"cepat banget identifikasinya..??" Terungkap, Ini Infografis Pelaku Bom Bunuh Diri di Tiga Gereja Surabaya Diduga Satu Keluarga

Mereka berbagi tugas dengan target masing-masing tempat
aksi teror surabaya viralnow gereja surabaya Joko Widodo pelaku bom surabaya bombunuhdiri Jokowi
3
Gie Wahyudi @giewahyudi
Edan terorisnya satu keluarga. Gita dan anaknya naik Avanza ke GPPS Arjuno. Sebelumnya Gita mengantarkan istrinya, Puji Kuswanti, dan 2 anaknya (Fadila Sari danPamela Rizkita) ke GKI Wonokromo Diponegoro. Sementara 2 anak laki-lakinya naik motor ke Gereja Santa Maria Tak Bercela. pic.twitter.com/q559NK6hwO
Expand pic
RagilJ @RagilJu
@giewahyudi Masa iya sih cepat banget identifikasi nya..?? Come on
Ayong @yosuasap
@RagilJu @giewahyudi Goblok, anda meremehkan polisi Indonesia.
ꦢꦺꦮꦶ​ꦭꦶꦱ꧀ꦠꦾꦺꦴ @mommyewik
@RagilJu @giewahyudi Gini ya saya bantu njelasin.. Drijinya itu kan ada sidik jarinya, lha kan bisa tinggal dincepkan atau pake retina matanya langsung konek ke data Dukcapil, keluar NIKnya.. Ketemon deh.
Gie Wahyudi @giewahyudi
Kalau dari urutan waktunya, kedua anak laki-lakinya, Yusuf (18) dan Alif (16), melakukan aksi teror di lokasi pertama. Istri dan kedua putrinya diantarkan dan melakukan aksi teror di lokasi kedua. Trus Gita dan satu anaknya meledakkan bom mobil di lokasi ketiga. Edan!
Gie Wahyudi @giewahyudi
Kapolri: Pelaku Bom 3 Gereja di Surabaya Satu Keluarga m.kumparan.com/@kumparannews/…

"Bisa diidentifikasi apa yang terjadi, diduga satu keluarga pelakunya," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di RS Bhayangkara Surabaya, Minggu (13/5).

Tito menjelaskan, keluarga ini dikomandoi oleh kepala keluarga mereka bernama Dita Oepriarto. Dita bersama dengan anaknya mengendarai mobil Avanza di GPPS Arjuno. Sebelumnya, Dita sudah menurunkan istri dan dua anaknya di GKI Wonokromo Diponegoro.

"Istrinya diduga bernama Puji Kuswati kemudian yang anak perempuan ini bernama Fadhila Sari umur 12 tahun dan Famela Rizqita 9 tahun. Mereka satu keluarga," imbuh dia.

Sementara, bom yang diledakkan di Gereja Santa Maria Tak Bercela dilakukan oleh dua anak laki-lakinya, ialah Yusuf dan Alif.

"Mereka ini dua orang laki-laki, bomnya dipangku di sepeda motor. Ini dua putra Dita, Yusuf Fadhil umur 18 tahun dan Firman Halim umur 16 tahun," ungkap Tito.
"Semua adalah serangan bom bunuh diri," tegas Tito.

Gie Wahyudi @giewahyudi
Nama bapaknya Gita (Kumparan) atau Dita (Detik)? Kalau versi detik anaknya empat ; 2 yang cowok naik motor dan 2 yang cewek ikut ibunya. Jadi bapaknya sendirian meledakkan bom mobil di lokasi terakhir. news.detik.com/read/2018/05/1…

Kapolri mengungkap rentetan aksi teror yang dilakukan keluarga bomber di Surabaya ini. Ayah berinisial D menyopiri mobil Toyota Avanza berisi bom. Mobil ini ditumpangi istrinya berinisial K dan dua anaknya.D kemudian menurunkan (mendrop) istrinya berinisial K dan dua anak perempuannya FS (12) dan VR di gereja di GKI jalan Diponegoro, dan kemudian D membawa mobil diduga berisi bom menuju Gereja Pantekosta.Setelah semua keluarga di drop, D kemudian meledakan mobil tersebut di Gereja Pantekosta.

Sementara itu, dua anak laki-laki pasangan D dan K, berinisial Y dan Ir, berangkat sendiri menggunakan motor ke gereja Santa Maria. Keduanya meledakkan diri di gereja Santa Maria.

Presiden Jokowi sendiri bertolak ke lokasi kejadian bersama Menkopolhukam Jenderal Wiranto dan memberikan pernyataan lisan

Oesao @theoesaogangs
@BiLLRaY_san @jokowi Terima kasih Bpk Jokowi 🙏👍 Luar biasa merespon kejadian terorisme👍.tdk menyudut kan umat beragama. "turut duka cita untuk korban teroris" mari kita dukung Presiden dan penegak hukum untuk memberantas teroris.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.