1
Temporary Hiatus @OkeOnta
Ini yang Harus Dilakukan Makmum Saat Imam Membaca Surat by @islamidotco pic.twitter.com/BaTRfazbvI
Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan dalam Kitab Nihayatuz Zain Syarh Qurratul Ain, makmum tak perlu membaca surat pada saat imam membaca keras (jahr), berbeda dengan shalat yang sirr (pelan), makmum tetap harus membaca surat karena ia tidak mendengar bacaan suratnya imam.
Temporary Hiatus @OkeOnta
“Tidak perlu membaca surat bagi makmum pada shalat yang jahr, tetapi cukup mendengarkan bacaan imamnya. Jika tidak mendengar karena ia tuli atau jaraknya jauh atau alasan lain, maka makmum tersebut tetap membaca satu surat atau lebih sampai imam melakukan rukuk.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Karena diamnya makmum tersebut tidak berarti apa-apa. Sedangkan pada shalat sirriyah, makmum tetap membaca surat, karena ia tidak mendengar bacaan imam, selama ia bukan masbuq. Jika ia makmum masbuq, maka gugurlah bacaan suratnya sebagaimana gugurnya al-Fatihah atau sebagiannya.”
Temporary Hiatus @OkeOnta
Lalu, apa yang dilakukan makmum saat imam membaca surat dengan keras? Makmum tersebut cukup mendengarkan bacaan suratnya imam. Hal ini senada dengan pendapat Syekh Nawawi di atas, sekaligus searah dengan hadis dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh An-Nasai.
Temporary Hiatus @OkeOnta
“Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya imam itu untuk diikuti. Maka ketika ia membaca takbir, bertakbirlah kalian semua dan jika ia membaca bacaan, diamlah dan dengarkan. Dan jika ia mengucapkan samiallahuliman hamidah, maka ucapkanlah allahumma rabbana lakal hamd" (HR. An-Nasai)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.