Beredar Video Dubes Arab Saudi untuk RI Kritik Aksi Lantunan "Yaa Lal Wathan" oleh Banser NU Saat Sa'i di Masjidil Haram

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Osama bin Muhammad Al-Shuaibi menganggap hal itu tak pantas.
umroh Hubbul Waton viralnow SAI Banser NU
0
Mas Piyu Perjuangan 🇮🇩 @mas_piyuuu
Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Syeikh Osama bin Muhammad Al Shuaibi menanggapi aksi Sa'i sambil nyanyi yang dilakukan Jamaah Sorban (anSOR BANser). "Hal seperti itu tidak pantas dan tidak boleh. Kegiatan ini jangan sampai terulang lagi" bit.ly/2HR73pN pic.twitter.com/VpBZFiwRfw
Expand pic

Videonya diunggah Ahmad Buchory Muslim di Facebook pada dini hari 28 Februari 2018.


Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel juga sempat menulis sebuah respon melalui akun Facebook pribadinya.


Azzam M Izzulhaq @AzzamIzzulhaq
1. FYI, Duta Besar Indonesia di Arab Saudi, Agus Maftuh dalam pesannya melalui Pensosbud KBRI telah menerima protes keras dari Pemerintah KSA terkait fenomena ikrar Pancasila dan nyanyian ketika Sa'i. Pada poin PERTAMA dan KEEMPAT jelas beliau menegaskan:
Azzam M Izzulhaq @AzzamIzzulhaq
2. Poin Pertama: "Sebagai Pelayan Ekspatriat Indonesia (Mughtabirin) di Arab Saudi, Dubes RI, MENYAYANGKAN aksi yg TAK BIASA, di Mas'a (tempat melakukan ibadah Sa'i) yg dilakukan oleh segelintir jamaah Indonesia."

Tindakan ini juga dikritik pemerintah Arab Saudi.


Zara @zarazettirazr
Arab Saudi melayangkan protes keras kepada KBRI Riyadh, terkait lantunan "Yaa Lal Wathan" oleh sejumlah jemaah umrah Indonesia yang tengah menjalankan ibadah sa'i karena itu tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Saudi. kumparan.com/andreas-gerry-…
Heggy Kearens @heggykearens
kumparan.com/andreas-gerry-… iki lho mas nya @GunRomli "Untuk diketahui bersama, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melarang keras segala bentuk upaya yang mempolitisasi umrah dan haji".
URL kumparan 17873 Arab Saudi Protes Lantunan Banser "Yaa Lal Wathan" di Masjidil Haram Mars "Yaa Lal Wathan" dilantunkan oleh sejumlah jemaah haji yang sedang menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram.

Video banser NU lantunkan Yaa Lal Wathan saat sa'i viral di media sosial. Yaa Lal Wathan sendiri adalah lagu karya salah satu pendiri NU, KH. Wahab Hasbullah.


Mohamad Guntur Romli @GunRomli
Hukum Menggaungkan Syiir Ya Lal Wathan Saat Sa'i oleh M. Asnawi Ridlwan Wakil Sekretaris LBM PBNU. Silakan baca m.facebook.com/story.php?stor… pic.twitter.com/zSNu0n0BgV
Arda Chandra @archabandung
@AgusSorban @GunRomli Yang lebih tepat itu bukan anti NKRI, tapi tidak setuju dengan kelakuan Banser NU. Cinta NKRI bisa dipamerkan dengan cara lain yang tidak provokatif toh..?
Arda Chandra @archabandung
@AgusSorban @GunRomli Bukan melantunkan lagunya mas tapi tempatnya. Nanti orang Mesir jugs nggak mau kalah nyanyi lagu kebangsaannya di Masjidil Haram, orang Afghanistan ikutan, orang Libya tidak mau kalah pamer kecintaan dengan negerinya. Bisa kacau ibadah umrohnya.
Agus 46u5 @AgusSorbanNu
@GunRomli Ternyata Hubbul waton sangat efektif memancing keluar mereka yg anti NKRI, apalagi kalau dibaca di Makkah.

Penjelasan Prof. Nadirsyah Hosen soal fiqih di balik melantunkan lagu saat sa'i.


Nadirsyah Hosen @na_dirs
Komentar @AzzamIzzulhaq ini bukan berdasarkan ilmu, hanya karena kebencian thd Banser dan NU. Dia tidak tahu Umar bin Khattab pun berdendang saat haji. Syi’ir dan nasyid pun dibolehkan saat haji & umrah. Ini penjelasan dari kitab Syarah al-Yaqut an-Nafis fi Mazhab Ibn Idris. pic.twitter.com/c9NoLWWRDC
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Story Penjelasan Fiqih dari Prof @na_dirs Soal Bernyanyi Saat Sa'i di Masjidil Haram Pasca Vid.. Video banser NU menyanyi ketika sa'i saat umrah di Masjidil Haram viral di medsos. 5892 pv 1 16
Sulthonul Aulia @sulthonulaulia
@na_dirs @AzzamIzzulhaq Dan sudah sepatutnya bagi yg berhaji tdk berucap ucapan yg tak manfaat. Dan apakah diperbolehkan nyanyian dan dendangan dlm haji? (Mereka) berpendapat: Diperbolehkan bersyair/bernada tidak diharamkan. Dan telah diriwayatkan Imam Al Bukhari dlm kitab Adabul Mufrod sbh hadist:
Sulthonul Aulia @sulthonulaulia
@na_dirs @AzzamIzzulhaq Namun, bukan berarti (bernyanyi) nya secara berlebihan ketika melaksanakan ibadah haji melainkan untuk sekedar menghilangkan kepenatan dan kejenuhan diri melalui syiir dan lagu dan syair yang baik. Begitu kira2 maknanya, wAllahualam
nanang k mahasastra @nanangkmahasast
@na_dirs @AzzamIzzulhaq Setelah baca penjelasan yai @na_dirs ,Berati komentar @AzzamIzzulhaq bukan saja memalukan dirinya sendiri, tapi juga memalukan Indonesia sebagai negeri muslim terbesar didunia. Lu kira keren? Kagak! (Panjang umur Yai Nadirsyah Hosen )

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.