0
Temporary Hiatus @OkeOnta
1. Pengharaman Babi dan Segala Unsurnya Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al- Baqarah: 173).
Temporary Hiatus @OkeOnta
“Diharamkan (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging) yg disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, terpukul, jatuh, ditanduk dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala” (QS Al-Maidah: 3)
Temporary Hiatus @OkeOnta
“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 115).
Temporary Hiatus @OkeOnta
2. Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Begitu juga dilarang memakan daging babi baik yang mati dengan cara disembelih atau mati dalam keadaan tidak wajar. Lemak babi pun haram dimakan sebagaimana dagingnya karena penyebutan daging.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
dalam ayat cuma menunjukkan keumuman (aghlabiyyah) atau dalam daging juga sudah termasuk pula lemaknya, atau hukumnya diambil dengan jalan qiyas (analogi).” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 36)
Temporary Hiatus @OkeOnta
3. Yang jelas haramnya babi adalah berdasarkan ijma’ atau kata sepakat ulama sebagaimana dikatakan oleh Ibnul ‘Arabi rahimahullah. Penyusun Ahkam Al-Qur’an ini berkata, “Umat telah sepakat haramnya daging babi dan seluruh bagian tubuhnya.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
Dalam ayat disebutkan dengan kata ‘daging’ karena babi adalah hewan yang disembelih dengan maksud mengambil dagingnya. … Dan lemak babi termasuk dalam larangan daging babi.” (Ahkam Al-Qur’an, 1: 94).
Temporary Hiatus @OkeOnta
4. Hikmah Diharamkannya Babi Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Diharamkan darah yang dialirkan karena darah seperti itu dapat membangkitkan syahwat dan menimbulkan amarah. Jika terus dikonsumsi, maka akan membuat seseorang bersikap melampaui batas.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
Saluran darah inilah tempat mengalirnya setan pada badan manusia. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setan itu bisa menyusup dalam diri manusia melalui saluran darahnya.” (HR. Bukhari, no. 3281; Muslim, no. 2175).”
Temporary Hiatus @OkeOnta
5. Begitu pula orang yang memakan binatang buas yang bertaring bisa mendapat pengaruh sombong dan congkak di mana sifat tersebut termasuk watak hewan buas. Ada juga hewan yang diharamkan karena sifatnya yang khobits (menjijikkan) seperti babi yang kita bahas kali ini.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
Maka orang yang gemar memakan babi akan punya sifat khobits pula. Juga yang memakan hewan ini bisa mewarisi sifat sombong dan angkuh sebagaimana babi.
Temporary Hiatus @OkeOnta
6. Lantas apa dalam keadaan darurat masih dibolehkan untuk dimakan? Karena kebolehannya dalam keadaan darurat seperti itu mengingat bahwa mengambil maslahat dengan dipertahankannya jiwa lebih didahulukan daripada menolak bahaya seperti yang disebutkan.....
Temporary Hiatus @OkeOnta
Karena bahaya di atas tidak diwarisi ketika dalam keadaan hajat yang besar seperti yang disebutkan. (Lihat kitab Al-Ath’imah karya guru kami, Syaikh Shalih Al-Fauzan, hlm. 39-40. Lihat penjelasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al-Fatawa, 21: 585 dan 20: 340)
Temporary Hiatus @OkeOnta
7. Kenapa Babi Diciptakan? Jika memakan babi itu haram, kenapa Allah menciptakan babi? Moga pertanyaan ini bukan bercanda. Pertanyan itu sama saja maksudnya, kenapa sampai Allah menciptakan sesuatu yang buruk? Maka pertanyaan itu sama juga dengan, kenapa Allah menciptakan setan?
Temporary Hiatus @OkeOnta
“Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. An-Nuur: 51) rumaysho.com/13221-kenapa-b…

Comment

Elvira Blank @blank_elvira 14/04/2018 07:46:53 WIB
Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? Aku mau kenalin Game Bola Online Piala Dunia. http://www.s128agen.com/
Login and hide ads.