Cetuskan Grup Whatsapp #2019GantiPresiden, Netizen Ingatkan Neno Warisman Soal Kasus Penipuan Travel Umroh

Tahun 2015, Neno Warisman pernah dilaporkan dengan tuduhan penipuan dan penggelapan perjalanan umrah ke Tanah Suci.
celebrities nenowarisman penipuan umroh 2019GantiPresiden
1
Pebby @MajalahQQ
Neno Warisman : Setelah Mengeluarkan Sertifikat Surga, Sekarang Neno Cetuskan #2019GantiPresiden. Kalian Mau Daftar?? goo.gl/pWAfmh pic.twitter.com/CmJfvDqDFR
 Expand pic
#RamadanMubarak @arwidodo
Gerakan #2019GantiPresiden tumbuh sangat pesat. Sekitar 100 grup WA lahir hanya dalam 3 hari. Neno Warisman menyebutkan semua anggota grup inginkan pergantian pimpinan nasional pada 2019. Mereka tak puas & merasakan langsung dampak negatif kondisi negeri dakwahmedia.co/2018/03/17/bar…
Rizma Widiono @RizmaWidiono
@Bowo09174902 Tanya bpk @DivHumas_Polri bgmna kelanjutannya ini kasus mbak Neno Warisman, pak.? Terima kasih 🙏
FARIJI LACAK @fariji_lacak
Nah lho...ngurusin Umroh aja gak BECUS, gitu ikut2an ngurusin Negara gantiin Presiden. m.tribunnews.com/amp/seleb/2015…
Br@volima Arie @Next_J2P
Waduh... Ckckck Saya gk bisa kasi Statemen, hanya satu kata MEMALUKAN... m.liputan6.com/showbiz/read/2…
Penjaga NKRI🇲🇨 @IndoPluralitas
Ceritanya mau Bikin Gerakan Ganti Presiden.. Eh Malah Kesandung Sendiri.. Sekalian Saja Bikin Gerakan Ganti Uang Jamaah Umroh Yang Ditipu..😂😂 #GerakanGantiUangJamaahUmroh showbiz.liputan6.com/read/2186756/i…
J e R o™ @irw4n5y4h1
@mochamadarip @Nenowarisman5 Iyaaa tuh kelanjutan kasusnya gak jelas, mungkin skrg udh diberangkatkan atau dikembalikan dananya. #nanya
Argo Javirez @ArgoJavirez
Sekarang saya sudah tidak heran lagi kenapa yang memusuhi Presiden Jokowi selalu orang jahat, penipu, tukang ngibul, dan tukang mesum. Buktinya si Neno Warisman ini yang pernah terlibat kasus penipuan Umroh di tahun 2015. Jadi saya sudah tidak heran lagi.seword.com/politik/neno-w…

Tahun 2015, Neno Warisman pernah dilaporkan pasangan suami-istri Geodi Naim dan Mirza Dewiyanti ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan tuduhan penipuan dan penggelapan perjalanan umrah ke Tanah Suci. Karena kasus ini, keduanya merugi hingga US$ 2.550.

Awal mulanya, mereka dan Neno Warisman satu pengajian di daerah Cipete, Jakarta Selatan. Dari situ ada ide untuk umrah bareng menggunakan jasa Neno Tour (biro jasa perjalanan milik Neno Warisman).

Geodi dan Mirza mentransfer uang sebesar US$ 2.550 ke rekening Nano Tour untuk pembayaran biaya perjalanan umrah untuk dua orang. Setelahnya, Geodi dan Mirza dijanjaikan terbang ke Tanah Suci pada 24 Desember 2014.

Ternyata, setelah tiba di Bandara, mereka tidak jadi terbang karena visa belum keluar. Alasannya paspor hilang di Kedubes Saudi Arabia.

Total, di hari itu ada 32 jamaah yang batal berangkat. Neno Tour menempuh jalan kekeluargaan untuk memberi kompensasi. "Sebagian ada yang diatur ulang jadwalnya, sebagian dikembalikan uangnya. Nah, klien saya belum dikembalikan uangnya. Atas hal itu, Neno Warisman selaku pemilik Neno Tours pun dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

URL liputan6.com 17893 Ini Kronologi Dugaan Penipuan Umrah Neno Warisman Versi Korban Korban Neno Warisman mengaku menaku telah mentranfer uang sejumlah US$ 2.550.

Atas tudingan itu, Neno pun menggelar jumpa pers di kawasan Senayan, Sabtu (7/3/2015). Ia merunut kejadian tersebut dalam dua lembar kertas berisi kronologis awal mula tudingan itu terjadi.

