Hukum mengeraskan bacaan Basmalah dalam Shalat

dilansir laman rumaysho.com
0
Temporary Hiatus @OkeOnta

Hukum Al-Fatihah: Mengeraskan Basmalah dalam Shalat by rumaysho.com pic.twitter.com/uhGkfFw7Zb

15/03/2018 16:17:08 WIB
Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta

1. Bagaimana hukum mengeraskan basmalah saat membaca Al-Fatihah, apakah suatu kewajiban? Sebagian belum memahami perbedaan dalam masalah ini sehingga menganggap orang lain keliru. Padahal kita sendiri sebenarnya yang belum paham.

15/03/2018 16:17:09 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

2. Dalam madzhab Hanafiyah, disunnahkan membaca basmalah secara lirih bagi imam dan orang yang shalat sendirian di setiap membaca awal Al-Fatihah di setiap raka’at. Namun tidak disunnahkan membaca basmalah antara Al-Fatihah dan surat lainnya

15/03/2018 16:17:09 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

3. menurut Abu Hanifah dan Abu Yusuf karena menurut mereka basmalah bukan merupakan bagian dari Al-Fatihah. Penyebutan basmalah hanya untuk mengambil berkah (tabarruk).

15/03/2018 16:17:10 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

4. Yang masyhur dalam madzhab Malikiyah, basmalah bukan bagian dari Al-Fatihah. Sehingga basmalah tidak dibaca dalam shalat wajib yang sirr (Zhuhur dan Ashar) dan jaher (Maghrib, Isya dan Shubuh), baik bagi imam, makmum maupun munfarid (orang yang shalat sendirian).

15/03/2018 16:17:10 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

5. Pendapat yang paling kuat dalam madzhab Syafi’i, wajib bagi imam dan makmum serta munfarid untuk membaca basmalah dalam setiap raka’at sebelum membaca Al-Fatihah, baik shalat tersebut wajib ataukah sunnah, begitu pula berlaku dalam shalat sirr dan jaher.

15/03/2018 16:17:11 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

6. Pendapat yang paling kuat dalam madzhab Hambali, tidak wajib membaca basmalah saat membaca Al-Fatihah, begitu pula surat lainnya di setiap raka’at.

15/03/2018 16:17:11 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

7. Juga pendapat terkuat dalam madhzab Imam Ahmad, disunnahkan membaca basmalah secara lirih pada dua raka’at pertama dari setiap shalat. Begitu pula basmalah dibaca pada awal surat setelah surat Al-Fatihah, namun lirih. (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 8: 86-88)

15/03/2018 16:17:12 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

8. Adapun ulama yang berdalil bahwa bismillahirrahmanirrahim tidak dikeraskan adalah berdasarkan hadits dari ‘Aisyah, ia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membuka shalatnya dengan takbir lalu membaca alhamdulillahi robbil ‘alamin.” (HR. Muslim no. 498).

15/03/2018 16:17:12 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

9. Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di ketika menjelaskan hadits di atas dalam ‘Umdah Al-Ahkam, beliau berkata, “Ini adalah dalil bahwa bacaan basmalah tidaklah dijahrkan (dikeraskan).” (Syarh ‘Umdah Al-Ahkam karya Syaikh As-Sa’di, hlm. 161).

15/03/2018 16:17:12 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

10. Juga dalil lainnya adalah hadits Anas, di mana ia berkata; “Aku pernah shalat bersama Rasulullah SAW, juga bersama Abu Bakr, ‘Umar dan ‘Utsman, aku tidak pernah mendengar salah seorang dari mereka membaca ‘ bismillahir rahmanir rahiim’.” (HR. Muslim no. 399).

15/03/2018 16:17:13 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

11. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Yang sesuai sunnah, basmalah dibaca sebelum surat Al Fatihah dan bacaan tersebut dilirihkan (tidak dikeraskan).” (Kitab Shifat Ash-Shalah min Syarh Al-‘Umdah karya Ibnu Taimiyah, hlm. 105). Sumber : rumaysho.com/12467-hukum-al…

15/03/2018 16:17:13 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!