Nusantara dan Peradapan Harmoni

Chirpified
0
Syahri @Syahri35998453

02. Peradaban Nusantara adalah peradaban yang terlatih dan terbukti sukses melewati hidup damai dalam keragaman. Peradaban ini mampu mengakomodasi kepentingan bersama dibandingkan kepentingan individual.

09/04/2018 12:00:24 WIB
Syahri @Syahri35998453

03. Sehingga upaya membandingkan satu dengan yang lainnya, sungguh akan mencederai peradaban kita ini.

09/04/2018 12:00:25 WIB
Syahri @Syahri35998453

04. Saya teringat ucapan Jalaluddin Rumi, sufi agung dari Persia pernah berkata; perbedaan di antara manusia berasal dari nama; sementara saat engkau mencapai makna maka engkau meraih kedamaian.

09/04/2018 12:00:25 WIB
Syahri @Syahri35998453

05. Wahai inti dari segala yang ada! Adalah karena sudut pandang, maka ada perbedaan antara seorang Muslim, Zoroaster dan Yahudi. Setiap Nabi dan setiap orang suci memiliki jalannya sendiri, tetapi tiap jalan itu menuju Tuhan; berbagai jalan itu sesungguhnya adalah satu.

09/04/2018 12:00:25 WIB
Syahri @Syahri35998453

06. Jika pada hakikatnya tiap jalan menuju kepadaNya, entah lewat jalur Budaya dan jalur agama, keduanya bukan untuk saling dipertentangkan tetapi untuk saling menguatkan. Jika corak keislaman yang kaya di Nusantara ditarik subtansinya, hasilnya pasti akan sama.

09/04/2018 12:00:26 WIB
Syahri @Syahri35998453

07. Jangan tergesa-gesa menghukumi penistaan, pelecehan apalagi sesat pada pemahaman yang berbeda dnegan kita pahami. Apalagi selama ini kita hanya ikut kajian di Youtube, bukan pengajian dengan kyai-kyai dengan sanad keilmuan yang jelas dan luas.

09/04/2018 12:00:26 WIB
Syahri @Syahri35998453

08. Jarang baca buku agama, bacanya hasil browsing di google dan sering emosional karena termakan provokasi potongan video dan meme di media sosial, tanpa membudayakan konfirmasi (tabayyun).

09/04/2018 12:00:27 WIB
Syahri @Syahri35998453

09. Padahal Tuhan telah mewanti-wanti sikap tergesa-gesa ini dalam surah al Isra’ ayat 11 “Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu bersifat tergesa-gesa.”.

09/04/2018 12:00:27 WIB
Syahri @Syahri35998453

10. Menurut Prof. Quraish Shihab, ayat ini menjelaskan bahwa manusia mempunyai tabiat selalu tergesa-gesa dalam menghukumi apa yang terjadi pada manusia, dalam segala ucapan dan perbuatan.

09/04/2018 12:00:27 WIB
Syahri @Syahri35998453

11. Manusia biasanya tergesa-gesa dalam menyeru kepada kejahatan sebagaimana halnya dalam menyeru kepada kebaikan.

09/04/2018 12:00:28 WIB
Syahri @Syahri35998453

12. Juga biasanya tergesa-gesa dalam berdoa kepada Allah agar diturunkan bala kepada siapa yang menyulut amarahnya sebagaimana halnya ketika mendoakan seseorang dengan kebaikan.

09/04/2018 12:00:28 WIB
Syahri @Syahri35998453

13. Penutup, saya ingin sedikit cerita tentang percakapan sore yang cerah di kedai Baso. Baso: “Kau sudah dengar puisi Ibu itu?” Beddu: “Sudah.”

09/04/2018 12:00:29 WIB
Syahri @Syahri35998453

14. Baso: “Lalu bagaimana tanggapanmu?” Beddu: “Kalau menurutmu ia keliru, tegurlah dengan cara yang santun. Sebab jika tidak (santun), maka kau pun butuh ditegur. Amar ma’ruf nahi mungkar ditegakkan dengan bil ma’ruf, bosku”. Wallahu ‘alam bishowab.

09/04/2018 12:00:29 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!