15 Desember 2014

Neno Tour mengajukan permohonan visa 88 jamaah umroh via online ke Arab Saudi melalui provider PT Kaltrabu Indah

21 Desember 2014

Tahap pertama keluar MOVA untuk 26 jamaah Neno Tour. Di dalamnya termasuk jamaah atas nama G dan M (pasangan suami istri yang melaporkan Neno Warisman ke polisi).

22 Desember 2014

Pukul 08.00 WIB, 26 passport jamaah Neno Tour tersebut masuk ke Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA). Di dalamnya sudah termasuk passport atas nama G dan M. Dengan bukti tanda terima dari KBSA.

Sesuai peraturan yang berlaku di KBSA, passport yang masuk ke KBSA pukul 08.00 WIB, pada hari yang sama passport dikembalikan dengan telah dilampirkan visa pada pukul 15.00 WIB.

Faktanya, KBSA mengundurkan waktu pengembalian passport sampai pukul 21.30 WIB tanpa disertai penjelasan.

Pada pukul 21.30 WIB, Neno Tour menerima 24 passport yang telah ditempel visa dari KBSA dari 26 yang diajukan Neno Tour pada hari tersebut. Faktanya, passport atas nama jamaah G dan M tidak dikeluarkan oleh pihak KBSA, tanpa penjelasan dari KBSA.

Neno Tour berupaya mencari penjelasan kepada pihak KBSA. Bahkan, Neno Tour ikut mencari kedua passport G dan M tersebut di antara ribuan passport yang ditangani KBSA.

Pukul 23.00 WIB, Neno Tour menemui pihak Qatar Airways (QA) untuk membantu mere-schedule tiket G dan M. QA bersedia menerima re-schedule yang diajukan Neno Tour untuk G dan M, agar G dan M dapat berangkat pada keesokan hari. Dengan harapan passport G dan M telah keluar dari KBSA.

Neno Tour menyatakan kesediaan menambah 75 dollar perorang ke QA. Faktanya, ketika QA menerima tiket atas nama jamaah G dan M, tiket mereka yang mereka beli tanpa melalui Neno Tour, dinyatakan oleh QA 'No Show'. Artinya, tidak bisa di re-schedule dengan alasan apapun. Alasan QA, tiket G dan M adalah tiket gratis (promo/hadiah).

22 Desember 2014

Neno Tour masih mengupayakan passport G dan M ke KBSA.

23 Desember 2014

Pukul 16.00 WIB, Neno Tour menerima passport + visa G dan M dari KBSA. Pukul 22.13 WIB, Neno Tour beritikad baik dengan menawarkan tiket baru untuk G dan M, disebabkan tiket gratis mereka telah kadaluarsa. Neno Tour telah menginsert name tiket Oman Air (OA) atas nama G dan M.

Pukul 22.25 WIB, faktanya, melalui pesan singkat (SMS), pihak M menolak tawaran Neno Tour tersebut. Memilih QA atau Emirat Airways (EA).

Pukul 23.35 WIB, Neno Tour menawarkan kepada G dan M untuk memilih sendiri maskapai yang mereka inginkan. Neno Tour siap melunasi berapapun harga tiket yang mereka pilih.

24 Desember 2014

Pukul 08.00 WIB, Neno Warisman atas nama Neno Tour harus boarding untuk ikut menemani 54 jamaah umroh ke Tanah Suci.

Pukul 10.00 WIB, Neno Warisman bersama Neno Tour berangkat ke Tanah suci. Faktanya, G dan M tidak memberikan jawaban atas tawaran untuk memilih maskapai yang mereka inginkan.

URL detikhot Berikut Kronologi Neno Warisman Soal Tuduhan Penipuan Travel Umroh Neno Warisman dilaporkan oleh pasangan suami istri bernama Geodi Naim dan Mirza Dewiyanti ke Polres Jakarta Selatan pada 8 Januari 2015. Neno dituding melakukan penipuan dan penggelapan terkait travel umroh Neno Tour miliknya.

Comment

Along Fernandes @FernandesAlong 21/03/2018 01:22:46 WIB
QBAT PRIA PĒRKASA, KUAT SERTA TAHAN LAMA. MENGATASI IMPTENSI. EJKULASI DINI. LMH SYHWAT. MANI ENCER. LOYO DLL. IKLAN INI PASTI BERMANFA'AT BAGI ANDA YANG MEMBUTUHKAN. UNTUK PEMBELIAN BISA TELEPON 0812 2222 3846
Login and hide ads.