0
Syahri @Syahri35998453
02. Peradaban Nusantara adalah peradaban yang terlatih dan terbukti sukses melewati hidup damai dalam keragaman. Peradaban ini mampu mengakomodasi kepentingan bersama dibandingkan kepentingan individual.
Syahri @Syahri35998453
03. Sehingga upaya membandingkan satu dengan yang lainnya, sungguh akan mencederai peradaban kita ini.
Syahri @Syahri35998453
04. Saya teringat ucapan Jalaluddin Rumi, sufi agung dari Persia pernah berkata; perbedaan di antara manusia berasal dari nama; sementara saat engkau mencapai makna maka engkau meraih kedamaian.
Syahri @Syahri35998453
05. Wahai inti dari segala yang ada! Adalah karena sudut pandang, maka ada perbedaan antara seorang Muslim, Zoroaster dan Yahudi. Setiap Nabi dan setiap orang suci memiliki jalannya sendiri, tetapi tiap jalan itu menuju Tuhan; berbagai jalan itu sesungguhnya adalah satu.
Syahri @Syahri35998453
06. Jika pada hakikatnya tiap jalan menuju kepadaNya, entah lewat jalur Budaya dan jalur agama, keduanya bukan untuk saling dipertentangkan tetapi untuk saling menguatkan. Jika corak keislaman yang kaya di Nusantara ditarik subtansinya, hasilnya pasti akan sama.
Syahri @Syahri35998453
07. Jangan tergesa-gesa menghukumi penistaan, pelecehan apalagi sesat pada pemahaman yang berbeda dnegan kita pahami. Apalagi selama ini kita hanya ikut kajian di Youtube, bukan pengajian dengan kyai-kyai dengan sanad keilmuan yang jelas dan luas.
Syahri @Syahri35998453
08. Jarang baca buku agama, bacanya hasil browsing di google dan sering emosional karena termakan provokasi potongan video dan meme di media sosial, tanpa membudayakan konfirmasi (tabayyun).
Syahri @Syahri35998453
09. Padahal Tuhan telah mewanti-wanti sikap tergesa-gesa ini dalam surah al Isra’ ayat 11 “Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu bersifat tergesa-gesa.”.
Syahri @Syahri35998453
10. Menurut Prof. Quraish Shihab, ayat ini menjelaskan bahwa manusia mempunyai tabiat selalu tergesa-gesa dalam menghukumi apa yang terjadi pada manusia, dalam segala ucapan dan perbuatan.
Syahri @Syahri35998453
11. Manusia biasanya tergesa-gesa dalam menyeru kepada kejahatan sebagaimana halnya dalam menyeru kepada kebaikan.
Syahri @Syahri35998453
12. Juga biasanya tergesa-gesa dalam berdoa kepada Allah agar diturunkan bala kepada siapa yang menyulut amarahnya sebagaimana halnya ketika mendoakan seseorang dengan kebaikan.
Syahri @Syahri35998453
13. Penutup, saya ingin sedikit cerita tentang percakapan sore yang cerah di kedai Baso. Baso: “Kau sudah dengar puisi Ibu itu?” Beddu: “Sudah.”
Syahri @Syahri35998453
14. Baso: “Lalu bagaimana tanggapanmu?” Beddu: “Kalau menurutmu ia keliru, tegurlah dengan cara yang santun. Sebab jika tidak (santun), maka kau pun butuh ditegur. Amar ma’ruf nahi mungkar ditegakkan dengan bil ma’ruf, bosku”. Wallahu ‘alam bishowab.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.