Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

[Part 1] #Memetwit Dipertemukan dengan Iblis, Kisah Tama Dokter Muda Siap Nikah yang Terbaring Sekarat dalam Perjalanan Melamar Gadis Pujaan by @GiaPratamaMD

Jangan mati dulu. Lawan!
7
izza @ozora46

Abis khatam thread pocong ririn ala pa Aria, skrg lanjooott threadnya dr. Gia 😄 twitter.com/GiaPratamaMD/s…

03/04/2018 22:49:49 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Ada Novel fiksi namanya Ghost Fleet, katanya saking meyakinkannya smpe berasa jd sebuah kajian ilmiah oleh beberapa org, shingga bisa jd referensi keyakinan trhadap masa depan. Aku jd terinspirasi, mo coba ah bikin cerita fiksi. Sapa tau bisa jd rujukan ilmiah. Gini ceritanya.

03/04/2018 14:24:21 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

"Sekarang kita resmi menjadi seorang dokter!" Teriak Tama sambil mengepalkan tangan di podium, di depan ratusan dokter2 lain dan keluarga yang mengikuti acara wisuda dokter Siang hari itu. Teriakan itu diikuti teriakan "Horeee.. " dari seluruh wisudawan.

03/04/2018 14:34:37 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Ayah ibu tama duduk di kursi bagian depan sambil berlinang air mata melihat anaknya di panggung mendapat penghargaan lulus cum laude dan nilai UKDI tertinggi di Jakarta. "Saya mempersembahkan penghargaan ini untuk ayah dan ibu, yg telah memberikan segalanya untuk saya"

03/04/2018 14:39:39 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Tepuk tangan mengiringi langkah tama turun dari atas panggung, teman2nya berdiri menyambut untuk memberikan selamat kepada tama, diikuti kedua orang tuanya yg langsung memeluk tama, "I am proud of you son" bisik ayahnya. Ibunya masih berderai air mata.

03/04/2018 14:42:55 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

"Satu impianmu sudah tercapai nak, sore ini kita 'menjemput' impian terbesar keduamu". Tama tersenyum bahagia "Siap bu, Saya sudah siap untuk melamar Rina sore ini, kita lgs ke Bandung ya bu, keluarganya sudah menunggu disana"

03/04/2018 14:45:47 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Adik tama, seorang perempuan yang masih SMA menjemput mereka bertiga di Lobby. Bertukar tempat pengemudi dengan Tama, "ga mau nyoba nih de keluar kota" kata tama, "enggaaa, belum berani.. " kata putri menolak kk nya. "Oke deh, sit in front ya, watch and learn"

03/04/2018 14:50:19 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Mereka berempat berangkat ke bandung, via tol dalam kota, lalu masuk ke Planet Bekasi kembali ke Bumi via tol Cikampek lanjut menuju tol Cipularang.

03/04/2018 14:53:58 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Sejak cikampek hujan sudah mulai turun rintik2, mereka ngobrol diiringi derik hujan di atap mobil minibus mereka. "Ka, jgn naroh standar terlalu tinggi dong buat adek, ini mau masuk kampus kk aja setengah mati, kk malah lulus cumlaude dari sana"."Engga de, you are better than me"

03/04/2018 15:07:58 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Hujan tidak mereda malah makin deras, awan hitam makin tebal. Tama mengurangi kecepatan, tapi keluarga ini tetap ngobrol dengan asiknya, ayah tama sering melucu garing, tpi ibu selalu ketawa. Kehangatan dalam mobil mengalahkan dingin dan kelamnya suasanan di luar.

03/04/2018 15:16:13 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Ketika masuk jembatan cipularang dengan jarak pandang yg sangat terbatas tiba dari sebelah kanan depan terdengar bunyi sangat keras sekali "BRAAKK..!!! " diikuti hening sesaat. Dan seperti slow motion mata Tama melebar, melihat sebuah Truk berukuran besar melayang dan menukik

03/04/2018 15:33:33 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Terbang dari arah berseberangan, terlontar karna menabrak sedan kecil sampai beton pembatas jalanpun tak sanggup menahan laju truk itu menuju mobil dari arah berlawanan, mobil Tama.

03/04/2018 15:37:42 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Tukikan itu mengarah ke pintu kanan belakang, tempat ibunya duduk. Tama mencoba menginjak gas sedalam2nya, tapi too late, slow motion pun berhenti, dlm sepersekian detik, "BRRAAKkKk!!. Truk menghantam mobil Tama sekencang2nya, membuat dua kendaraan itu berguling2 bersamaan..

