1
Fadli Zon @fadlizon
Fadli Zon: Soeharto Datangi Papua Hanya 5 Kali, Namun Punya Dampak Besar bagi Kemajuan Papua - Tribunnews.com google.com/amp/m.tribunne…
Iman Brotoseno @imanbr
Konferendi di Geneva, Swiss November tahun 1967. Dikatakan, Menyusul diperolehnya hadiah terbesar ( baca : turunnya Bung Karno ). The Time Life Corporation mensponsori konferensi istimewa yang dalam waktu 3 hari merancang mengambil alih kekayaan Indonesia. twitter.com/fadlizon/statu…
Iman Brotoseno @imanbr
Pesertanya kapitalis berkuasa di dunia seperti David Rocklefeller, General Motors, Imperial Chemical Industries, British American Tobacco, Bristish Leyland, American Express, Goodyear, Siemens, US Steel, International Paper Corporation, AT & T, Caltex, industri pertambangan lain
Iman Brotoseno @imanbr
Para CEO CEO korporasi ini sudah mempunyai amunisi, yakni UU Penanaman Modal Asing 1967 yang sangat pro investor. UU yang ditandatangani bulan April 1967 dibuat terburu buru dan langsung disodorkan ke Jenderal Soeharto.
Iman Brotoseno @imanbr
Indonesia dibagi bagi. Freeport dapat Gunung tembaga & emas di Papua. Sebuah konsorsium Eropa mendapatkan nikel. Alcoa mendapatkan bauksit. Lalu kayu kayu dari hutan. Masih banyak lagi. Pembagian ini sangat rinci dan tidak menyisakan daerah kosong. Thanks to Presiden Soeharto
Tante Mejakuqq @FannyMejakuqq
@imanbr Daftar>Depo>Main>Menang 4Tahapan Kemenangan yang Mudah di MEJAQQ Hanya Dengan Minimal DP 20ribu... #agenbandarqonline #agenbandarq #AgenBandarQOnline #BandarQOnline #AgenBandarQ #MEJA99HOKI
eko suhartanto @eko_suhartanto
@imanbr Sepaham saya yang punya Utheg, Hati Nurani dan Lambe seorang profesi sopir diBali, negara Indonesia🇮🇩 ini banyak dilirik dan konspirasi negara2 Kapitalis yang hanya senang membiarkan kurang pintar penduduknya, 1 hal karena SDA 🇮🇩 yang kaya...😊❤🇮🇩
#JakartaLama @_P0T4T0_
@imanbr Dari hasil pembagi2an Indonesia itu, kira2 menantunya Soeharto yang udah 3x gagal itu ada kecipratan juga ga mas?
Dede88🌔 @dede318a
@imanbr Partai Berkarya sdg sibuk membangkitkan memori jaman Soeharto lbh enak.
Riz Andriansyah @Reez_Kensai
@imanbr Cc @ustadtengkuzul, bagaimana tanggapan anda, yang selalu bilang jaman Soeharto ok?
Rokib @rokib1982
@imanbr @sarmus09 dan sekarang yg disalahkan adalah pak Jokowi... Miris

dari Blog Iman Brotoseno

http://blog.imanbrotoseno.com/tentang-kue-yang-dinamakan-indonesia/

Dalam buku “ The New Ruller of the World “, John Pilger menggambarkan konferensi di Geneva, Swiss November tahun 1967. Dikatakan, Menyusul diperolehnya hadiah terbesar ( baca : turunnya Bung Karno ). The Time Life Corporation mensponsori konferensi istimewa yang dalam waktu 3 hari merancang mengambil alih kekayaan Indonesia.

Para pesertanya terdiri kapitalis kapitalis paling berkuasa di dunia seeprti David Rocklefeller, General Motors, Imperial Chemical Industries, British American Tobacco, Bristish Leyland, American Express, Goodyear, Siemens, US Steel, International Paper Corporation, AT & T, Caltex, perusahaan minyak, perbankan dan industri pertambangan lainnya.
Diseberang meja, duduk peserta dari Indonesia, yakni para ekonom ekonom top serta perantara – Jenderal Ibnu Soetowo – yang menghubungkan para industrialis barat dengan Soeharto, pemimpin baru Indonesia. Ibnu Soetowo yang saat itu sebagai Menteri Pertambangan & Perminyakan diperkenalkan kepada korporasi asing melalui Julius Tahija.

Suasana konferensi ini kelihatan posisi Indonesia yang berat sebelah. Situasi perekonomian Indonesia yang berantakan, membuat pilihan negosiasi yang terbatas. Ditambah para juru runding pihak Indonesia, terdiri dari teknokrat dan lawyer yang belum berpengalaman berhadapan dengan lawyer korporasi yang banyak makan asam garam transaksi.

Kalaupun ada lawyer Indonesia yang ‘ mumpuni ‘ dia sudah dihire oleh para korporasi, seperti Ali Budiardjo yang disodorkan Julius Tahija untuk membantu perundingan Freeport. Kelak Ali Budiardjo menjadi presiden direktur Freeport. Sebagaimana Julius Tahija yang menjadi orang nomor satu di Caltex tahun 66 karena dukungan Ibnu Sutowo dan Soeharto, setelah Angkatan Darat memveto usulan menasionalisasi Caltex pada akhir 1965.

Para CEO CEO korporasi ini sudah mempunyai amunisi, yakni UU Penanaman Modal Asing 1967 yang sangat pro investor. UU yang ditandatangani bulan April 1967 dibuat terburu buru dan langsung disodorkan ke Jenderal Soeharto.
Saat itu Rocklefeller banyak mendiktekan klausul klausul Undang Undang ini yang sangat menguntungkan mereka. Ia sudah berperan seperti Gubernur Van Imhoff yang menyodorkan Perjanjian Ponorogo kepada Mataram tahun 1743. Jika waktu itu VOC bisa memaksa Mataram untuk tidak berlayar atau membuat kapal. UU PMA juga memaksa pembebasan pajak untuk jangka waktu 5 tahun pertama.

Walhasil dalam 3 hari itu Indonesia dibagi bagi untuk para korporasi asing. Freeport mendapat bukit tembaga di Papua ( walau penghasilan terbesarnya justru dari emas ), sebuah konsorsium Eropa mendapatkan nikel. Raksasa Alcoa mendapatkan bauksit. Sekelompok perusahaan Amerika, Eropa dan Jepang mendapatkan kayu kayu dari hutan di Sumatera dan Kalimantan. Masih banyak lagi. Pembagian ini sangat rinci dan tidak menyisakan daerah konsensi kosong.

Iman Brotoseno @imanbr
Mengenang kisah sebuah konferensi di Geneva tahun 1967 yang dalam 3 hari dirancang mengambil alih kekayaan Indonesia bit.ly/2mazuEx twitter.com/KompasTV/statu…
Imajinasijoker @memori_senja
@imanbr "Indonesia adalah surga yg diberikan oleh asia" - 1967, stidaknya itu yg trtulis di buku si cewek Julie Southwood. Sedih.
Wahyu Ashari @wahyujuvento
Kontrak Karya freeport dimulai 1967 setelah Konferensi Jenewa di Swiss oleh Orde Baru .Hanya 2 tahun pasca G30s, 1 tahun pasca supersemar.
The Global Review @GlobalReview07
Freeport menguasai gunung emas di Papua sampai sekarang.Rockefeller dulu sangat berperan ikut atur atur di Konferensi Jenewa 1967.(GFI)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.