0
BurSubur @SuburBur
Dari pidato Pak Prabowo tentang Indonesia bubar 2030 saya dapatkan hal2 sbb: 1. Ternyata Pak Prabowo masuk kategori orang yg pesimistis bukan type optimis. 2. Pak Prabowo suka mencampur-adukan hal yg ilmiah dg yang fiksi.
BurSubur @SuburBur
Pesimistis karena dengan hanya me-refer dari novel fiksi serta dengan kalimat singkat "former of Republic of Indonesia" tanpa penjelasan apapun (mengapa Indonesia dikatakan bekas), Pak Prabowo berpidato bahwa 2030 Indonesia bubar.
BurSubur @SuburBur
Padahal saat ini pemerintah sedang giat2nya membangun, membangkitkan semangat saudara2 di perbatasan, satu harga BBM dll. Itu semua hal positif yg seharusnya menumbuhkan optimisme kita semua..
BurSubur @SuburBur
Pesimistis karena untuk bubarnya sebuah negara bisa dilihat cara mengukurnya berdasar Indeks Negara Gagal (Fragile State Index). Nah berdasarkan indeks tsb Indonesia selama 10 tahun terakhir mengalami perkembangan positif (improvement). pic.twitter.com/Ew8pgS4tur
Expand pic
BurSubur @SuburBur
Sejak 2006 hingga 2017 yg ada pada era Pak SBY dan Pak Jokowi indeks Indonesia terus mengarah positif. Dari posisi 36 ditahun 2006 melonjak ke posisi 94 ditahun 2017. Posisi yg lebih baik dibandingkan Thailand (82).
BurSubur @SuburBur
Sebagai gambaran, posisi Thailand di tahun 2006 ada di urutan 79 (Indonesia urutan 36). Tetapi di tahun 2017 posisi Thailand hanya naik tiga peringkat ke 82, sementara Indonesia di peringkat 94. Tidakkah ini membangkitkan optimisme?
BurSubur @SuburBur
Agak sulit dibayangkan jika disaat Fragile States Index kita menunjukkan arah positif (improvement) dan selayaknya membangkitkan rasa Optimisme yg tinggi, tetiba ada tokoh justru memberikan gambaran pesimis yg begitu besar akan masa depan negeri ini. Base on Novel pulak??

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.