0
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
1.Kepada kalian, ya kalian.. yg berlomba menyodorkan diri, menjajakan nurani, berebut pepesan kosong tanpa isi, menyeruak janji-janji, untuk menjadi wakil Jokowi, saat rakyat seperti ini, ditengah masa serba tidak pasti.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
2.Kalian telah beriklan habiskan biaya, entah lobi siapa lagi utk carimuka, reklame spanduk banner flyer telah tampil dimana-mana, utk kenalkan diri kepada kaum durjana, membangun citra demi sebuah nama.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
3.Berharap sekali untuk dipinang, mendatangi pemimpin yang saat ini lagi menang, entah sudahkah diperhitungkan matang, padahal situasi saat ini sedang gamang, rakyatpun bingung kemana harus berpegang.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
4.Kepada kalian, ya kalian.. seberapa rendah derajat karena tak bisa lagi melihat, seberapa hina martabat karena tak bisa lagi mendengar kalimat, seberapa jatuh harga diri karena tak bisa lagi merasa firasat.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
5.Kalian hendaknya sadar, hembusan dicari pendamping adalah sebuah kata alam bawah sadar, agar semua berfikir pemimpin tetap tanpa sadar, yang dicari hanya wakil tanpa bayar, rakyatpun dibuat framing tanpa jalan keluar.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
6.Padahal kalau bersatu kalian kuat, duduk bareng bicarakan bangsa dalam rapat, hanya dan hanya memikirkan nasib rakyat, yang dulu pernah percaya kalian hai pejabat, kepada kamilah seharusnya kalian melihat.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
7.Sekali lagi mohon difikirkan. Jangan rendahkan diri kalian. Bukan berlomba jadi wakil yang dibutuhkan. Tapi menyampaikan hasil penelitian. Apa dan bagaimana merajut NKRI yang seperti api dalam sekam, serta membangun ekonomi kerakyatan.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
Saya ingin presiden baru thn 2019, kok dibilang makar, intoleran, antiPancasila,... Situ waras? Semua juga demi kehidupan utk rakyat lebih baik, NKRI lebih kuat. Bukan utk taipan spt saat ini.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
Membaca karakter para presiden RI, latarbelakang mereka naik, membuat kita faham, penyebabnya adalah : Euforia berlebihan, Media yg dipesan (pencitraan), Momen kebablasan. pic.twitter.com/0uLRvWr2eC
Expand pic
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
Perbedaan apapun akan serasa menyatu ketika saat ini, detik ini, seperti sekarang ini, menyuarakan satu kesatuan tekad, satu tarikan nafas, melihat nasib bangsa masa depan untuk : #2019GantiPresiden tunggu kultwitnya sesaat lagi
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
1. Sungguh membingungkan cara berfikir kaum yg memaksakan kehendak pribadi 2019 ini harus jokowi lagi. Kalau tidak dituduh makar, intoleran, antiPancasila, menciptakan konflik perang saudara, membawa konflik arab ke NKRI dll. Twit ini alasan mengapa harus #2019GantiPresiden
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
2.Setidaknya itulah yg saat ini ramai dibeberapa akun dan dituduhkan kepada saya dengan adanya percakapan santai dimeja makan. Sebuah wacana menggeser opini publik dari: #dicaripendampingPresiden menjadi #dicariPenggantiPresiden.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
3.Kepada kaum yg memaksakan kehendak dan jauh dibawah level kecerdasan, karena saya menghindari istilah cebong karena menghargai kaum pemaksa kehendak biar bagaimanapun adalah manusia dan warga negara. Cuma sayangnya terkungkung kedunguan akut. Saya kutip UUD’45 pasal 28f
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
4.Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
5. Nah alasan mengapa harus #2019GantiPresiden adalah pada awal-awal masa kampanye berjanji tidak akan bagi-bagi kekuasaan, tidak ada politik balas budi. Tetapi lihatlah akhirnya terperangkap dengan kata-kata koalisi. Semakin banyak koalisi, semakin bingung saat jadi presiden.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
6. Apalagi saat bentuk kabinet, maka partai yg mendukungnya menuntut bagi-bagi kekuasaan. Akhirnya kabinet pelangi dg berbagai macam kepentingan terjadi karena bagi-bagi kursi. Para partai menyodorkan mentri amatir dan presiden tak bisa berkutik lagi.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
7. Bukan hanya itu, relawan-relawan juga dapat jatah yang jauh dari kualifikasi dan pengalamannya. Menjadi komisaris BUMN yg strategis, berjas dan dasi amatiran memuakkan. Lagi-lagi presiden terjebak oleh keadaan yang tidak mampu dikendalikannya.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
8. Memang kasihan juga pak Jokowi, presiden kita ini. Beliau bingung dari manakah memulai perbaikan ini semua. Beliau juga terjebak oleh kegaduhan sosial media yang menggila, sementara kegaduhan tersebut juga disebabkan oleh mulut mereka sendiri.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
9. Pemerintah sibuk mengurus kegaduhan yg diciptakan sendiri, karena rakyat sudah cerdas, sementara ketidakmampuan penyelenggara membuat semakin yakin kita punya presiden amatiran, ditambah dengan jajaran mentri dan komisaris BUMN yg tidak memahami bidangnya
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
10.Apapun beritanya selalu jadi blunder dan ditertawakan oleh rakyat yang semakin cerdas. Dan janji tinggal janji yang tak kunjung terrealisasi. Kepada pembaca, mohon koreksi janji2 ini, janji mana saja yg diucap/tidak diucap, yang sudah dijalankan/belum dijalankan :
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
11.Janji Tidak bagi-bagi Kursi Menteri ke Partai Pendukungnya, Janji Tak Berada di bawah Bayang Bayang Megawati, Janji Swasembada Pangan, Janji Membuat Bank Tani untuk Mengurangi Impor Pangan, Janji Cetak 10 Juta Lapangan Kerja, Janji Buka 3 Juta Lahan Pertanian,
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
12.Janji Batasi Bank Asing,Janji bangun Tol Laut dari Aceh hingga Papua, Janji untuk Mengurangi Impor Pestisida dan Bibit Pertanian, Janji bangun E-government, E-budgeting, E-procurement, E-catalog, E-audit Kurang dari 2 Minggu, janji Terbitkan Perpres Pemberantasan Korupsi.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
13.Janji Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, janji Dana Rp 1,4 Miliar per Desa Setiap Tahun, janji Kepemilikan Tanah Pertanian untuk 4,5 juta Kepala Keluarga dan Perbaikan Irigasi di 3 juta Hektar Sawah, janji Membangun 100 Sentra Perikanan yang dilengkapi Lemari Berpendingin.
Haikal Hassan Baras @haikal_hassan
14.Janji Membentuk Bank Khusus Nelayan, Janji Menggunakan Pesawat Tanpa Awak untuk meng-Cover wilayah lndonesia, janji Mengalihkan Penggunaan BBM ke Gas dalam waktu 3 Tahun, Janjikan Bangun 50 Ribu Puskesmas
Load Remaining (24)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.