Tiga contoh kedekatan Rasulullah dengan orang Non-muslim

mengutip dari laman islami.co
muhammad nabi rasulullah religion islam kafir Abdul Quddus rasul Mukhairiq abuthalib muslim
0
Temporary Hiatus @OkeOnta
Tiga Contoh Kedekatan Rasul dengan Non-Muslim by @islamidotco pic.twitter.com/ueI57Jg0Ua
Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
1. Rasulullah hidup dalam masyarakat plural dan multi-agama, apalagi ketika berada di Madinah. Di situ ada komunitas Yahudi, Nasrani, dll. Makanya, strategi yang dilakukan Rasul adalah membuat perjanjian agar tidak terjadi konflik. Perjanjian itu disebut piagam Madinah.
Temporary Hiatus @OkeOnta
2. Inti dari piagam Madinah adalah seluruh pihak yang terikat dengan perjanjian itu berjanji untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketentraman Madinah. Rasulullah SAW tidak pernah memusuhi orang berdasarkan latar belakang agamanya dan beliau bisa bergaul dengan siapapun.
Temporary Hiatus @OkeOnta
3. Fakta sejarah menunjukan ada beberapa non-muslim yang dekat dengan Rasulullah. Sebagian di antara mereka ada yang pada akhirnya memeluk Islam dan ada juga yang tidak memeluk Islam sampai akhir hayatnya.
Temporary Hiatus @OkeOnta
4. Rasul pun tidak mempersalahkan keimanan mereka dan tetap bergaul dengan baik. Karena memang Islam tidak boleh disebarkan dengan jalan kekerasan, tapi harus dengan kelembutan dan kebaikan. Ada tiga non-muslim yang sangat dekat dengan Rasulullah, sebagai berikut:
Temporary Hiatus @OkeOnta
5. *Abu Thalib; Abu Thalib termasuk paman Nabi Muhammad yang siap pasang badan demi Rasulullah. Meskipun sampai akhir hayatnya Abu Thalib belum memeluk Islam, tetapi dia tetap bersedia membela Nabi Muhammad dan menghalangi siapapun yang akan menyakiti Rasulullah.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Ketika Abu Thalib masih hidup, Rasulullah jarang mendapat tekanan dan ancaman berat dari kaum kafir Quraisy. Ada beberapa kali tekanan tetapi tidak terlalu kuat, karena Abu Thalib masih hidup dan dia bersedia melindungi Nabi Muhammad.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Saat Abu Thalib wafat, Rasulullah merasa kehilangan dan beliau sangat sedih. Yang paling disedihkan Rasulullah adalah sang paman tidak mau melafalkan dua kalimat syahadat saat ajal menjemput. Rasulullah selalu berdoa agar adzab yg dilimpahkan pada Abu Thalib diringankan Allah SWT
Temporary Hiatus @OkeOnta
6. *Mukhairiq; Rasulullah berteman baik dengan seorang pendeta Yahudi bernama Mukhairiq. Teman Rasulullah ini sangat baik dan kaya raya. Meskipun belum diberi hidayah masuk Islam, Mukhairik tetap baik dengan Rasulullah. Bahkan dia pernah membantu Rasulullah SAW saat perang Uhud.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Mukhairiq pun mengajak orang-orang Yahudi lainnya untuk membantu Nabi Muhammad berperang. Mukhairiq wafat ketika perang tengah berkecamuk. Dia terluka parah saat itu. Sebelum meninggal, Mukhairiq mewasiatkan agar sebagian hartanya diserahkan pada Rasulullah dan kaum muslimin.
Temporary Hiatus @OkeOnta
Rasul pun tidak keberatan menerima hibah harta dari Mukhairiq. Saking dengannya hubungan keduanya, Rasul pernah mengatakan, “Mukhairiq adalah sebaik-baik Yahudi”.
Temporary Hiatus @OkeOnta
7. *Abdul Quddus; Dahulu Rasulullah memiliki pembantu bernama Abdul Quddus. Sehari-hari dia bekerja membantu Rasulullah. Rasulullah juga pernah menjenguk Abdul Quddus ketika sakit dan saat itu Rasul menawarkan agar Abdul Quddus bersedia masuk Islam karena posisinya sedang sekarat
Temporary Hiatus @OkeOnta
Abdul Quddus akhirnya menerima tawaran Rasulullah untuk masuk Islam setelah direstui ayahnya. Rasul sangat bahagia saat Abdul Quddus mau mengucapkan dua kalimat syahadat. Rasul berkata, “Alhamdulillah, semoga dia diselamatkan dari api neraka” (HR: Bukhari).
Temporary Hiatus @OkeOnta
Selain tiga nama di atas, tentu masih banyak kisah lain yang menunjukan kedekatan Rasulullah dengan non-muslim. Pada intinya Rasul tidak pernah membenci orang lain, apalagi memerangi karena perbedaan agama. Subhanallah, wassalamualaikum wr wb.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.