Sama Amien Rais, Setan aja Dipolitisasi @islamidotco

Chirpified
0
diio_ilham @diio_ilham

01. Sebagai bangsa yang berkeTuhanan, jangan bayangkan kalau Tuhan menciptakan setiap sesuatu itu sia-sia. Dan tidak ada makhluk ciptaan Tuhan di dunia ini yang unfaedah. Termasuk setan sekalipun. Kira-kira, itu bayangan saya terhadap apa yang dipikirkan Amien Rais.

18/04/2018 11:09:20 WIB
diio_ilham @diio_ilham

02. Kita juga patut berpikir, mau dikemanakan realitas setan yang kini telah dikapitalisasi untuk sesuatu yang cukup menghasilkan.

18/04/2018 11:09:20 WIB
diio_ilham @diio_ilham

03. Dalam arti, kita bahkan musti dituntut untuk rela ngantre dan bayar dengan sejumlah uang terlebih dahulu di bioskop-bioskop terdekat anda hanya untuk menghadirkan nuansa horor yang sangat setan-able.

18/04/2018 11:09:20 WIB
diio_ilham @diio_ilham

04. Masalahnya, sebagian orang seringkali keburu mengkambinghitamkan setan dengan sangat paripurna untuk menuduh pihak-pihak lain yang tidak satu frekuensi dengan mereka.

18/04/2018 11:09:21 WIB
diio_ilham @diio_ilham

05. Lebih jauh, sebagai makhluk yang diciptakan untuk menguji ketangguhan setiap orang beriman, setan belum lama ini disebut telah memiliki partai. Partai Keadilan Setan.

18/04/2018 11:09:21 WIB
diio_ilham @diio_ilham

06. Seperti diketahui, hal itu mengemuka dalam tausiyah Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212, Amien Rais soal dikotomi partai, saat memberi tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).

18/04/2018 11:09:21 WIB
diio_ilham @diio_ilham

07. “Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan,” ujar Amien

18/04/2018 11:09:22 WIB
diio_ilham @diio_ilham

08. Lebih lanjut, mantan ketua MPR itu menjelaskan, bahwa—hizbusy syaithan yang dimaksud adalah— orang-orang yang anti-Tuhan, itu otomatis bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan.

18/04/2018 11:09:22 WIB
diio_ilham @diio_ilham

09. Namun, dia sendiri tak membeberkan partai apa saja yang masuk kategori partai setan. Amin Rais justru menyatakan bahwa yang dimaksud adalah cara berpikir, bukan partai dalam konteks politik praktis.

18/04/2018 11:09:23 WIB
diio_ilham @diio_ilham

10. Jujur, saya kira hal ini bukanlah perbandingan yang seimbang. Masak partai setan dikontras-rivalkan dengan partai Allah. Bahkan, andaikata setan punya hak bicara sekalipun, saya menuduh dia pasti akan sangat keberatan dengan drawing yang tidak fair itu.

18/04/2018 11:09:23 WIB
diio_ilham @diio_ilham

11. Betapa tidak, seolah-olah dibayangkan bahwa setan sedang berhadapan dengan Sang Penciptanya sendiri sebagai lawan. Wong, enggan sujud kepada Adam saja berujung hengkang dari surga kok. Apalagi membangun koalisi untuk beroposisi. Etapi itu Iblis deng.

18/04/2018 11:09:23 WIB
diio_ilham @diio_ilham

12. Ironinya, politisasi setan itu kini semakin kaffah ketika belakangan anggota Wanhor PAN, Dradjad Wibowo mengatakan, bahwa Pak Amin berbicara dlm konteks tauhid Islam dan lalu mengklaim jika yg menjadi rujukan Pak Amin adalah telah sesuai dgn Alquran surah Al-Maidah ayat 56.

18/04/2018 11:09:24 WIB
diio_ilham @diio_ilham

13. “Alquran Terjemahan Kementrian Agama mengartikannya (hizbullah) sebagai pengikut Allah, dimana ‘hizb’ ini bisa juga diartikan sebagai golongan, kelompok, grup, atau partai,” jelas Dradjad sebagaimana dilansir detik.com (13/4/2018).

18/04/2018 11:09:24 WIB
diio_ilham @diio_ilham

14. Adalah suatu sikap yang tidak bijaksana saya kira, ketika ayat Alquran digunakan untuk menjustifikasi propaganda kebencian, atasnama nama apapun. Apalagi jika hanya terjemahan.

18/04/2018 11:09:25 WIB
diio_ilham @diio_ilham

15. Pun jika benar yang dimaksud oleh Amin Rais adalah “cara berpikir yang untuk Allah dan yang diikuti oleh setan”, penggunaan frasa ‘partai setan’ ini memiliki konsekuensi yang sangat serius, baik politis maupun teologis.

18/04/2018 11:09:25 WIB
diio_ilham @diio_ilham

16. Pertama, pernyatan ‘partai setan’ sbg cara berfikir dan bukan merupakan parpol sepertinya sangat ambivalen ketika pd saat yg sama disebutkan sejumlah nama partai politik yg jelas" itu sangat praktis dan entah dr sudut pandang mana dianggap sbg kelompok yg membela agama Allah.

18/04/2018 11:09:25 WIB
diio_ilham @diio_ilham

17. Kedua, dalam konteks tradisi keagamaan, eksistensi setan diimani agar manusia senantiasa lebih waspada terhadap segala tipu dayanya. Ia bahkan disebut mengalir dalam setiap aliran darah manusia untuk menjerumuskan orang beriman kepada jurang kesesatan yang hakiki.

18/04/2018 11:09:26 WIB
diio_ilham @diio_ilham

18. Dalam salah satu literatur keislaman yg cukup terkenal, Ihya’ Ulumuddin, Imam Ghazali pada titik ini memiliki pemaknaan yg saya kira lebih elegan drpd sekadar bersikap antipati buta dgn memaknai setan sbg eksistensi yg independen karna ketidakpatuhannya kepada Sang Pencipta.

18/04/2018 11:09:26 WIB
diio_ilham @diio_ilham

19. Ya, sebagaimana pernah disampaikan oleh Ulil Abshar Abdala dalam sebuah diskusi di Jogja awal Februari 2018 lalu, bahwa Al-Ghazali lebih memilih memaknai setan sebagai energi negatif yang hal itu jika tidak ditekan dapat mendorong manusia berlaku tidak terpuji.

18/04/2018 11:09:26 WIB
diio_ilham @diio_ilham

20. Lebih jauh, dalam pengertian inilah kita akan bisa memahami bahwa Nabi itu maksum, sementara kita enggak. Sebab, memang fitrahnya jika setiap Nabi itu terhindar dari dosa karena energi negatif itu telah dikandaskan terlebih dahulu sebelum kemudian dilantik menjadi utusan-Nya.

18/04/2018 11:09:27 WIB
diio_ilham @diio_ilham

21. Kanjeng Nabi Muhammad, misalnya, yang dalam banyak literatur Islam disebut telah dibelah dadanya untuk dibersihkan jiwanya saat kecil mempertegas pandangan ini.

18/04/2018 11:09:27 WIB
diio_ilham @diio_ilham

22. Lah kita? Disuruh puasa untuk mengontrol hawa nafsu saja masih tergoda sama iklan sirup kok pengen maksum.

18/04/2018 11:09:28 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!