Langgar Perda, Gubernur DKI Ancam Pengusaha Properti Kelas Kakap

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyayangkan sikap para konglomerat pemilik gedung pencakar langit di Ibukota, yang melanggar Peraturan Daerah (Perda).
Anies Baswedan politician PemprovDKIJakarta
479 View 0 comments
Add to Favorite
0
Login and hide ads.

MONITOR, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyayangkan sikap para konglomerat pemilik gedung pencakar langit di Ibukota, yang melanggar Peraturan Daerah (Perda). Misalnya, kata Anies, kegiatan penyedotan air tanah dengan sumur lebih dari 200m, lalu pembuangan limbah air sembarangan.

"Mereka (pemilik properti, red) menyedot air tanah dengan sumur lebih dari 200m. Bahkan ini menyebabkan penurunan air tanah dan permukaan tanah Jakarta. Pelanggaran lain misalnya, limbah air tidak dikelola dan langsung dibuang ke selokan, bukannya ke sumur resapan," terang Anies, dalam media sosialnya yang dilihat MONITOR, Selasa (13/3).

Mantan Mendikbud RI ini membandingkan, apabila pelanggaran ini dilakukan wong cilik, langsung menjadi viral. Sementara selama ini, pengusaha kelas kakap merasa aman meski melanggar Perda.

"Kita sering lebih tahu pelanggaran rakyat kecil, daripada pelanggaran rakyat “besar”. Padahal mayoritas pedagang kecil melanggar karena kebutuhan (need), sementara pengelola gedung-gedung pencakar langit ini melanggar aturan karena keserakahan (greed)," jelasnya.

Bagi Anies, keduanya adalah pelanggaran yang harus ditindak secara hukum tanpa tebang pilih. Ia menekankan, adanya sanksi Perda tidak hanya berlaku bagi orang-orang yang lemah, melainkan juga bagi yang besar dan kuat.

"Kita minta seluruh pemilik dan pengelola gedung untuk taat dan kooperatif, karena hari ini baru pemeriksaan. Kita minta lakukan perbaikan. Apabila tetap melanggar, maka akan ditindak," imbuh Anies tegas.

Perlu diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Keputusan Gubernur No.279/2018 di awal Februari. Kepgub itu berimplikasi pada pembentukan tim khusus yang bertugas melakukan pengawasan regulasi terkait sumur resapan, pengolahan air limbah dan pemanfaatan air tanah di gedung-gedung tinggi.

Baca sumber : http://monitor.co.id/berita/11451/langgar-perda-gubernur-dki-ancam-pengusaha-properti-kelas-kakap

Login and hide ads.