0
Temporary Hiatus @OkeOnta
Mengusap Wajah dan Bersalaman Setelah Shalat, Ini Hukumnya by dutaislam.com pic.twitter.com/jCttjfURVn
Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
1. Benarkah dalam kitab-kitab fikih tidak ada kesunahan mengusap wajah setelah Salat? Bagaimana pula hukum bersalaman setelah Salat? Demikian pertanyaan yang terlontar dari sebagian orang. Agar tanpak jelas dan tidak ragu-ragu dalam melakukannya,
Temporary Hiatus @OkeOnta
2. berikut ini adalah penjelasan mengenai hal tersebut sebagai dibahas oleh MWC Center PWNU Jawa Timur Ustadz Ma’ruf Khazin. Dalam kitab-kitab fikih Syaifiiyah tidak ada kesunahan tersebut. Namun, apa yang telah banyak dilakukan oleh umat Islam tersebut berdasarkan sebuah hadis:
Temporary Hiatus @OkeOnta
"Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah Saw jika selesai dari salatnya, beliau mengusap kepalanya (dalam riwayat lain keningnya/jabhat) dengan tangan kanannya dan berdoa 'Bismillahi alladzi Laa ilaaha illaa huwa ar-Rahmaanu ar-Rahiimu.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
Allahumma adzhib 'anni al-hamma wa al-hazana (Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Ya Allah hilangkan dari saya kesedihan dan kesusahan)"
Temporary Hiatus @OkeOnta
3. Al-Hafidz al-Haitsami berkata: HR ath-Thabrani dalam al-Ausath dan al-Bazzar. Sebagian perawinya dinilai terpercaya dan dlaif, perawi lainnya terpercaya. Seandainya pun hadis ini dlaif, maka sesuai kesepakatan ulama ahli bahwa hadis dlaif boleh diamalkan dalam keutamaan amal.
Temporary Hiatus @OkeOnta
4. Sedangkan bersalaman setelah salat berdasarkan hadis: "Diriwayatkan dari Abu Juhaifah bahwa Rasulullah Saw keluar dari pada siang hari yang sangat panas menuju Bathha', kemudian berwudlu', salat Dzuhur 2 rakaat dan Ashar 2 rakaat dan dihadapan beliau ada tongkat.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
Kemudian Rasulullah berdiri dan orang-orang memegang tangan beliau dan meletakkan tangan beliau ke wajah mereka. Saya (Abu Juhaifah) juga melakukannya. Ternyata tangan beliau lebih sejuk daripada salju dan lebih harum daripada minyak misik" (HR al-Bukhari 3289 dan Ahmad 18789).
Temporary Hiatus @OkeOnta
5. Dalam riwayat lain para sahabat bersalaman dengan Rasulullah Saw setelah salat Subuh, (HR Ahmad No 17513 dari Yazid bin Aswad) Al-Hafidz Ibnu Hajar mengutip pendapat para ulama:
Temporary Hiatus @OkeOnta
“An-Nawawi berkata: Penentuan bersalaman setelah salat Subuh dan Ashar digolongkan oleh Ibnu Abdissalam sebagai bid’ah yg dibolehkan. Pada dasarnya bersalaman adalah sunah. Mereka melakukan salaman pada waktu tertentu tidaklah sampai menyimpang dari sunah” (Fath al-Baari 17/498)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.