16/04/2018 11:06:53 WIB

RESPON CEPAT TENTANG KELANGKAAN PREMIUM DENGAN MEREVISI 2 PERATURAN| By @PartaiSocmed

Ada beberapa perubahan hebat yg terjadi dlm revisi Perpres dan Permen tersebut. Aturan main akan lebih fair bagi masyarakat umum sbg konsumen dan pihak swasta sbg kompetitor Pertamina. Semoga dgn revisi ini akan terjadi persaingan sehat yg menguntungkan masyarakat
BBM permen perpres Premium Jokowi revisi
jackmedia 2267 View 0 comments
Add to Favorite
0
Login and hide ads.
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 09:39:58 WIB
    Alhamdulillah, Pemerintah sangat cepat merespon kasus kelangkaan premium dengan merevisi dua peraturan, yaitu: Perpres No 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM serta Permen ESDM No 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual eceran BBM
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 09:47:05 WIB
    Ada beberapa perubahan hebat yg terjadi dlm revisi Perpres dan Permen tersebut. Aturan main akan lebih fair bagi masyarakat umum sbg konsumen dan pihak swasta sbg kompetitor Pertamina. Semoga dgn revisi ini akan terjadi persaingan sehat yg menguntungkan masyarakat
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 09:52:36 WIB
    Apa saja perubahan yg terjadi pada Perpres dan Permen tersebut? Pada dasarnya ada dua poin mendasar yg berubah, yaitu:
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 09:59:36 WIB
    Pada revisi Perpres Nomor 191 tahun 2014 poin terpenting yg diubah adalah penugasan penyaluran PREMIUM kepada Pertamina adalah untuk seluruh wilayah Indonesia. Jadi tidak terbatas diluar wilayah Jamali (Jawa, Madura, Bali) saja. pic.twitter.com/kOYzYT6iEL
     Expand pic
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 10:07:02 WIB
    Ini mendasar karena selama ini Pertamina selalu berdalih bahwa di pulau Jawa, Madura dan Bali mereka tidak wajib menyediakan premium dgn mengacu pada perpres tsb, meskipun faktanya di luar jamali pun Pertamina juga melakukan aksi pengurangan premium..
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 10:09:11 WIB
    Maka dengan revisi Perpres ini Pertamina WAJIB menyediakan premium di semua SPBU seluruh Indonesia tanpa bisa menyalahkan Pemerintah lagi.
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 10:20:34 WIB
    Sedangkan pada Permen ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual eceran BBM, perubahan yg mendasar adalah dihapuskannya batas harga bawah untuk untuk BBM jenis umum, yg sebelumnya dipatok sebesar 5%
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 10:26:13 WIB
    Saat ini Pertamina menikmati proteksi Pemerintah dari persaingan usaha dgn pihak swasta. Dengan adanya batas harga bawah tersebut otomatis SPBU swasta tidak boleh menjual BBM-nya lebih murah dibanding Pertamina. Monopoli regulasi inilah yg dinikmati Pertamina selama ini
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 10:43:03 WIB
    Nah, dengan revisi Permen ESDM no 39 tahun 2014 ini maka nantinya swasta dan Pertamina boleh bersaing murah2an harga sebab batas harga bawah yg melindungi Pertamina dari persaingan ini tidak berlaku lagi pic.twitter.com/HnrJNVd7FE
     Expand pic
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 10:50:42 WIB
    Memproteksi Pertamina dari persaingan terbukti justru merugikan konsumen. Jadi semangat menghapus aturan batas harga bawah ini adalah menciptakan persaingan sehat sehingga rakyat sebagai konsumen menjadi raja dan berhak memilih SPBU mana yg menawarkan harga paling murah
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 10:55:19 WIB
    Revisi Permen ini tergolong cukup progresif karena Pemerintah dalam membuat peraturan tidak lagi melihat apa yg menjadi kebutuhan BUMN tapi apa yg menjadi kebutuhan rakyat. Era memanjakan Pertamina dengan mengorbankan rakyat berakhir.
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 10:58:29 WIB
    Perubahan lain yg lumayan penting adalah jika Pertamina maupun swasta hendak menaikkan harga BBM umum, harus seizin Pemerintah. Sebelumnya bebas menaikkan sesuka mereka karena bukan termasuk BBM subsidi dan penugasan. Contohnya seperti kenaikan harga pertalite baru2 ini
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 11:03:16 WIB
    Secara umum semangat revisinya adalah: Pertamina dan swasta dibebaskan bersaing menjual BBM jenis Umum semurah2nya kepada masyarakat tapi tidak boleh menaikkan harga sesuka mereka. Sehingga potensi terjadinya kartel BBM diminimalisir.
  • PS @PartaiSocmed 16/04/2018 11:05:58 WIB
    Demikian laporan siang ini. Terimakasih pak @jokowi atas respon cepatnya. Terimakasih juga kepada pak Jonan dan pak Arcandra yg memberikan solusi tepat sesuai masalah yg sesungguhnya. Jayalah Indonesia!

Comment

All Categories

Category related to Public Policy

Login and hide ads.
Login and hide ads.