Add to Favorite
0
Warta🌐Politik™ @wartapoLitik
INNALILLAHI.... Gara-Gara Bercadar, Santriwati DIINTEROGASI Polisi Saat Turun dari Bus di Tulugagung ISLAMOPHOBIA ADALAH TEROR YANG SESUNGGUHNYA BAGI UMAT ISLAM portal-islam.id/2018/05/innali… pic.twitter.com/BG9bZZhZrX
 Expand pic
✌Wong😎mBatang✌ @AlFath1412
@wartapolitik Jargon tidak takut kalian hanya sekedar liur nyatanya KALIAN PENGECUT!!! #Rezim(islam)Phobia
kacung @tom_gres
@wartapolitik Bisa disimpulkan bahwa apa tujuan dr aksi teror yg sebenarnya .....
Mohammedaner @Justice_BOND
@wartapolitik @fadlizon Keliatan bgt kerja POLISI n BIN zaman Jkw TIDAK PROFESIONAL dan terkesan membabibuta.
johanriady @johanriady1
@wartapolitik @fadlizon teroris nutupin muka supaya ga ketahuan temen2 dan kenalannya ngerti dia siapa, polisi kan gak wajar kalau ada orang mencurigakan di tanya, apalagi sudah kena kemarin
Thomas Sucahyo @maz_thom
@wartapolitik masya Allah gak bener ini, kalau begitu nanti semua pejabat, smua orang berdasi dicurigai sbg pelaku korupsi???
Socio Geeks @InsideErick
Informasi tentang perempuan bercadar yang diusir yang ramai tadi tidak benar. Gadis yang berinisial SAN ini khawatir dikenali sewaktu kabur dari pondok sehingga menggunakan cadar. Keterangan lengkap ada di link nasional.tempo.co/amp/1089195/po…

Kepada petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tulungagung, SAN baru menjelaskan identitasnya. Dia mengaku berasal dari Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. SAN mondok di Ponpes Darussalam Kampungdalem, Tulungagung dan berstatus pelajar kelas dua SMP. “Namun dia menolak saat ditawarkan diantar kembali ke pondoknya,” kata Tofik Sukendar.

Polisi pun menghubungi salah satu pengurus pondok untuk menjemput SAN. Kepada polisi salah satu ustadzah pondok mengatakan bahwa SAN telah berulangkali mencoba kabur dari pondok. Dalam keseharian SAN juga tidak memakai cadar. Namun dalam pelariannya yang kelima kemarin, SAN memilih mengenakan cadar agar tak dikenali pengurus pondok.

Socio Geeks @InsideErick
Mengapa saya diperiksa? Ya mungkin karena sesuatu. Bahkan setiap masuk ke mall tas diperiksa, biasa saja karena untuk keamanan banyak orang. Terlebih di masa sehabis serangan bom. Jangan framing pemerintah menindas Islam karena yang diperiksa bercadar atau santri.
Socio Geeks @InsideErick
Penting untuk mencerna setiap informasi, lalu memikirkan apakah cukup layak untuk dibagi. Jangan buru-buru klik like, RT atau quote karena akan menghasilkan copy dari informasi tersebut. Copy-nya ini jika banyak sekali akan viral, sementara isinya tak bisa dipertanggungjawabkan.
Socio Geeks @InsideErick
Kita warganet ini punya tanggung jawab besar untuk menyebarkan informasi yang benar, sesuai fakta dan jauh dari syak wasangka. Jangan dikira tak diminta pertanggungjawaban. Mungkin di dunia luput, tapi belum tentu di hari akhir kelak. Demikian kata ustad @mataharitimoer 😁
Login and hide ads.