03/04/2018 15:43:32 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Beberapa menit kemudian tama tersadar dan mencoba membuka matanya, hanya mata kanannya yg sanggup terbuka, itupun tertetesi darah dari pelipisnya. Dia mencoba melihat sekitar, dirinya masih terikat sabuk pengaman di kursinya, kaca depan sudah hilang.

03/04/2018 17:22:24 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Tubuhnya tdk bisa digerakkan, sakitnya luar biasa, dia menyadari tulangnya pasti patah di beberapa tempat, khususnya tgn kirinya dan kedua kakinya, hujan masih deras, dia mencoba melihat kekiri, adeknya sudah tdk ada di tmpat duduknya, dan ketika melihat kebelakang dia menyadari

03/04/2018 17:25:25 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Mobilnya sudah terbelah dua, krna yg dia lihat bukan kursi belakang berisi kedua org tuanya, tapi aspal basah dikegelapan hujan.

03/04/2018 17:26:42 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Beberapa menit disana, tdk ada tanda2 org lewat, Di kepalanya hanya brpikir gimana ayahnya, gimana ibunya, gimana adiknya. Dimana mrka semua, "Ya allah, tolooong.. ". Tiba2 berdiri di depannya, sesosok aneh, jelas bukan manusia, tingginya 2 meter. Melihat ke tama, menyeringai.

03/04/2018 18:51:13 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

"Siapa km? Malaikatkah?" Sapa Tama dengan tenaga2 terakhir. Sosok itu bicara, "Malaikat kamu bilang, nak? Para cahaya bersayap itu? Mereka sedang sibuk semua membantu Tuhanmu menggerakkan alam semesta ini, Saya Gorgo!" "Nak? Kita tampak seumur" Tama menyeringai.

03/04/2018 19:47:13 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

"Saya lebih tua dari duniamu, saya yg membuat Hawa memakan buah khuldi, saya yang bersumpah akan mengganggu umat manusia sampai akhir zaman, kamu sering sebut saya dengan nama Syaitan" ujar Gorgo.

03/04/2018 19:50:13 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Tama mencoba berbisik "A'udzubillahiminnassyaitonnir... " Gorgo menyelak, "percuma! Sejak hari ini, Saya tdk akan mengganggu kamu, dan saya tdk akan mengganggu seluruh umat manusia lagi, saya sudah menyerahkan sumpah saya kepada Tuhanmu, manusia sudah jauh lebih bejat dari aku!"

03/04/2018 19:54:42 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

"Ayah, ibu dan adikmu sudah mati, tdk ada lagi yg bisa kau lakukan utk mengembalikan mereka, bisa kau lakukan hanya mengenangnya, ini interaksi terakhir saya dengan manusia, saya tidak turut berduka atas kematian mereka" Air mata turun membasahi pipi Tama.

03/04/2018 19:58:05 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

"Saya akan tinggalkan seluruh barang pribadiku untukmu, kita liat seberapa hitam hatimu dengan seluruh barang itu semua, sampai jumpa di akhirat, manusia" Gorgo melayang mundur.

03/04/2018 20:23:23 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

'Saya harus hidup, saya harus hidup, handphone mana handphone, saya harus minta bantuan' tangan kanan Tama merogoh tas hitam yg tinggalkan Gorgo. Hanya bagian tubuh ini yg masih bisa digerakkan. Yg ditemukan Tama barang2 ga berguna..

03/04/2018 20:39:41 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Cincin perak, dompet kosong, kacamata baca, jam tangan tanpa jarum jam, kalung berliontin, airsoft gun, dan botol kaca kecil berisi air, atau yg tampak seperti air. "Ooh God, no phone" tapi ada air lumayan, air. Dengan jempol dan telunjuknya dia membuka botol itu dan meminumnya.

03/04/2018 20:46:02 WIB
Gia Pratama @GiaPratamaMD

Rasa panas menjalar dari perutnya, bergerak keluar menuju kaki dan tangannya, Tama sudah tdk sanggup teriak, tapi itu satu2nya yg ingin dia lakukan saat ini, saat rasa panas terus meluas ke sekujur tubuhnya. Dia teriak tak bersuara, lalu tak sadarkan diri.

03/04/2018 21:02:43 WIB
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!