Jonru/Jonruisme; Cara beragama yang membutakan

Membuka perspektif terhadap banyak hal serta memandangnya dari berbagai sudut sebuah permasalahan menjadi sangat mahal harganya zaman sekarang.
0
Temporary Hiatus @OkeOnta

Jonru, Jonruisme, dan Cara Beragama yang Membutakan by nukhatulistiwa.com pic.twitter.com/nixKC5NInD

07/03/2018 13:32:11 WIB
Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta

1. Jonru Ginting, seorang pegiat media yang konsisten menyebarkan konten-konten dakwah keislaman dengan corak yang begitu kuat memikat banyak follower. Melalui akunnya, dia mampu menyebarkan "dakwah" dengan pola agitasi yang bisa menjaring banyak orang untuk ikut pandangannya.

07/03/2018 13:32:12 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

2. Belakangan, nama Jonru semakin viral setalah ILC (Indonesian’s Lawyers Club) edisi 29 Agustus 2017 yang tayang di Tvone menghadirkannya sebagai salah seorang tamu yang dianggap masuk sebagai salah seorang yang rajin menyebarkan ujaran kebencian di media sosial.

07/03/2018 13:32:12 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

3. Buntut dari diskusi para elit di ini adalah ditariknya Jonru ke meja pengadilan atas serangkaian ujarannya yang dianggap merugikan sebagian kelompok atau personal terutama di Fanspage Faceebooknya.

07/03/2018 13:32:13 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

4. Ada empat tulisan Jonru yang disebar lewat postingan di fanpage Facebook miliknya. Postingan pertama pada 23 Juni 2017 soal Quraish Shihab yang akan menjadi khatib salat Ied di Masjid Istiqlal; kedua postingan terkait Syiah bukan bagian dari Islam pada 15 Agustus 2017.

07/03/2018 13:32:13 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

5. Ketiga, postingan soal Indonesia belum merdeka dari jajahan mafia China pada Kamis 17 Agustus 2017. Jonru dianggap melakukan tindakan pidana setelah dengan sengaja menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu sebagai perbuatan berlanjut.

07/03/2018 13:32:14 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

6. Pada tanggal 2 Maret 2018 PN Jakarta Timur menjatuhkan vonis 1,5 tahun serta denda 50 juta kepada Jonru akibat postingan provokatifnya di media sosial. Meski demikian, Jonru tetap berdalih bahwa perkara ini adalah sebuah bentuk kedzaliman, dan ketidakadilan.

07/03/2018 13:32:14 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

7. Pembelaan Jonru sebagai bentuk ketidakterimaan terhadap keputusan sidang tersebut juga diteriakkan setelah pembacaan vonis usai. Dengan lantang dia berdiri dan menyeru Takbir sebanyak tiga kali dan berteriak “kebenaran bisa disalahkan, tapi kebenaran tidak bisa dikalahkan”

07/03/2018 13:32:15 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

8. Fenomena kalang kabut arus media sosial melahirkan istilah “Jonruisme” sebagai sebuah logika khas Jonru dalam membuat arus opini ke tengah publik. Cara mengolah dan mentransfer pemikiran keislaman yang dibuat Jonru memang sangat provokatif.

07/03/2018 13:32:15 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

9. Taruhlah contoh opini tentang rencana pemboikotan Istiqlal pada pelaksanaan salat Ied 2017, karena Prof. M Quraish Shihab bertindak sebagai Khotibnya.

07/03/2018 13:32:16 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

10. Pakar Tafsir Quran di Indonesia yang banyak beroleh fitnah karena pendekatan simpatiknya kepada Syiah ini, menjadi modal utama Jonruisme untuk mengajak agar masyarakat tidak salat di Istiqlal jika ingin aqidahnya terselamatkan dari kontaminasi Syiah.

07/03/2018 13:32:16 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

11. Logika keislaman Jonru pada intinya mengajak masyarakat untuk terus menjaga aqidahnya dari berbagai pemikiran dari luar Islam baik liberal, Syiah, PKI. Semua itu menjadi modal utama bagi mereka untuk terus mewaspadai terhadap berbagai macam pemikiran yg tidak seragam.

