Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Daniel Giovanni @qronoz 12/03/2018 19:54:18 WIB
Fenomena Rich Brian dan Group Djarum Yang Ada di Belakangnya - marketeers.com/fenomena-rich-…
URL Marketeers 826 Fenomena Rich Brian dan Group Djarum Yang Ada di Belakangnya Bisa jadi saat ini Indonesia bisa berbangga karena memiliki sosok musisi muda yang berhasil menjadi sensasi global. Adalah Brian Immanuel atau yang dulu dikenal dengan nama Rich Chigga, dan yang sekarang membawa nama Rich Brian. Sosoknya mulai viral setel
Fabulous than ur gf. @mpokgaga 13/03/2018 07:43:11 WIB
Leap of faith yg dilakukan oleh GDP Ventures ini emang ngehek sik, dan ya, emang gak semata-mata krn strateginya mereka, tp karena talent-nya itu sendiri 🤘 Cc: @euphotria twitter.com/qronoz/status/…
Daniel Giovanni @qronoz 13/03/2018 08:06:52 WIB
Aneh juga linknya sekarang gak bisa dibuka padahal kemaren sore masih bisa. Intinya sih GDP Venture itu salah satu investornya 88 Rising. Kecantum di cbinsights.com/company/88-ris… @imanlagi @pandji @motulz twitter.com/qronoz/status/…
Fachri 💨 @fachrianantyo 13/03/2018 08:13:10 WIB
@qronoz @imanlagi Kirain paketan abis ternyata emang ga bisa dibuka nih linknya
URL Marketeers 826 Fenomena Rich Brian dan Group Djarum Yang Ada di Belakangnya Bisa jadi saat ini Indonesia bisa berbangga karena memiliki sosok musisi muda yang berhasil menjadi sensasi global. Adalah Brian Immanuel atau yang dulu dikenal dengan nama Rich Chigga, dan yang sekarang membawa nama Rich Brian. Sosoknya mulai viral setel
(Mrs. Darcy) ノイヴァミャ @noivamya 13/03/2018 09:20:56 WIB
@qronoz yaelah fenomena 😑, djarum tanam modal di manajemen doi, udah gitu aja

Tidak banyak yang tahu memang bahwa GDP Venture menanamkan modalnya dalam grup manajemen yang menaungi Rich Brian, 88 Rising. Agak aneh memang melihat logo 88 Rising berdampingan dengan deretan portofolio yang dimiliki oleh GDP Venture, seperti Blibli.com, Tiket.com, Kumparan, Opini.id, hingga Go-Jek. Namun, GDP Venture memiliki alasan tersendiri terkait proses investasinya di 88 Rising.

Menurut Danny Wirianto, CMO GDP Venture, dibutuhkan sebuah keberanian untuk berubah, salah satunya dalam berinvestasi di 88 Rising. Ia mencontohkan bahwa Djarum yang awalnya adalah perusahan rokok, juga berani berubah dan melakukan diverisifikasi produk, sehingga muncul menjadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia.

“Bagaimana perusahaan saat ini menjadi besar dan bisa bertahan adalah dengan tetap relevan. Banyak perusahaan yang tutup karena mereka tidak relevan,” ujar Danny dalam acara WOW Brand Festive Day di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Baginya ketika perusahaan sudah memiliki keberanian untuk berubah maka mereka harus bisa lincah dan gesit dalam melihat situasi. Ia menambahkan bahwa brand juga harus berani bereksperimen dan melakukan hal-hal yang baru di luar kebiasaan lama.

“Kalau pun gagal, ya, tidak perlu malu. Selain itu, membuat sesuatu juga harus menambahkan beberapa varian alternatif,” tambah Danny. Salah satu yang ditekankan olehnya ketika brand melakukan perubahan, jangan pernah lupa untuk berasumsi hal terbaik dan terburuk apa yang besar kemungkinan terjadi.

Lantas, apa yang melatar belakangi niat GDP Venture hadir di belakang sosok Rich Brian?

