1
IG: ulinyusron @ulinyusron
Bripka Iwan Sarjana, polisi yang menjadi korban sandera napi teroris biadab di Mako Brimob berhasil dibebaskan #KamiBersamaPOLRI pic.twitter.com/IYWKQzp30h
Expand pic
detikcom @detikcom
Bripka Iwan Sarjana berhasil dibebaskan dari penyanderaan di Mako Brimob. Kondisinya babak belur setelah disandera 29 jam. Ini sosoknya: news.detik.com/berita/d-40140…

Iwan Sarjana, personel Detasemen Khusus 88 Antiteror berkacamata itu dibebaskan dari penyanderaan narapidana teroris di Rumah Tahanan Cabang Salemba, Kompleks Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 00.00 WIB tadi.

Sosoknya terlihat mengenakan jaket warna cokelat yang melapisi kemeja batik bercorak hijau. Dia dituntun oleh dua orang

Lauw ã - ąfêñg @feng_lauw
@ulinyusron @muannas_alaidid Mohon pak kalau benar kondisi didalam sudah aman tidak ada lagi sandera lainnya segera pak kirim mereka para teroris ke surga khayalannya!

"Ditukarkan" dengan makanan

indopos.co.id @indoposonline
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo mengatakan, pembebasan Bripka Iwan Sarjana dilakukan dengan menukarkan sejumlah makanan terhadap para napi terorisme. indopos.co.id/read/2018/05/1…

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo mengatakan, pembebasan Bripka Iwan Sarjana dilakukan dengan menukarkan sejumlah makanan terhadap para napi terorisme.

"Tawaran yang ditukar, mereka minta makanan. Maka kita bujuk mereka untuk mau membebaskan (Iwan) dahulu," ujar Setyo kepada wartawan di Depok Jawa Barat, Kamis (10/5) dini hari.

Adapun untuk jumlah makanan yang ditukar, Setyo enggan membeberkannya terhadap awak media.

"Saya tidak akan mengatakan jumlah makanan yang ditukar karena masih dirahasiakan," ungkap Setyo.

Sementara napi yang terlibat kericuhan, 155 orang dibawa ke Nusakambangan untuk dipindahkan.

URL KOMPAS.com 3075 155 Napi Terorisme di Mako Brimob Langsung Dipindah ke Nusakambangan - Kompas.com 'Sudah dipindahkan ke Nusakambangan, seluruhnya,' kata Syafruddin dalam jumpa pers di Mako Brimob.

Menkopolhumkam, Wiranto menegaskan proses pembebasan sandera dan penanganan napi teroris ini bukan negoisasi. Mereka diberikan ultimatum menyerahkan diri atau menerima risiko diserang oleh serbuan pasukan kepolisian. Sumber: https://www.antaranews.com/berita/708549/wiranto-tegaskan-polisi-beri-ultimatum-bukan-bernegosiasi

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.