1
Temporary Hiatus @OkeOnta
Ini Bedanya Feromon Wanita dan Laki-laki yang Bikin Kita Dikejar-kejar Lawan Jenis by tribunnews pic.twitter.com/9o2IErftTt
Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
Feromon sebagai sex appeal sudah lama ditandai keberadaannya pada hewan. Belakangan para peneliti berusaha membuktikan, bau “mengundang” itu juga dipunyai manusia. Satu lagi “senjata andalan” buat yang ingin “dikejar-kejar” lawan jenis.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Sejumlah peneliti dari Huddinge University Hospital, Swedia, pernah melakukan penelitian terhadap reaksi otak 12 pasangan yang disuguhi bebauan senyawa sintetik mirip feromon.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Ajaib, bau-bauan tersebut langsung memancing reaksi hormon estrogen responden wanita dan hormon testosteron responden pria. Manifestasi reaksinya beragam, mulai naksir-naksiran hingga muncul birahi.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Pada perempuan, aroma tubuh yang khas akan keluar di masa subur, ketika sel telur keluar dan siap dibuahi oleh sel sperma. Sedangkan pada pria, aroma tubuh terbanyak diproduksi saat sperma mengalami puncak kesuburan, saat sperma benar-benar siap untuk membuahi.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Kabarnya, ada perbedaan menarik antara bau laki-laki dan bau wanita. Yakni feromon wanita dapat menyebar dari satu ruangan ke ruangan yang lain alias berdaya jangkau luas. Sedangkan feromon laki-laki membutuhkan kontak langsung agar terasa pengaruhnya.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Bau itu mungkin tercium atau terserap oleh lawan jenisnya melalui kulit, misalnya selama kontak seksual. Hal ini dibuktikan pada 1986, ketika sejumlah ilmuwan di Monell Chemical Sciences Center dan University of Pennsylvania Medical School, Amerika Serikat menemukan,
Temporary Hiatus @OkeOnta
Feromon ternyata memegang peran penting dalam seksualitas. Lantas, bau apa yang feromon banget? Ternyata, bau ketiak. Ketiak menjadi kandidat utama, karena baunya berkembang sejalan dengan bertambahnya umur dan kematangan seseorang.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Sebelum masa pubertas, keringat seseorang tidak berbau. Hal ini merupakan petunjuk biologis bahwa saat itu kita memang tidak membutuhkan sinyal untuk dilontarkan pada lawan jenis, sebelum betul-betul siap untuk dibuahi atau membuahi.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Tentu saja, ketika remaja atau dewasa, senyawa itu akan bercampur dengan keringat. Namun senyawa kimia itu akan memisahkan diri dari bau keringat pada saat tubuh kita berpeluh dan langsung berproduksi aktif pada masa-masa subur dan akan menurun drastis sewaktu tiba masa menopause
Temporary Hiatus @OkeOnta
Selain di ketiak, konon feromon juga ada di sekitar kuping, hidung, dan mulut. Namun seperti dibilang, soal feromon di tubuh manusia ini memang masih menyisakan banyak pekerjaan rumah.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Ini Bedanya Feromon Wanita dan Laki-laki yang Bikin Kita Dikejar-kejar Lawan Jenis, jogja.tribunnews.com/2017/03/04/ini…. Editor: oda

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.