lah di tangkap omongannya udah aneh ngatain haram emang jokowi babi apa ??.. Kalo mau demo ya ada aturannya juga kali..

22/05/2018 08:18:10 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan demo digelar di pintu silang Monas barat laut depan Istana pada Senin (21/5/2018). Jumlah massa yang mengikuti unjuk rasa itu sekitar 25 orang, yang diikuti pembakaran ban.

Ada tiga tuntutan yang disampaikan massa aksi. Pertama, mereka meminta Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait adanya aksi teror yang terjadi belakangan ini.

Kedua, massa meminta Jokowi mengganti Kepala BIN Budi Gunawan. Ketiga, massa menuntut Jokowi-JK mundur dari jabatannya karena dinilai gagal menjalankan tugas.

Argo kemudian menjelaskan kronologi aksi yang sempat ricuh tersebut. Berikut ini kronologinya:

14.30 WIB

Massa bergeser dari Patung Kuda menuju Taman Pandang.

15.10 WIB

Mahasiswa mencoba mengarah ke Istana, namun dapat dilakukan penyekatan, sesuai protap diarahkan ke Taman Pandang.

Setelah itu, mahasiswa berorasi di Taman Pandang tetapi di sisi luar jalan melewati water barrier dan beton. Sebagian berdiri di atas barrier beton.

15.30 WIB

Dilakukan pemasangan kawat barrier.

16.00 WIB

Mahasiswa mendorong water barrier ke arah jalan sehingga kawat barrier terdorong ke jalan dan mulai menginjak-injak kawat barrier.

16.25 WIB

Mahasiswa membuat barikade lingkaran untuk membakar dua buah ban sepeda motor dengan menggunakan 1 kantong plastik bensin.

16.30 WIB

Mahasiswa membakar ban. Polisi mencoba mematikan api, namun dihadang oleh mahasiswa, salah satu menggunakan bambu sehingga terjadi aksi dorong-dorongan dan terjadi kericuhan. Tujuh mahasiswa mengalami luka, dan dibawa ke RSUD Tarakan.

20.00 WIB

Mahasiswa diperbolehkan pulang setelah diberikan perawatan dan pengobatan.

P_Didik @ddkprs

@detikcom raperlu mbok terke ning solo, wong omah.e solo 😅😅😅

22/05/2018 00:36:34 WIB
Goeng @agung261227

@detikcom HMI..... sudah begitu sucikah kalian ??? apakah kalian merasa tidak pernah melakukan dosa sedikitpun??? sehingga kalian dengan gampang mengharamkan orang lain??? yg itu adalah pemimpin yg dipilih oleh rakyat sendiri???

22/05/2018 01:04:25 WIB
David @5ec41d50eee04b3

@detikcom Hum.... apalagi sii, Lihat Berbagai Yg sdh terjadi dan nyata. Lihat Gereja Di Bombadir sekaligus 3 Gereja di Surabaya... bukan kami tdk Marah, Bukan Kami tdk Terpancing, Namun Kami dikalangan Kristen memikirkan Kerukunan, Keutuhan NKRI. Kami Memaafkan Pelaku.. ada apa dgn Kalian?

22/05/2018 01:44:21 WIB
Back_/end Dev @newc0der_

@arif_rasuno @detikcom Anda Punya banyak ijazah, tapi hanya sebagai bukti pernah menjalani pendi ? Apakah Anda berpikir sbg pelajar ketika menempuh pendidikan?😭

22/05/2018 05:34:50 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!