0
Baskoro @baskoronurd
Presiden Jokowi optimistis pada 2023 mendatang semua bidang tanah di Jawa Timur sudah akan memiliki sertifikat, tidak perlu menunggu sampai waktu 160 tahun mendatang. pic.twitter.com/mdpIl2jIgg
Expand pic
Baskoro @baskoronurd
“Tahun 2023 semuanya akan dirampungkan, insyaallah rampung,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada penyerahan 5.153 sertifikat tanah untuk rakyat wilayah Malang Raya di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (28/3) sore. pic.twitter.com/czWLs06SqO
Expand pic
Baskoro @baskoronurd
Untuk mencapai target tersebut, Presiden Jokowi telah memberi target 5 juta sertifikat di seluruh Indonesia pada 2017, tahun ini 7 juta, tahun depan 9 juta.
Baskoro @baskoronurd
Tahun depan, lanjut Presiden,  tambah lagi karena dari 126 juta syang harusnya diberikan kepada masyarakat sampai hari ini baru 52 juta yang sudah diserahkan.
Baskoro @baskoronurd
Setengah saja belum ada karena sebelumnya setiap tahun itu hanya dibagi sertifikat 400 sampai 600 ribu setiap tahun.
Baskoro @baskoronurd
“Nah kalau kita nunggu setiap tahun hanya 500-600 ribu, 160 tahun baru rampung, Bapak mau? Bapak/Ibu mau? Setahun hanya 500-600 ribu, ya 160 tahun baru rampung,” ujar Presiden Jokowi. pic.twitter.com/UBafTQql7B
Expand pic
Baskoro @baskoronurd
Presiden mengaku sudah menyampaikan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) bahwa kerja ini ada target. Kalau tidak tercapai maka dirinya akan mencopot menteri.
Baskoro @baskoronurd
“Sama menteri juga sama, karena mau dicopot, perintah juga ke Kanwil BPN ke kantor BPN, awas target tidak tercapai tak copot duluan sebelum dicopot,” ungkap Presiden yang disambut senyum pengunjung yang hadir dalam acara tersebut. pic.twitter.com/Bpj6bhDGUJ
Expand pic
Baskoro @baskoronurd
Presiden Jokowi menegaskan, kalau sudah pegang sertifikat tanah itu enak, karena kalau ada orang datang minta, tidakb bisa lagi karena di dalamnya jelas namanya ada, luas tanah ada, semuanya ada. “Udah pasti balik, enggak berani dia,” ucapnya. pic.twitter.com/2tMLjGYnm5
Expand pic
Baskoro @baskoronurd
Untuk itu, Presiden berpesan bagi yang sudah pegang sertifikat agar dimasukan di plastik, kemudian difotokopi, sehingga kalau hilang yang asli, yang fotokopi bisa dipakai untuk mengurus ke kantor BPN.
Baskoro @baskoronurd
“Kenapa di plastik? Karena kalau gentingnya bocor sertifikatnya enggak rusak. Jangan lupa, banyak sertifikat rusak atau dimakan tikus karena enggak ditaruh di tempat yang betul,” tutur Presiden Jokowi.
Baskoro @baskoronurd
Kepala Negara juga mengingatkan, jika sertifikat itu disekolahkan agar dikalkulasi betul besarnya cicilan yang harus dibayar.
Baskoro @baskoronurd
Kalau kalkulasinya masuk silakan dateng ke bank, cari yang bunganya murah, ada KUR hanya 9%, yang tahun ini diusahakan 7% sehingga sangat ringan per tahun.
Baskoro @baskoronurd
Presiden menyarankan agar uang pinjaman bank dari menyekolahkan sertifikat itu tidak dipakai beli mobil, tapi gunakan semuanya untuk modal kerja, modal usaha, modal investasi.
Baskoro @baskoronurd
“Saya titip kepada Bapak/Ibu semuanya. Jangan ada yang dipakai untuk hal-hal yang bersifat kenikmatan beli mobil, beli sepeda motor, sudahlah lupakan dulu,” tutur Kepala Negara.
Baskoro @baskoronurd
Seusai membagikan sertifikat tanah, Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung, Mendikbud Muhadjir Effendy dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menyempatkan diri menonton film Yo Wis Ben,  di bioskop Cinemaxx, Malang Town Square, kota Malang. pic.twitter.com/OeNfOWKEYR
Expand pic
Baskoro @baskoronurd
Setelah kurang lebih 1 jam 30 menit, Presiden Jokowi kepada wartawan mengaku senang dengan film Yo Wis Ben yang menggunakan bahasa daerah Jawa Timur. pic.twitter.com/VDaI1G53ND
Expand pic
Baskoro @baskoronurd
“Ini film anak muda, saya kira wajib ditonton bagi yang merasa muda. Filmnya bagus sekali, banyak lucunya, banyak gerrr nya dan alur ceritanya sangat bagus,” ujarnya.
Baskoro @baskoronurd
Presiden mengaku mendapat informasi, bahwa dalam 2 (dua) tahun terakhir ini penambahan gedung bioskop di Indonesia telah mencapai 50 persen, dan jumlah pembuatan film nasional sudah meningkat 40 persen.
Baskoro @baskoronurd
“Saya kira loncatan-loncatan yang sangat bagus dalam 2 tahun ini, sehingga saya mendapatkan kabar bahwa pembuatan film ini kekurangan kru. Ini sesuatu yang bagus tetapi harus segera kita isi kekurangannya,” ucap Presiden.
Baskoro @baskoronurd
Menurut Presiden, kita memiliki seratusan lebih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan perfilman.
Baskoro @baskoronurd
Tapi yang baru diperbaiki, direvitalisasi baru 18, masih perlu perbaikan sarana dan prasarana juga, serta mengupgrade guru-guru yang ada.
Baskoro @baskoronurd
“Kekurangan kru pembuatan film bisa kita isi secepatnya. Tadi saya sudah sampaikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar itu segera diselesaikan,”kata Presiden Jokowi.
Baskoro @baskoronurd
Presiden Jokowi meyakini dengan semakin banyak ruang ruang bioskop ini memberikan kesempatan dan peluang untuk pembuat film di negara kita untuk semakin tumbuh dengan baik, karena jumlah penonton juga banyak artinya buat film untung.
Baskoro @baskoronurd
Berdasarkan data yang dilaporkan situs Katalog Film Indonesia (KFI) jumlah penonton pada tahun 2017 sebanyak 42,7 juta penonton, meningkat dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 37,2 juta penonton.
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.