'Apa Aku Salah Pilih Teman?' Curhat Netijen Yang Soroti Respon Menjatuhkan Dari Orang Sekitar Yang Suka Bikin Down

'Apa kita secara otomatis berusaha menjatuhkan orang lain?'
komentar curhat sahabat teman psikologi viralnow
0
Daniel Prasatyo @daprast
Dulu, awal-awal ada penerbangan murah, aku sering sekali ditanyai penumpang di sampingku, "Mas dapet harga berapa tiketnya?"
Daniel Prasatyo @daprast
Waktu itu, penerbangan Jogja-Jakarta. Aku dapat harga 467 ribu. Aku jawab ke si Bapak, "Lima ratusan, Pak." Dia langsung bilang, "Wah, mahal itu Mas!"
Daniel Prasatyo @daprast
"Bapak dapet harga berapa?" aku jadi balik nanya. Yang sebenernya sih males banget. Dengan semangat, Bapak itu bilang, "Saya dapet cuma empat ratus, Mas."
Daniel Prasatyo @daprast
Belum cukup, dia tunjukin bukti pembayaran tiketnya. Iya, empat ratus ribu. Tepatnya, empat ratus enam puluh tujuh ribu. "Wah, murah, Pak," kataku bingung. Si Bapak tersenyum bahagia.
Daniel Prasatyo @daprast
Suatu waktu, aku beli hape. Waktu aku beli, harganya 850.000. Lupa, seri apa, tapi zaman hape masih monophonic dan belum pakai OS. Besoknya, temanku beli hape yang sama di konter yang sama, harganya 845.000.
Daniel Prasatyo @daprast
"Rugi kamu, belinya kecepetan. Coba nunggu sehari, kan dapet lebih murah!" kata temanku tadi. Aku bingung harus jawab apa.
Daniel Prasatyo @daprast
Suatu hari, aku lagi nongkrong bengong di Dunkin Donuts di Denpasar. Datanglah seorang perempuan, yang langsung menghampiri temannya, perempuan juga, di sofa di sampingku.
Daniel Prasatyo @daprast
Si teman menyapa, "Ciyee abis beli hape neh? Beli apa?" "Ini," si perempuan nyodorin kotak hapenya. "Kok kamu beli yang iPhone 4 sih? Ini kan produk gagal. Mending kamu beli yang 4s."
Daniel Prasatyo @daprast
O ya, dulu juga pernah, pergi ke Education Fair universitas-universitas Australia, waktu masih di Jogja, waktu masih SMA. Temanku bilang, "Ngapain kuliah di Australia? Mending langsung ke Inggris atau Amerika."
Daniel Prasatyo @daprast
Waktu aku menceritakan tentang pacarku ke temanku, waktu SMA, sambil nunjukkin fotonya, temanku komentar, "Kok item gendut gini sih?"
Daniel Prasatyo @daprast
Waktu cerita tentang pacar yang sesudah itu, dia komentar, "Ganteng sih, tapi kok mukanya kayak kegatelan gitu?"
Daniel Prasatyo @daprast
Itu sekadar ilustrasi berdasarkan pengalamanku. Semuanya aku alami sendiri. Pertanyaan yang muncul di kepalaku, adalah, 1) Apakah kita secara otomatis berusaha menjatuhkan orang lain? 2) Apakah aku salah pilih teman?
Daniel Prasatyo @daprast
Ini pertanyaan yang sangat besar bagiku. Apa iya, kita nggak bisa ikutan senang melihat orang lain senang, dan langsung menjatuhkan begitu saja?
Daniel Prasatyo @daprast
Kalau iya, tujuannya apa? Supaya dia tidak lebih senang dari kita? Supaya kita senang di atas ketidaksenangannya — akibat kita jatuhkan?
Daniel Prasatyo @daprast
Hipotesaku sih begitu. Kita nggak bisa aja lihat orang lain happy. Selalu aja bisa dan berusaha menemukan celah untuk mencela, untuk menunjukkan bahwa kita lebih.
Daniel Prasatyo @daprast
Paling seru kalau memperhatikan ibu-ibu yang saling membanggakan anaknya.
Daniel Prasatyo @daprast
Lucunya, "lebih" di sini nggak cuma yang di atas, tapi juga yang di bawah. "Duh, kerjaan lagi bikin pusing neh." "Yaelah gitu doang ngeluh. Gua yang lembur tiap hari aja kagak ngeluh."
Daniel Prasatyo @daprast
Waktu itu, jujur aja, aku sempat merasa putus asa. Ya mau gimana, apa pun yang aku lakukan, yang aku beli, yang aku capai, selalu dijatuhkan/disepelekan oleh teman-temanku.
Daniel Prasatyo @daprast
Belum sempat cerita hal yang bikin senang hari itu, sudah dibilang kemahalan, lah, mereknya nggak bagus, lah, produk gagal, lah, adaaaaa aja.
Daniel Prasatyo @daprast
Belum sempat cerita hal yang bikin sesek hari itu, udah dibilang manja, lah, ga tangguh, lah, cemen, lah, bahkan diduluin cerita yang menurutnya lebih parah lagi.
Daniel Prasatyo @daprast
And so I did what I think the right thing to do. Teman-teman yang seperti itu, bukan teman yang aku perlu.
Daniel Prasatyo @daprast
Ketika aku beli hape baru, misalnya. Yang komentar "Kok ASUS sih, belinya?" langsung aku kasih nilai minus. Yang komentar, "Ciye, hape barunya dielus-elus terus ciye..." langsung dapet nilai plus.
Daniel Prasatyo @daprast
Ketika papa nggak ada, yang nanya, "Kok mendadak, meninggalnya?" atau, "Kok nggak kamu paksa aja papamu kemoterapi?" langsung aku nilai minus.
Daniel Prasatyo @daprast
Yang dapet nilai plus, yang datang dan langsung meluk, atau yang nanya, "How are you holding up? How is your mother holding up? Are you okay? If you need to talk, I'm here."
Load Remaining (18)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.