1
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Mimin juga pengen cerita yang serem-serem ah~ Ini tentang gedung sekolah SMP mimin dulu. Gedungnya bangunan jaman kolonial, arsitektur khas Belanda yang atapnya tinggi-tinggi dan jendelanya besar-besar itu.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Konon, gedung sekolah mimin ini dulunya dipakai sebagai markas Tentara Pelajar. Mereka membantu perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI dari sana.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Di belakang gedung sekolah ada semacam bukit kecil. Katanya, pernah terjadi bentrokan bersenjata dengan pihak Belanda di area itu. Tentara-tentara Pelajar didesak mundur ke gedung sekolah, dan mereka diberondong peluru dari atas bukit yang nggak tinggi-tinggi amat itu.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Korbanpun berjatuhan. Puluhan tahun kemudian, ruang-ruang yang jadi markas Tentara Pelajar ini jadi ruang kelas biasa, ada juga yang jadi ruang penyimpanan alat drum band. Yang paling legend di kalangan murid-murid SMP mimin adalah ruang kelas 3E dan ruang drum band.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Suatu ketika, waktu sekolah mimin ngadain Persami (Perkemahan Sabtu Minggu), ada sesi khusus untuk Regu Inti Pramuka untuk menjalani yang namanya Jurit Malam.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Itu lho, jalan sendirian tengah malam di area sekolah, mendatangi pos-pos yang dijaga satu atau dua kakak senior, lalu melakukan tugas yang diberikan, bisa melafal Dasa Darma Pramuka, jawab pertanyaan tentang nasionalisme, dll.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
(keren gak sih anak SMP dikasih tantangan kaya gitu, hehe)
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Nah, cerita yang paling legend adalah saat salah seorang anggota Regu Inti masuk ke pos yang ada di ruang kelas 3E. Sebelumnya, baret (untuk cowo) dan topi (untuk cewe) milik para anggota Regu Inti disembunyikan di ruang kelas itu.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Mereka diminta untuk mengenali atributnya sendiri dalam waktu singkat tanpa tertukar dengan atribut orang lain hanya dengan penerangan cahaya lilin. Ada sebagian baret dan topi yang disembunyikan di laci-laci meja.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Nah, ada salah satu anggota Regu Inti yang katanya memang “bakatan,” dikasih lihat penampakan aneh.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Sejak awal katanya memang dia sudah merasa nggak enak. Gelisah terus bawaannya, tapi tetap menguatkan diri untuk ikut sampai sesi terakhir. #memetwit
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Satu meja dirogoh lacinya, kosong. Meja kedua dirogoh, ada baret tapi bukan miliknya. Meja ketiga dirogoh, bukan baret tapi topi. Jelas bukan punya dia (orangnya cowo).
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Di meja keempat yang dirogoh, tiba-tiba dia menjerit, Kakak senior yang berjaga dengan bersembunyi di pojok ruangan yang gelap langsung datang ke arahnya. Dia menangis, lalu nggak sadarkan diri.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Selain dia, anggota Regu Inti yang lain tidak ada yang mengalami kejadian aneh. Kakak senior yang sejak tadi berjaga di ruangan itu pun tidak mengalami apa-apa. Murid cowo yang pingsan ini langsung dibawa ke ruang BK (Bimbingan & Konseling). Ada bed di sana.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Kegiatan Jurit Malam dihentikan dan anggota Regu Inti yang lain dibebaskan untuk tidur atau ikut ngumpul di area api unggun. Besok paginya, Pramuka cowo yang nggak sadarkan diri itu bangun.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Dia nggak mengalami kesurupan sih, tapi dia cerita sesuatu yang membuat teman-temannya bergidik. Jadi sebab kenapa dia menjerit adalah, katanya saat dia merogoh laci meja keempat, yang dirabanya ternyata rambut.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Merasa janggal, dia tarik agak keluar supaya jelas apa yang dirabanya. Ternyata kepala. Dia nggak sampai melihat wajah secara utuh, tapi dia melihat ada hidung di sana (posisinya seperti saat kita melihat kepala orang dari atas).
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Tapi tentu saja kepala itu hanya terlihat olehnya. Kakak senior yang datang ke arahnya setelah dia menjerit tidak melihat apa-apa. Dan sebetulnya, meja keempat yang dirogoh itu sebenarnya kosong lacinya.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Kejadian aneh lainnya terjadi di ruang penyimpanan alat drum band. Ada cerita, setelah pentas karnaval ulang tahun kota sampai magrib, ibu pembina jaga di sekolah sampai larut untuk veres-beres alat. Ada omongan juga yang nyebut ibu pembina ini “bakatan” juga.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Awalnya semuanya berjalan normal. Dia dibantu dua orang bapak-bapak asisten memasukkan alat drum band yang dipakai murid-murid ke ruang penyimpanan. Ruangannya ukuran sekitar 2 kali 3 meter gitu.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Nah justru saat tinggal sedikit lagi selesai, peristiwa itu terjadi. Ibu pembina tiba-tiba tidak mau meneruskan pekerjaannya dan langsung ngeloyor pergi tanpa pamit. Bapak-bapak asisten heran, tapi yah mau gimana, tiba-tiba menstruasi gitu kali pikirnya.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Lagian namanya juga atasan, ngga enak kan nanya macem-macem. Akhirnya merekalah yang selesaikan urusan beres-beres. Jam 8 malam urusannya selesai.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Sejak magrib di sekolah memang sudah nggak ada siapa-siapa, hanya ibu pembina dan dua bapak asisten itu. Besok paginya, beredar kabar kenapa ibu pembina tiba-tiba ngeloyor gitu aja. Katanya, dia diperlihatkan pemandangan aneh di ruangan itu.
Chirpstory Editor @chirpstory_ed
Pemandangan orang sedang memandikan jenasah. Berdasarkan cerita, ruangan itu di jaman Tentara Pelajar memang dipakai untuk merawat pelajar yang luka-luka.
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.