Puisi Sukmawati picu kontroversi, melecehkan Islam?

dilansir laman islami.co - Dedik Priyanto
hoax Sukmawati Indonesia penistaan kontroversi megawati viralnow puisi soekarnoputri soekarno islam
0
Temporary Hiatus @OkeOnta
Puisi Sukmawati Soekarnoputri Picu Kontroversi, Melecehkan Islam? by @islamidotco pic.twitter.com/6b4HeAtu97
Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
1. Sukmawati Soekarno Putri membawakan puisi berjudul ‘ibu Indonesia’ dan dianggap melecehkan islam. Putri Proklamator RI itu memang menyebut syariat islam, cadar dan juga adzan. Tapi, benarkah itu pelecehan terhadap islam?
Temporary Hiatus @OkeOnta
2. Bait puisi yang dibacakan oleh Sukmawati di acara 29 tahun Anne Avantie Berkaya di gelaran Indonesian Fashion Week 2018 itu sebenarnya biasa saja, tidak ada yang istimewa. Coba kita perhatikan larik puisi yang ia bacakan itu dan dianggap menghina islam oleh sebagian kalangan
Temporary Hiatus @OkeOnta
3. Aku tak tahu Syariat Islam Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Temporary Hiatus @OkeOnta
Dari situ memang tampak ada indikasi ketidaktahuan terhadap syariat islam. Kalau toh pun penulis tahu akan konsekwensi ini, tentu saja tidak serta merta dihakimi dan dianggap menghina atau melecehkan islam.
Temporary Hiatus @OkeOnta
4. Larik kedua yang dianggap memicu kontroversi adalah perkara adzan. Sukmawati tampak membandingkan lantunan adzan dengan suara kidung ibu Indonesia. Aku tak tahu syariat Islam Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok Lebih merdu dari alunan azan mu
Temporary Hiatus @OkeOnta
5. Kalau ditelisik, belum jelas apa yang dimaksud dengan kidung Indonesia. Bisa jadi, itu adalah lantunan lagu-lagu lokal maupun suara yang kerap ia dengar yang berbeda dengan azan. Lalu jika dibandingkan dengan adzan yang tidak merdu, bukankah itu hanya subjektivitas ia belaka?
Temporary Hiatus @OkeOnta
6. Di twitter pun beramai-ramai memberi komentar terkait puisi ini. Ada yang bernada positif, tapi lebih banyak yang bernada negatif. Bahkan, beberapa Ketua Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar, pun memberikan pendapat tentang puisi Sukmawati ini di akun twitternya.
Dahnil A Simanjuntak @Dahnilanzar
Jadi, aku rasa tak perlu marah apalagi ngamuk-ngamuk terkait dengan puisi Ibu Sukmawati Soekarno Putri. Itu subyektifitas dan untaian rasa yang dia ungkap sebagai buah pikir dan rasa yg dia miliki.
Temporary Hiatus @OkeOnta
7. Hal senada juga diungkapkan oleh Andi Arief, aktivis dan mantan staff ahli Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, puisi Sukmawati adalah subjektivitas semata, Sukmawati tidak hendak melarang azan dan adzan.
andi arief @AndiArief__
Tak perlu reaksioner atas puisi Sukmawati. Dia cuma bicara rasa dan estetika Dia tidak hendak melarang cadar dan azan.
Temporary Hiatus @OkeOnta
8. Lebih menggelitik lagi adalah ungkapan dari penulis Okky Madasari. Novelis yangg memenangkan penghargaan sastra Khatulistiwa Literary Award tahun 2012 dan terkenal karena kerap menyuarakan suara ketidakadilan dan HAM dalam karya-karya tersebut justru mengkritisi puisi tersebut
Okky Madasari @okkymadasari
Kenapa kebanyakan orang merasa bisa menulis puisi, padahal menulis puisi itu justru susah? Puisi Sukmawati jelas jelek banget. ~
Temporary Hiatus @OkeOnta
9. Jadi, apakah puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri ini melecehkan islam? Tentu saja kita perlu lebih jernih lagi melihatnya. Umat islam pun sudah seharusnya tidak terlalu reaksioner, seperti kata Andi Arief dan tidak gampang saja menuduh orang anti terhadap islam.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.