0
FM. @FarhandikaM
Habis baca list daftar ustadz atau mubaligh yang direkomendasikan sama Kemenag. Mungkin yang rame dibahas kenapa Ustadz Abdul Somad ga masuk di list itu. Tapi, gue lebih heran kenapa Ustadz keren macam Adi Hidayat sama Khalid Basalamah ga masuk yak? Keren loh mereka berdua.
FM. @FarhandikaM
Bahkan masih banyak loh. Dari Ustadz Hanan Attaki, Felix Siauw, Zulkifli M. Ali sampai Salim A. Fillah juga ga masuk itu. Hmmm.. Aku lebih senang dengerin mereka ketimbang yang ada di list. Ya selain Aa Gym sama Arifin Ilham yang memang sudah terkenal dari zaman SD.

Dikonfirmasi terkait tidak masuknya nama UAS (Ustadz Abdul Somad), Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan publik tidak seharusnya menyalahkan kementerian yang ia pimpin.

VIVAcoid @VIVAcoid
Ustaz Somad Tak Masuk 200 Mubalig, Ini Penjelasan Menag dlvr.it/QTHpBp

"Saya tidak tahu. Itu kan masukan dari sejumlah (ormas Islam)," kata Lukman, usai buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 18 Mei 2018.

Lukman menjelaskan, bagaimana prosesnya sehingga terjaring 200 mubalig tersebut. Menurutnya, nama-nama tersebut merupakan hasil masukan dari sejumlah ormas Islam. Termasuk masjid-masjid besar dan tokoh ulama. Nama-nama mubalig itu diperlukan, karena banyak yang meminta. Baik dari instansi pemerintah, hingga BUMN. Karena memasuki bulan Ramadan ini, mereka membutuhkan penceramah untuk mengisi pengajian.

"Yang jelas yang 200 itu betul-betul atas rekomendasi dari sejumlah kalangan," ujarnya.

Dari masukan ormas-ormas, masjid besar di mana para mubalig itu sempat menyampaikan ceramahnya, hingga masukan ulama, yang dijadikan rujukan oleh Kementerian Agama untuk mengeluarkan 200 nama mubalig sebagai rekomendasi.

Namun, mantan Wakil Ketua MPR RI itu menegaskan bukan berarti di luar 200 nama mubalig yang dirilis Kemenag itu tidak bagus atau tidak moderat. Kemenag, lanjutnya, akan memperbarui lagi nama-nama mubalig yang dianggap bagus.

Atau bahkan, apabila dari 200 nama itu ternyata ada yang justru tidak sesuai, maka Kemenag akan melakukan evaluasi atau dicoret dari daftar mubalig yang direkomendasikan.

"Kami melihat riwayat hidup yang bersangkutan (setelah diusulkan oleh ormas dan ulama). Lalu kami konfirmasi ke sejumlah kalangan apakah benar nama-nama ini dan seterusnya," kata Lukman.

Meski Kemenag merilis 200 mubalig untuk digunakan, ia menekankan sifatnya tidak wajib. Apabila ada yang menginginkan nama di luar itu, Kemenag tak mempersoalkan. Karena nama-nama mubalig itu dibuat hanya untuk memenuhi permintaan dari kementerian/lembaga serta BUMN, yang bingung mencari penceramah selama Ramadan ini.

"Jadi di luar itu silakan. Nanti masyarakat akan menilai apakah isi ceramah itu betul-betul sesuai dengan esensi ajaran agama. Atau justru malah sebaliknya, ini yang harapannya juga masyarakat ikut bersama-sama memantau ini," jelas Lukman.

PAS#MajuNegaranyaKua @supratmanareaky
@VIVAcoid gak ngaruh, tetap UAS alim, penuh referensi, mendidik, ilmiah dan insyaAllah Sholeh
๐Ÿ…ธ๐Ÿ† oโƒŸnโƒŸeโƒŸ @Oping42
@VIVAcoid Akhirnya rekomendasi hanya berdasarkan like & dislike.. Nasibnya negeriku semakin gak jelas..
Doa & Usaha @khayla2007
@VIVAcoid Ga ngaruh pak... kita ga pake rujukan anda
Eric Rustandi @eric_rustandi
@VIVAcoid Dalam hal ini kita tdk perlu ikuti apa yang dirilis kemenag, kesanx ada upaya pengkerdilan terhadap UAS,karena memang yang dicari adalah ulama/ustad yang mudah tunduk dan patuh terhadap keinginan penguasa.....
KALAMPAIAN @mawisevendry
@VIVAcoid Alhamdulillah.. semakin jelas, semakin nyata dan semakin terang benderang.. Allah selalu punya cara tersendiri memperlihatkan ke kita kemana keberpihakannya... semakin semangat.. #2019GantiPresiden
Ali Sofiri @alisofiri
@VIVAcoid Jangan salahkan kalau umat ini terus terpecah belah, kemenagnya saja tidak netral, milih mubalig berdasarkan like dan dislike
denoy @deny26720869
@eric_rustandi @VIVAcoid Seperti ustad abu janda ya mas yng masuk katagori kemenag.
denoy @deny26720869
@supratmanareaky @VIVAcoid Toh dia dapat tokoh yng berpengaruh versi republika
Hari Setiawan @harisetiawan165
@VIVAcoid Yang gak masuk 200 daftar termasuk golongan apa pak menteri? Kacau.. Fokus #2019GantiPresiden
Princess Syalwa @syalwa2015
@VIVAcoid Yang menilai bukanlah kementrian agama.. Tapi yang menilai pantas tidaknya adalah masyarakat luas, saat ini banyak Ustad, Da'i n penceramah agama yang sangat bagus kajiannya.. Tapi yang selalu dinantikan hanyalah Ustadz Abdul Somad.. Pak @lukmansaifuddin kalah pamornya sm UAS
Tomy Maulana @Maulana_Tomy
@VIVAcoid Hem Pantes, kalo dari ormas yg kasih masukan, paling ormas yg ono, yang pimpinannya paling "nasionalis", yg bilang "makin panjang jenggot makin goblok" wajar saja. Ora aneh!
Djoko Susilo @DjokoS776
@VIVAcoid Ikuti dan patuhilah ustad" yg dibenci penguasa.
arni harumi @arnirumi
@VIVAcoid harusnya 201 orang pak, si ustad (?) abu janda ketinggalaaaan ~ ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚
Komala Dewi @Dewikomala94
@VIVAcoid @jd_ramires Teringat guru ngajiku di kampung dulu. Beliau katakan bahwa penceramah itu ibarat orang nyisir rambut. Yang kesakitan waktu nyisir adalah orang2 yg memang ada borok di kulit kepalanya.
hendrinova @hendrinov4
@VIVAcoid Pertanyaan nya, siapa saja ulama, ormas Islam, masjid2 besar yg merekomendasikan 200 ulama ini ? Apa mereka mmg tak kenal ustadz2 spt #UAS ?
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.