0
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Rahman dan Ibu tinggal disini gratis, mendapatkan fasilitas, dan makan sehari-hari. Rahman jd bisa berobat dan ibu tidak bingung lagi harus membayar sewa kamar. Disini Rahman juga senang, karena sudah seperti keluarga sendiri. Ada kakak, adik, dan yg lainnya bisa bermain bersama.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Rahman ingin segera sehat, ingin segera sekolah. Seharusnya bulan April, Rahman sudah bisa ikut ujian kelulusan 6 SD.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Tapi Rahman tidak bisa sekolah di Papua dan dokter juga tidak mengizinkan. Walau belum bisa sekolah lagi, Rahman senang membaca dan belajar. Agar nanti tidak tertinggal dengan teman-teman.
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Rahman punya cita-cita ingin menjadi dokter mata, agar orang-orang tidak mengalami sakit seperti Rahman. Kasihan kalau ada orang yang sakit seperti Rahman, nanti dia tidak bisa sekolah dan bermain. pic.twitter.com/d0oOxy1l8h
Expand pic
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Rahman juga ingin menyenangkan Ibu dan Bapak yang sudah susah mengurus Rahman. Tapi, apakah boleh Rahman jadi dokter mata, karena mata Rahman sakit? pic.twitter.com/LzrVfpBIkj
Expand pic
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Rahman punya cita-cita tinggi dan sangat mulia. Tapi ia ragu apakah cita-citanya bisa tercapai dengan kondisi mata kanan nya yang terkena tumor?
Dompet Dhuafa @Dompet_Dhuafa
Sahabat, maukah mendukung Rahman untuk selalu semangat belajar dan menggapai cita-citanya? Dukung Rahman dengan bagikan cerita ini yuk #25thnMembentangKebaikan pic.twitter.com/Wgw4brrx4t
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.