0
Aven Jaman @AvenDoank
Tolak Bigot Politisasi Puisi Gus Mus 1. Ada pepatah, "The poet can do no wrong".Puisi adlh sbuah karya sastra. Sbg karya sastra, ga ada kata yg ga pantas. Memahami maknanya mesti dlm konteks satra, jgnn ditarik2 ke penafsiran agama. @GPAnsor_Satu @ganjarpranowo @gusmusgusmu pic.twitter.com/VuRlzvuZfm
Expand pic
Expand pic
Aven Jaman @AvenDoank
2. Bila puisi dinilai dr sudut agama, maka Kitab Kidung Agung pun takkan mungkin ada di Kitab Perjanjian Lama orang Kristen. Kidung Agung adalah puisi dg nilai sastra tingkat tinggi tapi menggunakan kata2 seronok dan sexuil. Ngacenger jgn baca! @SinthaS5 #GanjarTakMenistaAdzan
Aven Jaman @AvenDoank
3. Puisi yg dibaca Ganjar adalah karya seorang Kiai yang amat dihormati nahdliyin bahkan yang nonmuslim, Gus Mus. Kiai dlm diri sosok Gus Mus adalah seorang sastrawan, pujangga. @ASapardan @wahhabicc_jabar @3mtr1 @DjanChoek @Dan1eL_Pu
Aven Jaman @AvenDoank
4. Ketika pimpin pesantren, lihatlah beliau sbg Kiai! Saat gubah puisi, lihatlah beliau sbg pujangga yang mana, "The Poet Can Do No Wrong" tadi! Di tangan pujangga, semua kata menjadi lumrah utk sampaikan maksud meski seronok sekalipun. @04Nakula @RizmaWidiono @BadjaNuswantara
Aven Jaman @AvenDoank
5. Puisi karya Gus Mus rendahkan adzan? Belajarlah memahami makna sastrawi dari sebuah kata! Apalagi penggarangnya adlh seorang Kiai. Seorang Gus Mus pula. @Next_J2P @el_jojoel @_eLvans
Aven Jaman @AvenDoank
6. Oh, atau jangan2 karena yang membacakannya adlh seorang Gub berprestasi yg berniat maju kembali dlm diri Ganjar P? @SiswantiYeni @Dwiyana_DKM @yogo_prst @YuYemElek01 @Yettidewi
Aven Jaman @AvenDoank
7. Jika iya, kalian itulah yang nista, yang hina. Masih kurangkah ayat dan mayat dipolitisir di DKI sampai2 karya sastra pun kalian politisir? Hina bener cara berpolitik kalian itu.... Elegan dikit, napa? @4Y4NKZ @enylove2 @semiaji_w @IvoneHC @irw4n5y4h1 @SafitriThirtyS1

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.