2
Andreas Harsono @andreasharsono
Police: The #SurabayaAttacks leader is Dita Supriyanto, the chair of militant group Jemaah Ansharut Daulah, who brought along his wife and four children in the suicide bombing regional.kompas.com/read/2018/05/1โ€ฆ pic.twitter.com/AUPJcXPYcA
Expand pic

Anaknya yang termuda masih berusia 8 tahun.

Daemoen @Mentimoen
Ortu mana yg tega menentukan bahwa anak2nya musti mati untuk ideologi/agama yg mrk anut? Mereka mengambil keputusan mencabut nyawa anak2 sendiri, dlm prosesnya juga menghabisi hidup anak2 org lain yg ga tahu menahu soal urusan mereka. pic.twitter.com/Th7pgJSKWw
Expand pic
Daemoen @Mentimoen
Nama2 anggota keluarga terroris Dita Oepriarto & Puji Kuswati. Anak terkecil Famela Rizkita berusia 8 thn. Mrk melahirkan anak hanya untuk kemudian dikorbankan sebagai alat dalam aksi terror. pic.twitter.com/choaAMII6W
Expand pic
Gie Wahyudi @giewahyudi
๐Ÿ‘จ Dita Oepriarto ๐Ÿ‘ฉ Puji Kuswati ๐Ÿ‘ฆ Yusuf Fadhil (18 tahun) ๐Ÿ‘ฆ Firman Halim (16 tahun) ๐Ÿ‘ง Fadila Sari (12 tahun) ๐Ÿ‘ง Famela Riskita (9 tahun) Keluarga berkecukupan yang punya usaha minyak jintan hitam, minyak wijen, dan minyak kemiri. Tapi menjadi teroris sekeluarga. ๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿค” pic.twitter.com/lCgfBDvCCs
Expand pic

Terlihat sebagai keluarga baik pada umumnya.

Daemoen @Mentimoen
Rumah keluarga Dita Orpriarto. Terlihat cukup bagus setidaknya lebih dari rumah warga Indonesia lainnya. Saya yakin mrk juga spt umumnya warga2 lain, sayang dgn anaknya, dengan cara yg lain... pic.twitter.com/c7vxQqTCrz
Expand pic
Daemoen @Mentimoen
Ini mungkin hasil karya anaknya, foto keluarga ditempel di piring kertas, dan diberi hiasan. Siapa bisa sangkal mrk bukan keluarga sakinah? Agama, mampu membuat orang yg tadinya baik2 tega melakukan hal2 keji dgn tetap merasa mrk sdh berbuat kebaikan. pic.twitter.com/niw1Jn4Mks
Expand pic
Daemoen @Mentimoen
Org membuat terror bkn krn miskin atau tidak berpendidikan (terroris 911 malah dr keluarga kaya dan berpendidikan tinggi). Juga bukan karena hidup mereka tidak bahagia (keluarga Dita terlihat sakinah toh). Ajaran ideologi yg menyebabkan mrk mampu membunuh org lain dgn senyum.

Keluarga pelaku adalah keluarga mapan dengan latar belakang pengusaha.

