9
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
As promised, I will tell you the history about Stockholm Syndrome. What is Stockholm Syndrome? And why it is called so? pic.twitter.com/bWS2aqA2JT
Expand pic
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
First, I need to take all of you back to 44 years ago, Yes....It's Here.... in my very city, Stockholm....
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Waktu itu 23 Agustus 1973,di sebuah bank yang namanya Kreditbanken di Norrmalmstorg, di pusat kota Stockholm. Suasana bank lagi sibuk waktu itu, dan tiba2 datanglah satu orang, dia keluarin senapan mesin, nembak atap bank sambil berteriak ” “The party has just begun!”
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Orang ini bernama Jan-Erik Olsson. Seudah berhasil melukai satu polisi, dia ambil 4 orang pegawai bank sebagai sandera: Birgitta Lundblad, Elisabeth Oldgren, Kristin Ehnmark and Sven Safstrom.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Jan minta tebusan: 3juta Swedish kronor (sekitar hampir IDR 5M), beberapa senjata, rompi anti peluru, mobil untuk kabur, dan Clark Olofsson dianter ke bank.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Clark ini temen baiknya Jan, dua2nya memang kriminal, dan mereka kenal waktu sama2 dipenjara di Kalmar. Waktu Jan udah bebas, dia malah sempet balik lagi ke penjara buat bebasin Clark tapi gagal.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Hanya dalam waktu beberapa jam, Clark yang waktu itu dipenjara di Norrköping dijemput. Menteri pertahanan,Lennart Geijer dan Perdana Menteri, Olof Palme yang waktu itu turun tangan kasih perintah.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Dari situ, semua permintaan Jan dipenuhi, uang sudah disiapin, barang2 yg diminta udah ada, termasuk Ford Mustang warna biru. Dengan satu syarat : dia pergi tanpa bawa sandera
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Jan gak mau. Proses negosiasi pun berlangsung alot. Drama penyanderaan dan perampokan ini pun gak sebentar, gak cuman satu dua hari...
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Kalaulah ada lomba berita yg paling tegang ya inilah dia salah satunya. Media terus2an beritain perkembangannya, drama ini jadi headline gak hanya di Swedia tapi juga di seluruh dunia. Di luar bank, snipers2 terbaik pun siap siaga. pic.twitter.com/hBMcotsCbG
Expand pic
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Perkembangan berikutnya lumayan signifikan-dua polisi menyusup ke dalam bank. Mereka mengunci ruangan brankas bank dengan Jan, Clark, dan 4 tahanan didalamnya. Ruang gerak mereka berhasil diperkecil.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Tanggal 26 Agustus 1973, 4 hari sejak semua drama ini dimulai, Polisi berhasil diam2 buat lubang di atap ruangan brankas. Dari situ mereka bisa nyusupin kamera. pic.twitter.com/Q5niPS8mqQ
Expand pic
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Sampai puncaknya, tanggal 28 Agustus, sesudah lebih dari 130 jam, Polisi berhasil masukin gas air mata ke ruangan brankas. Jan dan Clark menyerah. Dua2nya ditangkap polisi. Semua sandera selamat. pic.twitter.com/5ogJPDUxmd
Expand pic
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Apa cuman ini akhirnya dari semua drama ini ? Apa kira2 yang para sandera rasain sesudah akhirnya berhasil dibebasin polisi ? Seudah 6 hari disandera?
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Mereka lega? Mereka senang ? Jawabnya : Enggak
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Percaya gak waktu polisi berhasil mengepung dan suru mereka keluar satu2 dari ruang brankas-Polisi minta para sandera duluan keluar, semuanya kompak menolak buat melindungi Jan sama Clark
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Mereka semua sedih, dua orang nangis waktu Jan & Clark ditangkep. Mereka marah sama polisi. Sandera dan penjahat ini berpisah seperti teman baik yang harus dipisahkan paksa. "I'll see you again !!" kata salah satu sandera.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
This, my friend, is what we called Stockholm Syndrome.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Stockholm Syndrome = the psychological tendency of a hostage to bond with, identify with, or sympathize with his or her captor
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Istilah ini dateng dari Nils Bejerot, Swedish criminologist & psychiatrist, waktu menganalisa situasi para sandera seudah dibebasin.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Jadi ini kenapa sebetulnya bisa terjadi ? Kenapa korban kok malah mo melindungi si pelaku ? Apa ini proses brainstorming ? Jawabnya : bukan
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Jadi gini, aku coba jelasin ya. Saat seseorang disekap/diculik/dikurung, mereka ini mengalami semacam proses infantilisation. Seperti balik lagi jadi anak kecil, di mana mereka gak bisa melakukan kebutuhan dasar seperti makan, minum, ke toilet, tanpa ijin si pelaku.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Manusia jadi kembali "primitif" dengan kebutuhan dasarnya mereka. Jadi semua hal kecil yang "diberikan" pelaku, seperti misalnya sekedar dikasi makan-ini jadi hal yang sangat dihargai di mata korban.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Rasa berterimakasih yang irasional ini bikin korban jadi merasa pelaku ini bukanlah orang yang jahat, tapi justru orang yg bisa menyelamatkan hidup mereka. Insting bertahan hidup dan kebutuhan mendasar ini yang memicu dampak psikologis si korban.
Aubrey✨ @MoniqueAubrey
Dalam kasus bank ini misalnya. Kamu harus tau gimana para korban ini justru sangat berterimakasih sama Jan & Clark. Seperti misalnya ceritanya Kristin. Dia bilang Jan itu makein dia jaket waktu dia kedinginan. Jan juga yang nenangin Kristin waktu dia mimpi buruk.
Load Remaining (73)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.