5
Bitte langsam, Awe! @awemany
Jokowi berhutang untuk infrastruktur itu dogma. Tidak ada basis realitasnya. Seperti juga dogma yang lain, ditanamkan dengan indoktrinasi dan ritual. Pencet tombol. Gunting pita. Heboh di media. Semua diorkestrasi untuk menanam citra. Matik.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Saya mungkin sinis. Tapi saya tidak beroleh informasi yang akurat tentang apa saja proyek infrastruktur yang dimaksud. Saya lihat grafik ini. Masih juga ngga ketemu itu dipakai buat apa saja. Tolong yang tahu agar merinci ini. Biar bisa dinilai obyektif. pic.twitter.com/XFsGKAQYve
Expand pic
Agus_Her 011 @AgusHerd
@awemany Memang situ punya mata yah yang bisa liat sulawesi dan wilayah indonesia timur yang lain dari Jakarta..?
Democracy_Is_Dead ๐Ÿด @Romelah_mel
@awemany Jika mengelola negara cukup dengan berhutang ugal2an maka semua orang bisa jadi presiden.
Bedjo Slamet @Bedjo_sl
@awemany Dan itupun hanya mampu ngangkat elektabilitas di bawah 50%, kalo ga dibantu media bisa kebayang tinggal brapa persen. Dan sayangnya dg kondisi kek gitu, ga ada yg brani nantangin, heran jadinya.... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜
Kurniawan Sutanto @Kurniawan206abc
@awemany halah oum cerdas dikitlah kalo mau melamar jd buzzer SBY qq AHY, lah emang SBY kagak ngutang apa, duit darimana impor BBM sampe 3000 trilyun/10 thn dan impor aneka pangan milyaran dollar tiap tahun plus kasih BLT ? pic.twitter.com/6gRMVUhPGJ
Expand pic
Bitte langsam, Awe! @awemany
Jokowi berhutang untuk infrastruktur. Buktinya apa? Itu banyak diberitakan di media. Gunting pita. Di sorot TV. Liat aja jalan tol dan bandara dibangun di mana". Ahelah.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kalau beneran, tim komunikasi Jokowi akan keluarin data yg bisa diverifikasi. Saya belum liat sampai sekarang, apa saja alokasi peningkatan anggaran infrastruktur yg saya hitung udah lebih dari 1000 T itu. Saya tunggu sih.
Rimbo Bawono @rimbobawono
@awemany Jalan Tol Jawa bukan dr APBN. Investor swasta yg berhutang ke perbankan Nasional.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Tapi kalau anda perhatikan tabel dari NK APBN 2018, ada hal yang menarik. Anda lihat dari kewajiban penjaminan. Itu isinya untuk proyek" infrastruktur. Jaman SBY (2014) 964 M. Jokowi (2018) 1.121 M. Keliatan dong kalo Jokowi lebih gede. Berarti proyeknya lebih banyak dong? Iya. pic.twitter.com/7Er6lhVpGs
Expand pic
Bitte langsam, Awe! @awemany
Tapi orang pinter itu kan ngga ngomong absolut. Ngomongnya persentase. SBY ngutang ditahun itu 256T. Jokowi di tahun ini 399 T. Mari kita itung perbandingannya. Penjaminannya SBY itu 0.38%. Jokowi 0.28%. Sekarang siapa yg ngutang lebih banyak untuk menjamin proyek infrastruktur?
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kalau anda percaya, ada hubungan langsung antara nilai proyek-proyek infrastruktur dan nilai penjaminannya, argumen Jokowi ngutang buat infrastruktur bakal lebih mentah lagi. SBY 964 M itu buat belanja 1.777 T. Jokowi 1.121 T itu untuk belanja 2.220 T. Jauh gede SBY persennya.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Saya tahu, jenis proyek infrastruktur berbeda memerlukan nilai penjaminan berbeda. Mungkin jenis proyek SBY beda dengan Jokowi. Tapi sebelum datanya disediakan ya kita mah harus asumsikan sama. Saya tunggu pihak Jokowi membuat rinciannya.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Poin saya, Jokowi ngutang untuk infrastruktur itu lebih mirip dogma. Setiap kali saya menemukan data/informasi baru, setiap kali itu juga saya menemukan bantahannya. Lalu anda tetap mau percaya?
CoderNubie @codernubie
@rimbobawono @awemany Kalau gitu kita juga perlu masukin proyek swasta di jaman sby kalau mau bandingin...
saya @rio_pedr
@awemany Mas e iki ki kerep banget gawe utas ngene iki opo yo ono seng moco yo?
d'animosity @muttle9
@awemany APBN ditambal utang. Dengan membesarnya alokasi infrastruktur di APBN, semakin besar utang yang masuk infrastruktur. That's it ๐Ÿ˜ข pic.twitter.com/kPxOR3HulR
Expand pic
Expand pic
Pewaris Young Group @jatibrahmadotco
@awemany Yg terpenting setelah gunting pita akhirnya jd juga pak ngga mangkrak sampe kepemimpinan brikutnya๐Ÿ˜
Arie Dirgantara @TheArieAir
Datanya tdk akurat namun nekad dianalisa; analisanya pun dengan landasan teori yg salah. Dan tetiba disimpulkan: 1. Pemerintah tak mampu menarik pajak (padahal sebelumnya ia katakan narik pajak ugal2an) 2. Utang utk belanja produktif dia bilang jangan percaya. Lalu dia tertawa.
Arie Dirgantara @TheArieAir
Mencomot artikel ttg bbrp proyek strategis yg berhasil dirampungkan dibandingkan dengan total anggaran infrastruktur secara total (termasuk yg tidak strategis). Ya jelas gak nyambung.
Load Remaining (46)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.