Daemoen @Mentimoen
Rumah Dita itu milik sendiri, bukan kontrakan. Dari tetangga dikatakan dia distributor obat herbal. Orgnya santun dan ramah. Anak lelaki sering ke masjid, anak perempuan suka main sepeda di kompleks. Mrk itu normal se normal2nya, spt tetangga Anda yg suka Anda sapa sehari2. pic.twitter.com/ZcEJY1lhsP
Expand pic
Lusi HQ @LusiHQ
Nampak sebagai keluarga yg sakinah mawadah warahmah... pic.twitter.com/bIKeOe3J2P
Expand pic
Expand pic
๐Ÿƒโ™ŽEccedentesiastโ™Ž๐Ÿšซ ๐“ฃ๐“พ๐“ด๐“ช๐“ท๐“ฐย ๐“ข๐“ช๐”‚๐“พ๐“ป @AuroraSpruit
๐Ÿ‡ฐ ๐Ÿ‡ฆ ๐Ÿ‡น ๐Ÿ‡ฆ ๐Ÿ‡ธ ๐Ÿ‡ฎ ๐Ÿ‡ฆ ๐Ÿ‡ต ๐Ÿ‡ฆ ๐Ÿ‡น ๐Ÿ‡ช ๐Ÿ‡ท ๐Ÿ‡ด ๐Ÿ‡ท ๐Ÿ‡ฎ ๐Ÿ‡ธ ๐Ÿ‡ฐ ๐Ÿ‡บ ๐Ÿ‡ท ๐Ÿ‡ฆ ๐Ÿ‡ณ ๐Ÿ‡ฌ ๐Ÿ‡ต ๐Ÿ‡ฎ ๐Ÿ‡ฐ ๐Ÿ‡ณ ๐Ÿ‡ฎ ๐Ÿ‡ฐ Ini loh sekeluarga Teroris, rajin piknik. Kata siapa Teroris, mereka yg ekonomi kurang? Ini mereka ekonomi mampu. Pengusaha minyak jintan hitam, minyak wijen, dan minyak kemiri. ๐Ÿค”๐Ÿค” pic.twitter.com/sZzZPfkCi1
Expand pic
Expand pic
Blujek Online @blujekID
@AuroraSpruit @agussari @BULLFRONT @Lucky_HS @Elina_Vay @sipenakecil @RizmaWidiono @BungRio @nop3ck_ @BNDICTVSY Tolong jgn sebut anak2 yg belum baligh itu teroris. Mereka cuma korban kebodohan orang tuanya. Doaโ€™kan yg terbaik untuk almarhum
M. Ridho Santosa @_MuhammadRidho_
@blujekID @AuroraSpruit @agussari @BULLFRONT @Lucky_HS @Elina_Vay @sipenakecil @RizmaWidiono @BungRio @nop3ck_ @BNDICTVSY Anaknya udah usia 18, 16 tahun bro. Tidak ada pemakluman bagi teroris dan keluarganya. Di Indonesia anak usia 12 tahun ada yg sudah hamil. Jangan bilang mereka anak anak yg polos. Yg paling bontot memang, tapi tidak yg 3 orang lainnya...

Tiap anggota keluarga punya tugas membom gereja SMTB, GKI, dan Pentekosta.

Daemoen @Mentimoen
Minggu pagi mrk membagi tugas: Ok, kita pisah ya, lakukan tugas mulia habisi kafir dulu, sampai ketemu nanti di surga. Sang bapak, Dita, membom Gereja Pantekosta Jln. Arjuno. Anak lelaki boncengan motor ke Gereja St. Maria Tak Bercela. Sang Ibu & 2 anak perempuan, GKI Diponegoro
Daemoen @Mentimoen
Sang Bapak mengantar Ibu & 2 anak perempuan ke GKI dulu dgn mobil, lalu berangkat sendiri. 2 anak cowok boncengan motor ke Gereja St. Maria, jadi tiba duluan, dan meledak jam 7:30. Disusul Bapak menabrakkan mobil ke Gereja Pantekosta. Ibu & anak menyusul meledakkan GKI.

Dita adalah anggota JAD cabang Surabaya, kelompok militan Indonesia yang berafiliasi dengan ISIS, yang baru pulang dari Suriah.

Daemoen @Mentimoen
Kerjasama keluarga yg sangat apik, dan itu hanya bisa dilakukan jika kadar indoktrinasi ideologis sdh sedemikian kental. Tokoh2 JAD di Mako Brimob pasti senang dan terharu sekali, bahwa kelompok mrk berhasil melakukan hal yg blm pernah terjadi di dunia. Terrorisme oleh keluarga.
I Gede Skali Hector @Owaala
Profile keluarga pelaku bom bunuh diri di Surabaya. Mohon diperhatikan lebih seksama photo pelaku bom Dita Oepriarto Puji Koeswati, Ketua JAD Surabaya yg baru pulang dari Suriah. Siapapun yang mencurigakan dan berafiliasi dg JAD dr keluarga ini, harap segera lapor ke polisi. pic.twitter.com/STq7oDDI2G
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.