"Lemahnya Rupiah Akibat Pembiaran Atau Kegagalan Tim Ekonomi Kabinet Kerja?" by @FadliZon

1
Fadli Zon @fadlizon

1) Melemahnya nilai tukar rupiah hingga menembus angka Rp. 14.000 per dollar Amerika Serikat pd awal pekan ini hrs mndpt perhatian yg serius.

09/05/2018 14:34:49 WIB
Fadli Zon @fadlizon

2) Meskipun selalu disangkal oleh pemerintah, sy menilai Indonesia saat ini sebenarnya sudah berada di tahap awal krisis, dan pemerintah telah gagal dalam menjaga stabilitas rupiah.

09/05/2018 14:35:27 WIB
Fadli Zon @fadlizon

3) Nilai tukar memiliki efek domino yg sgt besar dlm struktur perekonomian kita. Dlm periode Februari hingga Maret 2018 sj, misalnya, kita sdg menghabiskan sekitar US$2 miliar devisa untuk menyelamatkan rupiah.

09/05/2018 14:36:23 WIB
Fadli Zon @fadlizon

4) Itupun ternyata tak sanggup mencegah rupiah jatuh ke angka Rp.14.000 per dollar.

09/05/2018 14:36:57 WIB
Fadli Zon @fadlizon

5) Dalam catatan sy, selama periode pemerintahan Presiden @jokowi mulai dari kuartal empat 2014 hingga kini, rupiah sdg terdepresiasi sebesar 13 persen. Kemungkinan kita akan terus mengalami tren penurunan.

09/05/2018 14:38:19 WIB
Fadli Zon @fadlizon

6) Kondisi ini jauh sekali dr apa yg dulu pernah dijanjikan pd 2014. Sbg catatan, nilai tukar rupiah saat ini 38 persen lebih rendah dari janji kampanye dulu. Ini menunjukkan perhitungan pemerintahan skg jauh dari realistis. Dan pemerintah gagal menjaga rupiah kita.

09/05/2018 14:39:03 WIB
Fadli Zon @fadlizon

7) Itu sebabnya pemerintah harus bersikap transparan mengenai risiko yang tengah kita hadapi. Sikap itu diperlukan agar kita bisa mengambil langkah tepat mengantisipasi terjadinya krisis ekonomi yg lebih dalam.

09/05/2018 14:39:32 WIB
Fadli Zon @fadlizon

8) Jangan berdalih indikator makroekonomi kita cukup baik dgn modal argumen bahwa indikator perekonomian negara-negara lain saat ini jauh lebih buruk dari kita.

09/05/2018 14:40:03 WIB
Fadli Zon @fadlizon

9) Ini bukan soal apakah kondisi kita lebih baik atau lebih buruk dibanding negara lain, tapi soal apakah pemerintah telah mengantisipasi terjadinya krisis atau tidak? Jika kondisi negara lain lebih buruk, bukan berarti kita baik-baik saja.

09/05/2018 14:40:27 WIB
Fadli Zon @fadlizon

10) Risiko di depan mata yg kita hadapi, misalnya, terkait dengan utang, krn sekitar 41 persen utang kita ada dlm denominasi mata uang asing. Artinya, perubahan kurs rupiah atas mata uang bersangkutan akan mempengaruhi posisi utang kita secara keseluruhan.

09/05/2018 14:42:28 WIB
Fadli Zon @fadlizon

11) Menurut data Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan per 31 Desember 2017 lalu, dari total utang sebesar Rp3.938,45 triliun

09/05/2018 14:43:30 WIB
Fadli Zon @fadlizon

12) utang dlm denominasi rupiah adlh sebesar 59%, dollar Amerika 29%, Yen Jepang 6%, Euro 4%, SDR IMF 1%, dan lainnya sebesar 1%. Jadi, utang kita yang berdenominasi valuta asing sebear 41%, baik dlm bentuk pinjaman, SBN (Surat Berharga Negara), maupun SBN Syariah.

09/05/2018 14:44:00 WIB
Fadli Zon @fadlizon

13) Turunnya nilai tukar rupiah jelas akan berpengaruh terhadap beban pembayaran utang, baik bunga utang maupun cicilan jatuh tempo. Ujungnya, APBN kita akan semakin terbebani pembayaran utang.

09/05/2018 14:44:21 WIB
Fadli Zon @fadlizon

14) Saya kira, turunnya nilai tukar rupiah jg telah berimbas pada turunnya tingkat kepercayaan terhadap pemerintah. Terbukti, sudah tiga kali berturut-turut lelang SUN (Surat Utang Negara) tak pernah mencapai target.

09/05/2018 14:45:05 WIB
Fadli Zon @fadlizon

15) Pada 24 April, misalnya, SUN hanya terjual Rp6.150 miliar, padahal target indikatifnya Rp17.000 miliar. Berikutnya, pd 2 Mei 2018, SBSN (Syariah) hanya terjual Rp 5.530 miliar dari target indikatif Rp 8.000 miliar.

09/05/2018 14:45:32 WIB
Fadli Zon @fadlizon

16) Terakhir adalah kemarin, tanggal 8 Mei, pemerintah bhkn gagal menjual SUN sama sekali dari Rp17.000 miliar yang ditargetkan. Ini sebenarnya lampu merah untuk pemerintah. Kredibilitas mereka kini semakin diragukan investor.

09/05/2018 14:46:01 WIB
Fadli Zon @fadlizon

17) Selain itu, melemahnya rupiah jg ternyata tak punya dampak positif terhadap nilai ekspor kita. Apa yg mau diekspor? Eksportir justru lebih menginginkan nilai tukar rupiah yg stabil, krn bgmnpun komponen bahan baku atau komponen produksi komoditas kita masih bnyk yg diimpor.

09/05/2018 14:47:02 WIB
Fadli Zon @fadlizon

18) Lagi pula, nilai ekspor kita jg cukup kecil jika dibandingkan dgn negara-negara tetangga. Pada 2017, nilai ekspor kita hanya 145 miliar dollar, kalah jauh oleh Thailand yg nilainya mencapai 231 miliar dollar, atau bahkan Vietnam yg nilai ekspornya 160 miliar dollar.

09/05/2018 14:47:41 WIB
Fadli Zon @fadlizon

19) Sekali lagi, sy meminta agar pemerintah bersikap transparan mengenai risiko ekonomi yang sedang kita hadapi. Jangan kecilkan arti depresiasi rupiah.

09/05/2018 14:48:35 WIB
Fadli Zon @fadlizon

20) Sebab, nilai tukar mata uang pada dasarnya mewakili martabat sebuah bangsa. Dan sejauh ini pemerintahan Presiden @jokowi terbukti gagal menjaga martabat mata uang kita.

09/05/2018 14:48:59 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!