2
Rhuqby Adeana S @rubyaja1
Selamat sore, menikmati segelas kopi sambil menyimak bagaimana ketum PPP @MRomahurmuziy membongkar obor rakyat 2014 #menarik
🇮🇩Nur Syahbana🇲🇨 @NurSyahbana9
KESAKSIAN PPP YG MENJADI TIM PENGUSUNG PRABOWO-HATTA Intinya fitnah yg menimpa Presiden Jokowi ketika PKS dan Gerindra tidak ikut mengusung Jokowi Terbukti ketika walikota solo dn Gubernur DKI yg di dukung Gerindra dan PKS tidak ada fitnah sama sekali nasional.kompas.com/read/2018/04/1…
suara hati @Siswant56272661
@NurSyahbana9 Jgn2 Hanya mau keuntungan Dan cari panggung. Knp baru sekarang Aneh
MAJULAH INDONESIAKU @yunar_ary
@NurSyahbana9 @Raden_Atmadja Artinya bahwa partai sales gelang juga memproduksi fitnah dong
TRIBUNnews.com @tribunnews
Beralih Dukung Jokowi, Romy Bongkar Kampanye Hitam saat Dirinya Jadi Tim Pemenangan Prabowo-Hatta video.tribunnews.com/view/49792/ber…

Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengungkapkan asal muasal label komunis dan anti-Islam kepada Presiden Joko Widodo bermula sejak masa kampanye Pilpres 2014. Saat itu, Romi yang masih menjadi Sekjen PPP menjabat Wakil Ketua Bidang Strategi Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Di mana PPP masuk dalam Koalisi Merah Putih yang mengusung Prabowo-Hatta.

"Saya katakan dan saya tegaskan bahwa urusan prokomunis itu adalah betul-betul sebuah fitnah dan hoaks. Mengapa? Karena ketika Pak Jokowi diusung jadi Wali Kota Solo dua periode, tidak pernah ada isu demikian," kata Romi dalam pidato pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Hotel Patra, Semarang, Jumat (13/4/2018).

"Bahkan partai yang sama juga mengusung Pak Jokowi pada Pilgub 2012, tidak muncul isu demikian. Mengapa demikian pada tahun 2014 posisinya berhadapan tiba-tiba muncul isu komunis. Itu artinya ini adalah rekayasa," kata Romi lagi.

...

Ia pun mengungkapkan saat itu di tim pemenangan Prabowo-Hatta terdapat banyak faksi, mulai dari yang resmi maupun tidak. Kala itu, lanjut Romi, ada yang menyampaikan pikiran-pikiran produktif dan ada pula yang menyampaikan pikiran-pikiran provokatif untuk memenangkan Prabowo-Hatta.

"Di antara pemikiran provokatif yang muncul pada saat itu adalah bahwa Pak Jokowi adalah anak seorang tionghoa yang bernama Oey Hong Liong, dan dia adalah aktivis PKI. Itu dibuat, dibukukan, dibakukan ke dalam satu tabloid yang bernama Obor Rakyat," ungkap Romi.
Namun, Obor Rakyat bukan bagian dari tim pemenangan dan relawan resmi. Bahkan dirinya diajak mengedit tabloid tsb, namun tegas menolak.

"Saya mengatakan ini fitnah. Kalau nanti Prabowo enggak menang kita bakal dapat masalah. Kalau menang bisa jadi dengan kekuasaan bisa ditutup hukumnya. Tetapi kalau kalah bisa cilaka kita. Maka saya enggak mau melakukan koreksi," ujar Romi.

Dicetak 1 juta eksemplar dan disebarkan ke 28.000 pondok pesantren serta 724.000 masjid di Pulau Jawa, ia tahu tempat pencetakannya.

"Saya berada di jantung pertarungan itu dan saya baru kali ini cerita. Kenapa? Karena hari ini pertarungan politik sangat tidak sehat. Dan sudah sangat mengganggu keutuhan kita sebagai bangsa. Karena yang seperti ini harus kita luruskan," papar Romi.

"Masyarakat kita di bawah tidak tahu bahwa itu semua palsu karena melihat itu dibungkus melalui tabloid yang sangat rapi. Cetakannya bagus. Saya pun tahu dimana tabloid itu dicetak. Dimana dikirimkannya. Tetapi itulah yang terjadi pada pemilu 2014 yang lalu," lanjut dia.

