Menjaga dan Memuliakan Ulama

Ulama adalah pewaris nabi. Mereka yang akan memusnahkan segala pemikiran sesat serta segala bentuk keraguan dari dalam hati dan jiwa manusia. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. "Sungguh perumpamaan para ulama di bumi seperti bintang-bintang di langit yang dengan cahayanya menerangi kegelapan di darat dan di laut." (HR Ahmad) Read More
law crime saveulama
0
Muslimah News ID @muslimahnewsid
1. MENJAGA DAN MEMULIAKAN ULAMA (Buletin Kaffah_29_7 Jumada ats-Tsaniyah 1439 H- 23 Februari 2018 M) | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
2. Sejak akhir Januari hingga kini terjadi berbagai serangan terhadap ulama, ustadz, masjid dan pesantren di berbagai wilayah di negeri ini. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
3. Kasus pertama menimpa Pimpinan Pesantren Al-Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri (Mama Santiong). Ia menjadi korban penganiayaan usai shalat subuh di masjid pada Sabtu (27/1). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
4.Polisi lalu menangkap pelaku penganiayaan yang kemudian dinyatakan lemah ingatan. Kemudian muncul kasus lain yang menimpa Komando Brigade PP Persis, Ustadz Prawoto. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
5. Beliau bahkan wafat setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat dianiaya oleh seorang pria pada Kamis (2/1) pagi (Republika, 2/2/2018). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
6. Setelah itu bermunculan kasus lain. Di Jawa Timur, dua pengasuh Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, KH Zainuddin Jazuli dan KH Nurul Huda Jazuli, disatroni oleh orang tak dikenal dengan membawa pisau sambil berteriak-teriak. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
7. Pelaku kemudian diamankan oleh Polres Kediri untuk diinterogasi (JawaPos, 20/2018). Sebelumnya terjadi penyerangan pada Ahad, 18 Februari 2018, kepada KH Hakam Mubarok, pengasuh Pesantren Karangasem, Paciran, Lamongan. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
8. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera, pelaku yang bernama Nandang Triyana bin Satibi, 23 tahun, warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diduga gila (Tempo, 19/2/2018). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
9. Selain itu Masjid Baiturrahim Jl Sumurgempol No 77 Karangsari Tuban Jawa Timur dirusak oleh orang yang tidak dikenal pada Selasa (12/2) dini hari. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
10. Menurut informasi dari Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa (Republika, 13/2/2018). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
11. Masih banyak kasus lainnya yang datang silih berganti dengan kesamaan modus: menyerang ulama, ustadz, atau merusak masjid; lalu ketika pelakunya tertangkap, mereka dinyatakan mengalami gangguan jiwa atau gila. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
12. Ada Rekayasa? Tentu berbagai kasus yang terjadi tersebut harus ditangani oleh aparat negara secara serius, seksama dan transparan. Tuntutan dari masyarakat bermunculan. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
13.Di antaranya dari 300 ulama perwakilan Pondok Pesantren se-Priangan Timur yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Situasi (FMPS) yang menghadiri rapat di Ponpes An-Nur Jarnauziyyah, Rabu (14/2). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
14. Forum tersebut mencurigai adanya rekayasa kasus serangan orang berstatus gila pada ulama (Republika, 14/2/2018). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
15. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur pun mendesak Kepolisian mengusut tuntas siapa dan apa di balik insiden penyerangan berantai terhadap tokoh agama dan tempat ibadah yang belakangan ini terjadi di tiga wilayah di Jawa Timur. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
16.“Apakah ini kriminal murni atau ada gerakan by design atas semua peristiwa yang terjadi belakangan ini?” kata Ketua PWNU Jawa Timur, KH. M Hasan Mutawakkil Alallah (Tempo, 19/2/2018). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
17. Bahkan Pengasuh Pesantren Al-Amien Kediri, yang juga kiai sepuh Nahdlatul Ulama, KH Anwar Iskandar, memperingatkan agar kasus penyerangan terhadap ulama tidak dibiarkan berlarut-larut. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
18. Jika dibiarkan, kepercayaan masyarakat kepada negara lambat-laun akan turun. KH Anwar mempertanyakan kinerja aparat Kepolisian yang cenderung lamban. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
19. Seharusnya aksi ini sudah bisa dicegah dan dilacak siapa dalangnya. “Menemukan teroris sampai orang hilang saja bisa, masak ini sulit sekali?” ucapnya (Tempo, 19/2/2018). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
20. Demikian jg yg disampaikan oleh mantan ketua umum PP Muhammadiyah, M Dien Syamsuddin, "Saya juga meminta agar Polri melakukan upaya pencegahan & perlindungan atas pemuka agama, serta mengawasi orang gila (atau berpura gila)," (Republika.co.id, 18/2/18). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
21. Pernyataan dari Kepolisian yang dinilai terburu-buru, yang menyebutkan bahwa pelaku penyerangan itu mengalami gangguan jiwa, juga mendapatkan kritik keras. Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia Danardi Sosrosumihardjo merasa, | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
22. penyebutan pelaku penyerangan sebagai penyandang gangguan jiwa atau orang gila terlalu cepat dilakukan. Untuk mengatakan itu perlu pembuktian melalui diagnosis dokter. "Itu rasanya perlu dikoreksi menurut saya," kata dia (Republika, 14/2/2018). | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
23. Di sini tentu masyarakat menunggu keseriusan Pemerintah dalam menangani berbagai kasus penyerangan ini. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
24. Negara Wajib Menjamin Rasa Aman. Salah satu tugas negara adalah memberikan jaminan rasa aman kepada rakyatnya. Siapapun mereka. Apalagi bila yang harus dijaga keamanannya adalah ulama. | #SaveUlama
Muslimah News ID @muslimahnewsid
25.Serangan terhdp ulama menunjukkan bhwa jaminan rasa aman di negeri ini masih mahal. Aparat pun malah terkesan meremehkan berbgai peristiwa trsbt. Dalm wawancaranya dgn media, Kapolri menyebutkan bhwa berbgai serngan itu adlh kriminal biasa (Republika, 13/2/2018). | #SaveUlama
Load Remaining (22)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.