Danny mengungkapkan bahwa lebih dari 50% populasi masyarakat Indonesia saat ini sudah terkoneksi dengan internet. Dan, cara mereka mengadopsi sebuah informasi juga sudah berubah. Ia tidak menampik bahwa saat ini orang sudah malas membaca berita dan lebih banyak mengadopsi konten dalam bentuk video.

“Sebanyak 56% orang saat ini menonton video di dalam platfrom Facebook. Dan, kebanyakan orang yang mengakses internet itu untuk mencari konten yang isinya hiburan,” ungkapnya.

Berkembangnya konten video saat ini memang dipengaruhi oleh beberapa hal seperti harga smartphone yang semakin terjangkau, koneksi yang lebih baik. Ia menjelaskan dari sisi pengguna, saat ini mereka ingin menyaksikan sesuatu yang berbeda dan dapat menjawab apa yang menjadi ketertarikannya.

GDP Venture yang memiliki deretan portofolio yang bergerak dalam industri media, telah berhasil merilis beberapa konten video yang viral di masyarakat. Bagi Danny, dalam membuat konten yang viral adalah dengan mencari momentum dan tren yang tepat. GDP Venture pernah melakukan itu melalui platform Opini.id ketika momentum Pilkada DKI Jakarta. Tren dan momentum itu juga terdapat dalam manajemen 88 Rising melalui sosok artis seperti Rich Brian, High Brothers, dan Joji.

“Kami biasa investasi di consumer driven company, tapi kami tiba-tiba invest 88 Rising yang terkenal dengan Rich Brian. Padahal, tampangnya tidak seperti rapper kebanyakan,” Danny.

Brian yang muncul di video klip Dat $tick memang tampil lain dari pada yang lain. Ketika rapper memamerkan tatto, baju mewah, kalung emas, pistol, dan wanita seksi. Brian adalah antitesis dari semua musisi rapper yang pernah ada. Wajah culun, polo shirt warna pink, tas pinggang, celana pendek, berjalan-jalan di komplek perumahan sembari menuangkan botol minuman beralkohol ke tanah.

“Kami embrace originality. Kami tahu dia itu cupu dan lucu. Kami bikin ini menjadi sebuah cerita dan masyarakat saat ini suka dengan cerita,” beber Danny.

Danny mengakui bahwa kesuksesan dari Brian di panggung internasional saat ini bukan jerih payah dari GDP Venture semata, selain talenta Brian yang memang berkelas, hal ini juga didukung oleh manajemennya 88 Rising di Amerika Serikat. Ketika pertama kali hadir, aksi Brian dikomentasi oleh beberapa rapper ternama. Bahkan, dalam satu sesi Brian tampil satu lokasi dengan rapper kawakan Pharrel Williams. Uniknya, Brian memberikan Williams sebuah cincin batu akik. “Ini juga menjadi perbincangan tersendiri dan viral,” ceritanya.

Tampilan awal Brian yang tidak menjual dan cupu berhasil berubah menjadi sosok media darling. Beragam media ternama baik itu Time, Forbes, New Yorker, dan Pitchfork mengulas sosoknya. Albumnya bertengger dalam posisi atas di chart musik dunia. Satu hal yang diutamakan oleh Danny pada sosok Brian adalah orisinalitas dan kualitas.

“Kami tidak membayar orang, tapi kami membuat orang buat ngomongin dia. Kami membawa dia terkenal dari Pluit ke panggung dunia,” pungkas Danny.

Aulia Masna @amasna 13/03/2018 08:29:25 WIB
@qronoz @imanlagi @motulz Di gue seluruh website marketeers ngga bisa dibuka.
Iman Sjafei @imanlagi 13/03/2018 08:32:46 WIB
@amasna @qronoz @motulz Barusan nyoba pake tsel. Lama bukanya, 2 menit. Tapi akhirnya kebuka kok. pic.twitter.com/Z5RwlfusHA
 Expand pic

All Categories

Category related to Awesomes

Login and hide ads.