Lolong LuNganga @HajiLolong
Brur @fadlizon dan brur @Fahrihamzah tau gak ini ide siapa? Brur @prabowo dan brur @anismatta tau gak siapa yg kasih perintah? @Gerindra dan @PKSejahtera pernah nyebar fitnah dan hoax kayak isi Obor Rakyat gak sih? #TanyaSerius twitter.com/tribunnews/sta…
AntiZionis @UjangSpn
@HajiLolong @fadlizon @Fahrihamzah @prabowo @anismatta @Gerindra @PKSejahtera saya sarankan jadikan dia wapres mentri atau apalah karna kalau ngga ntar yg d bongkar bakal dr kubu pakdhe.
Muhammad Marwan @Mhdmarwan17
@HajiLolong @fadlizon @Fahrihamzah @prabowo @anismatta @Gerindra @PKSejahtera Sekalian diangkat dong ini ke dalam tabloid Obor Rakyat, dengan judul "Dibungkam Wakil Rakyat". 😂 pic.twitter.com/j29WAQ7ukN
Expand pic
Andre @Andre__Aja
@UjangSpn @HajiLolong @fadlizon @Fahrihamzah @prabowo @anismatta @Gerindra @PKSejahtera Kalau gitu doain 2019 Jokowi menang ya biar bisa angkat beliau minimal jadi mentri ☺️
mei Amoy kecil 他很米兰 @Namaku_Mei
Kejujuran itu lebih baik Ketau Umum PPP Romahurmuziy dalang balik tabloid obor Rakyat yang memprovakasi Plipres 2014 dilakukan secara tidak nasional. pic.twitter.com/qaYFE8Ldri
Abah Ka'Ab @embah72
Pantas banyak pesantren yg teracuni propaganda Obor Rakyat pendukung Prabowo-Hatta. Penyebarannya sangat masif di pesantren", semoga kedepan pesantren kita lebih cerdas dlm mencerna informasi. nasional.kompas.com/read/2018/04/1…
messartc @Bromatra
@karniilyas @ILC_tvOnenews Konteks KETUM PPP kah ini? Bung Romi membongkar dalang Obor Rakyat dan yg pemroduksi konteks & konten hoax selama ini. Krn bung Romi toh pernah menjadi salah satu ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta di 2014. Dia tahu seluk beluk jaringan pendukung Prabowo

PPP resmi mendukung kembali pencalonan Jokowi sebagai capres 2019

M. Romahurmuziy @MRomahurmuziy
Kalau orang" baik tidak mau masuk politik maka politik akan diisi orang-orang jahat. Kalau muslim tidak mau berpolitik, maka muslim akan dipimpin oleh orang" yang tidak perduli dengan Islam. #MunasUlamaPPP pic.twitter.com/MbcGB9u19w
Expand pic
M. Romahurmuziy @MRomahurmuziy
Salah satu alasan diadakan Munas Alim Ulama ini adalah untuk meminta Fatwa serta Dalil-dali Syar'i @DPP_PPP mendukung pak @jokowi . pic.twitter.com/TeOwGtcUL0
Expand pic
M. Romahurmuziy @MRomahurmuziy
#MunasUlamaPPP ini jg akan membahas tentang Bagaimana Dalil Hukum : 1. Mencalonkan Pemimpin Non Muslim di Daerah yg seimbang antara penduduk Muslim & Non Muslimnya. 2. Hukum Membuay & Menyebarkan Hoax/Fitnah demi Membela Islam ? 3. Kriteria Calon Wakil Presiden Pak @jokowi Dll pic.twitter.com/HvqBDe9CwH
Expand pic
M. Romahurmuziy @MRomahurmuziy
Terhitung dalam 2 tahun terakhir sudah 4 kali Presiden @Jokowi hadir di tengah-tengah keluarga besar PPP. Ini menunjukkan kecintaan dan hubungan emosional yang sangat kuat antara PPP dengan Presiden @jokowi #PPPForJokowi pic.twitter.com/bXAA7ISMVE
Expand pic
@raulianyanto @raulianyanto
@MRomahurmuziy @jokowi Betul tuh bung.... Romahurmuziy...dr pada tetangga no....nyinyir Mulu...kasihan....menunggu...sampai Agustus...yang kuat....mau koalisi...partai lain mikir kali ya..bung kecuali prida..Sera..Sera...itu...bung...siapa pun itu ngak penting... assalamualaikum...awas kpl.. awasi hati
Bandi Nasir @bandi_nasir
@MRomahurmuziy @jokowi Hubungan emosinal yg perlu ditindaklanjut Gus ... , nampaknya beliau sdh kerasan dan merasa nyaman dg PPP
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.