(Oooo... ternyata gini detilnya) Terungkapnya Penyebab Tol Becakayu Runtuh yang Ternyata Akibat Batang Bajanya Dikorupsi Kontraktor

Yang rame-rame kemarin itu ternyata gini to ceritanya.
Proyek Konstruksi National Peoyek Jalan Tol Tol Becakayu kontraktor
2
Harian Kompas @hariankompas
Penyebab utama ambrolnya cetakan kepala tiang Tol Becakayu di kawasan Cawang, Jakarta Timur, pada 20 Februari lalu tak sekedar kelalaian. Penyebabnya diduga akibat batang baja yang digunakan sebagai pengikat bracket dikurangi, dari desain awal 12 batang menjadi 4 batang.
Harian Kompas @hariankompas
Berdasarkan dokumen Metode Improvement dari @KemenPU, desain eksisting pembuatan kepala tiang Tol Becakayu menggunakan 12 batang baja atau stress bar berdiameter 32 milimeter. Fungsinya untuk mengikat atau menjepit penyangga (bracket).
Harian Kompas @hariankompas
Desain tersebut memungkinkan daya topang beban material untuk mencetak kepala tiang yang bobotnya 320 ton. Pengurangan batang baja hingga 60 persen (dari 12 batang menjadi 4 batang) bisa dipastikan mengurangi kemampuan dari penyangga.
Harian Kompas @hariankompas
Ditemukan juga bahwa ukuran batang baja yang dipergunakan ternyata tidak memenuhi standar spesifikasi teknis yakni 19-25 milimeter dari yang seharusnya 32 milimeter.
Harian Kompas @hariankompas
Baca selengkapnya investigasi mengenai ambrolnya tiang Tol Becakayu di Harian Kompas. Baca lebih detail dengan gambar pengayaan serta video dan infografik di #KompasID dengan mendaftar menjadi pengguna. kompas.id/baca/utama/201…

PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku pemilik proyek Tol Becakayu, pun mengungkap adanya pengurangan dalam penggunaan batang baja pada bracket. Pimpinan Proyek Tol Becakayu dari PT KKDM Herarto Startiono menyampaikan, bahwa saat cetakan kepala tiang itu ambrol ditemukan jumlah batang baja yang dipasang pada bracket oleh PT Waskita Karya, selaku pelaksana proyek, itu hanya 4 batang.

“Waktu kejadian hanya 4 (batang baja atau stress bar) yang dipasang. Seharusnya 12 (batang baja atau stress bar),” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, berdasarkan temuan PT KKDM, ukuran batang baja yang dipasang juga dibawah standar spesifikasi teknis, yaitu berukuran 19-25 mm. Padahal sesuai desain eksisting, batang baja yang digunakan untuk mengikat bracket itu harus berukuran 32 mm.

“Yang ukuran 32 mm itu ada barangnya. Mereka (PT Waskita Karya) sudah tahu SOP (standar operasional prosedur). Tapi, kenapa dipasang yang ukurannya lebih kecil. Itu lagi dicari siapa yang memerintahkan. Kita sedang investigasi,” jelas Herarto.

PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku pemilik proyek Tol Becakayu, pun mengungkap adanya pengurangan dalam penggunaan batang baja pada bracket. Waktu kejadian hanya 4 batang baja atau stress bar yang dipasang. Seharusnya 12 batang baja

Kepala Divisi III PT Waskita Karya Dono Parwoto mengakui, bracketyang dipasang pada Tol Becakayu itu menggunakan empat batang baja. Hanya menurutnya, batang baja yang digunakan itu berdiameter 32 mm, sesuai dengan desain. Namun Dono tak merinci spesifikasi teknis batang baja yang semestinya digunakan menurut desain eksisting pembangunan Tol Becakayu.

Dono membantah jika pihaknya mengurangi volume maupun spesifikasi teknis pada pembangunan Tol Becakayu, termasuk pada pembuatan kepala tiang tol. Menurutnya harga satu batang baja untuk bracket itu berkisar Rp 5 juta, dan baut untuk mengunci batang baja itu hanya Rp 200.000. Sementara satu tiang tol itu memakan biaya hingga Rp 1 miliar.

“Tak mungkin kami mengurangi baut dan stress bar. Berapa sih nilai baut itu. Jika itu dikurangi maka tak setimpal dengan risiko yang ditanggung, karena biaya pembangunan satu tiang tol itu sudah tinggi. Kalau itu dikurangi, bisa fatal dampaknya,” jelas Dono.

Dono pun berdalih bahwa ambrolnya cetakan kepala tiang itu disebabkan baut yang mengunci stress bar atau batang baja pada bracket itu terpasang kurang kencang. Saat cetakan kepala tiang diisi adonan semen dan beban yang ditanggung terus bertambah, baut pun melonggar dan menyebabkan tegangan pada stress bar hingga bracket tak mampu menahan beban di atasnya.

“Mungkin teledor, sehingga salah satu baut tak dikencengin. Dari bawah tampak sudah dikencengin. Kekencangan baut berpengaruh (pada kekuatan batang baja untuk mengikat bracket),” jelasnya.

