Add to Favorite
0

Telah terjadi kerusuhan antara napi teroris dengan petugas di Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat, Selasa (8/5) malam.
Peristiwa tersebut berawal dari napi teroris yang merebut senjata revolver yang dimiliki oleh petugas yang berjaga di markas Brimob.

Berdasarkan informasi bahwa terjadi baku tembak antara anggota polisi dengan tahanan teroris Mako Brimob Kelapa Dua hingga sampai adanya korban luka luka.

Adapun informasi yang didapatkan dari sejumlah foto-foto yang beredar dikalangan wartawan terkait peristiwa kericuhan tersebut, bahwa kini area masih di sterilkan, dan para awak media diminta untuk menjauh dari pintu masuk Mako Brimob.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal telah membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.
"Benar ada peristiwa itu. Sekarang ini sedang dilakukan penanganan oleh petugas Brimob dan kepolisian," ungkapnya.

Aparat Kepolisian pun segera menutup jalur lalu lintas Depok-Bogor sebagai imbas dari kerusuhan yang terjadi di rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.
Aparat kepolisian juga melakukan razia dadakan disekitar Mako Brimob dengan tujuan untuk memberi kenyamanan, serta mencegah masuknya oknum lain yang bertujuan ingin mengganggu keamanan di lokasi tersebut.

Dan ditengah-tengah kerusuhan yang terjadi dirutan Mako Brimob pun muncul sebuah video mendadak viral.
Video tersebut tersebar melalui layanan aplikasi whatsapp dengan memperlihatkan beberapa pemuda yang tengah berkumpul di sebuah ruangan sempit dan tengah menolong rekannya yang diduga terkena timah panas dari petugas.

Dalam video yang berdurasi kurang dari dua menit itu terlihat pria tersebut menceritakan tentang kondisi terkini dari para napi di rutan Mako Brimob, Depok.

Video nya dibawah ini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

URL Streamable WhatsApp Video 2018-05-09 at 01.36.00 (1) - Streamable Check out this video on Streamable using your phone, tablet or desktop.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol M. Iqbal memastikan, hingga saat ini atas adanya insiden penyerangan tersebut, tidak ada korban jiwa, baik dari napi atau tahanan maupun dari petugas.

Login and hide ads.