07/03/2018 13:32:17 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

12. Dalam hal ini NU sebagai representasi organisasi keislaman akan selalu menjadi musuh yang berseberangan oleh karena prinsip tawasuth, tasamuh, tawazun dan i’tidal yang konsisten disuarakkan. Tak hanya NU, bahkan perorangan juga akan tolak jika visi keislamannya berbeda.

07/03/2018 13:32:17 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

13. Tingkat penerimaan terhadap perbedaan pemikiran bahkan agama di Indonesia sedemikian besar disuarakan oleh NU akan senantiasa beroleh benturan dengan pemahaman Jonru yang tak bisa menerima keragaman pemikiran di Islam sendiri apatah lagi dengan agama lain.

07/03/2018 13:32:17 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

14. Benturan pandangan antar pemikiran dalam Islam yang sangat beragam senyatanya adalah sebuah fenomena yang sangat lama dan memang tak jarang berakhir dengan sebuah persitegangan yang kalut.

07/03/2018 13:32:18 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

15. Sejarah mengatakan kepada kita, bahwa perbedaan konsep teologis antara Sunni dan Mu’tazilah pada abad pertengahan telah melahirkan perdebatan panas bahkan berakhir dengan sebuah persekusi mengerikan di bawah komando pemerintah.

07/03/2018 13:32:19 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

16. Korbannya adalah ulama pakar fiqih, sejarah dan bahasa bahkan muhaddist seperti Imam Ahmad Bin Hanbal. Tak hanya dalam Islam perbedaan sering berujung pada ketegangan.

07/03/2018 13:32:19 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

17. Perbedaan memang tak akan terpisahkan karena itu adalah bagian integral dari kekuasan Tuhan. Tanpa adanya perbedaan, maka sesuatu apapun tak akan bisa bergerak dinamis. Sebagai konsekuensinya, persitegangan akan tetap ada agar manusia mampu menyikapinya dengan baik

07/03/2018 13:32:20 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

18. Pertumpahan darah oleh karena perbedaan yang demikian luas spektrumnya dalam kehidupan tak hanya menumpahkan darah, tapi juga sampai meluluhlantakkan sebuah peradaban hingga tersisa puing-puingnya belaka.

07/03/2018 13:32:20 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

19. Minimal ada dua model pendekatan yang dilakukan oleh manusia lintas sejarah dalam rangka menyikapi setiap perbedaan yang ada di sekitar kita. Perbedaan sikap ini dideterminasi langsung atau tidak oleh banyak faktor salah satunya adalah sosiologis dan intelektualitas.

07/03/2018 13:32:21 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

20. Pertama, pendekatan dialogis: sebuah sikap yang dikembangkan seseorang guna menyikapi perbedaan di depannya dengan sebuah dialog berkelanjutan. Dia akan menjadikan perbedaan itu sebagai bahan untuk membangun sebuah dialektika dinamis.

07/03/2018 13:32:21 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

21. Dialektika dinamis nantinya berguna bagi pengembangan poin-poin yang berbeda itu sendiri. Proses rekoreksi dan introspeksi akan berjalan karena benturan antara tesis dan antitesis.

07/03/2018 13:32:22 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

22. Sebagai pra-syarat, pendekatan dialogis ini tentu berangkat dari sebuah penerimaan eksistensial terhadap sebuah perbedaan yang membentang di depannya. Tanpa adanya penerimaan semacam itu, maka dialog tidak akan pernah berjalan.

07/03/2018 13:32:22 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

23. Sebuah pemikiran akan jumud oleh karena selalu bergerak linier dan tak mau sejenak mentafakkuri atau bahkan berkompromi dengan perbedaan itu. Demikian pula nasib berbagai sektor lain, di mana sisi-sisinya selalu diwarnai oleh perbedaan.

07/03/2018 13:32:23 WIB
Temporary Hiatus @OkeOnta

24. Kedua, pendekatan konflik. Pendekatan ini berwujud sebuah sikap yang tak bisa sama sekali menerima keberadaan perbedaan sebagai sebuah fakta dan keniscayaan. Dalam merespon sebuah silang pendapat dia tak bisa melihat kecuali dari satu sisi saja, yakni kesalahan

07/03/2018 13:32:23 WIB
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!