URL kompas.id 1936 Ada Pengurangan Batang Baja di Balik Ambrolnya Tiang Tol Becakayu JAKARTA, KOMPAS - Penyebab utama ambrolnya cetakan kepala tiang Tol Becakayu di kawasan Cawang, Jakarta Timur, pada 20 Februari lalu tak sekedar kelalaian. Nyatanya, kecelakaan yang mencederai tujuh pekerja itu disebabkan gagalnya fungsi bracket sebagai p
dyahdisa @dyah1955
@hariankompas @elhami2 Beginilah kenyataannya , proyek2 infrastruktur dikorup, disunat dari atas sampai kebawah, kemungkinan di tgkt pelaksana tinggal 30-40 % , pantaslah pd ambruk .. Jk dilanjutkan lg tolong diperhatikan jgn sampai ada korban rakyat lg pak, jgn rakyat jd tumbal, sdh cukup..
SOEMAKTOR @DesaKita2
@hariankompas @elisa_jkt Harusnya malu, dan ada yg mundur dari jabatannya. Siapa ya ?
Syarif H. El Muksin A. @afhidayatulloh
@hariankompas Selain memperlancar arus kendaraan, tol juga memperlancar arus korupsi.
Hey.... @wahisme
@hariankompas Apa iya cuma satu tiang ini yg dikurangi batang baja nya & gak sesuai spesifikasi teknis? Syukurlah bobrok diperlihatkan diawal ketimbang nanti udah dilalui kendaraan baru ambrol makan korban lebih banyak.
FaRid #2024CalonGolPut @twit_farid
@anisya__ @hariankompas Padahal kenyataannya jokowi terhebat seluruh dunia, buktinya, presiden mana yg berani inkar janji sebanyak itu? Ga ada kan?
edmon_ch @edmon_ch
@hariankompas Bukankah proyeknya udh ada perhitngn profit margin nya ya knp mesti dikurang2in lg spek nya, apa ada yg minta fee lg, ngeri jg nih proyeknya kl udh jadi bisa2 banyak mkn korban....
_piliang @piliang150255
@hariankompas @indrarezzasyah Kemana konsultan Pengawas! Siapa yg mengurangi penulangannya harus bertanggung jawab! Kemana Dep PUPR selaku Departemen Teknis, apakah tdk terlibat dlm Proyek ini ?
n▪a▪r▪t▪o - o▪ʇ▪ɹ▪ɐ▪u @rectoversa
@hariankompas Ini emang GILA.. tp ya praktek semacam gini banyak terjadi di proyek2 pemerintahan. Karena Anggaran di "sunat" utk berbagai macam "kebutuhan" oknum. "Sunat"nya mulai dari peng-anggaran di DPR sampe turun kontrak di Satker. cc @e100ss @KemenPU @bambangelf twitter.com/hariankompas/s…
Ms. GLADKIY @mirazh_me
@hariankompas Dari 12 jd cuma 4 batang sik bangsat banget ya korupsinya. Tarohannya itu nyawa anjeeeerrr!!!!
ferizandra @ferizandra
@Privideniya_TL @hariankompas Parah banget... udah jumlah batang bajanya dikurangi, ukurannya pun lebih kecil drpd seharusnya...
Ms. GLADKIY @mirazh_me
@ferizandra @hariankompas Bener2 edan sih ini mah. Masih ada yg berani maling di jaman pak joko ini lho. Yg menghina aja kena, ini lg maling duit rakyatnya. Bener2 cari matik
Story Kisah Haru Ramalan Bapak Tukang Buah Kalimalang dan Tiang Pancang Becakayu yang Akhirnya.. Netizen @anomdanas ceritakan obrolan sang ayah dengan pedagang buah tentang tiang pancang Kalimalang. 7793 pv 12 122
Anisya Purnamasari @anisya__
@hariankompas Gapapa yang salah tetep jokowi kok ‘Proyeknya dikebut sih makanya kualitasnya jelek’ ‘proyek dari china asing/aseng (???)’ . Tapi ada juga yang bisa komen ‘3 taun udah bikin apa aja di Indonesia?’ 😂😂🤣 pic.twitter.com/proM3z9fA1
Expand pic

Comment

MASTER OF MAGIC @illuminajong 09/03/2018 15:25:17 WIB
Beginilah kalo kebut2an Infrastruktur... jd ugal2an dan gak terkontrol...APBN digenjot buat Infrastruktur, begitu habis ngutang lagi... jadi yg dikejar sebetulnya Infrastruktur atau Jebakan Utangnya???
Vitangel Janinna @Vita_ngel 10/03/2018 16:32:39 WIB
Nih ada Cara Dapat iPhone X dan Samsung Galaxy NOTE 8 GRATISSS !!! Mau tau Cara nya ? Join Sekarang !!! http://www.anapoker.com/ref.php?ref=ANAPOKER1 BBM : AGENS128 (SEMUA HURUF BESAR / PIN SUDAH DI CUSTOM) WHATSAPP : 0877-8922-1725
Login and hide ads.
Login and hide ads.