Berbaik-hatilah Pada Driver Online | By @PartaiSocmed

Di tangan kita sekarang ini rezeki orang dipertaruhkan. Maka bersikaplah bijak dan penuh welas asih. Setidaknya beginilah adab terbaik untuk mensyukuri perubahan zaman ini.
1
#99 @PartaiSocmed

Bisakah kita bayangkan betapa betenya duduk di angkot yg ngetem lama banget sementara sopirnya asyik merokok sambil kongkow bareng sesama teman2 sopirnya sambil nunggu penumpang lain?

27/02/2018 19:59:00 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dan jika kita tegur malah galakan sopirnya karena mereka tahu penumpang tak punya pilihan moda transportasi lain. Terpaksa mengalah pada perilaku semena2 sopir angkot.

27/02/2018 20:01:22 WIB
#99 @PartaiSocmed

Atau pernahkah kita merasakan mahalnya saat masih gunakan jasa ojek pangkalan? Belum lagi perasaan khawatir karena faktor keamanan yg tidak terjamin?

27/02/2018 20:01:58 WIB
#99 @PartaiSocmed

Kehadiran transportasi online sesungguhnya adalah anugerah bagi masyarakat. Dari yg sebelumnya aturan main ditentukan oleh penyelenggara angkutan, sekarang konsumenlah yg menentukan.

27/02/2018 20:04:03 WIB
#99 @PartaiSocmed

Terlepas apakah data diri kita digunakan oleh perusahaan aplikasi transportasi online tersebut, bahkan bila data diri kita dijual sekalipun. Yg penting kita tidak rugi dan diuntungkan dengan pilihan transportasi yg lebih manusiawi.

27/02/2018 20:15:27 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dan yg lebih penting lagi untuk pertama kalinya kita sebagai penumpang ditempatkan sebagai raja dalam permainan ini. Kitalah yg berhak menentukan mau pakai aplikasi apa. Bahkan sekarang kita punya kuasa menentukan nasib para driver tsb.

27/02/2018 20:17:25 WIB
#99 @PartaiSocmed

Nah, karena kita para penumpang ini sekarang sudah jadi raja maka kita pun wajib bijaksana. Janganlah kita malah jadi semena2 seperti para sopir angkot jaman dulu terhadap para penumpangnya.

27/02/2018 20:19:37 WIB
#99 @PartaiSocmed

Di tangan kita sekarang ini rezeki orang dipertaruhkan. Maka bersikaplah bijak dan penuh welas asih. Setidaknya beginilah adab terbaik untuk mensyukuri perubahan zaman ini.

27/02/2018 20:22:04 WIB
#99 @PartaiSocmed

Sungguh luar biasa, sebenarnya sangat mudah bagi kita melakukan sedekah sekarang ini. Cukup dengan mengizinkan jari kita memencet banyak2 bintang bagi driver online yg sudah melayani kita secara baik.

27/02/2018 20:25:29 WIB
#99 @PartaiSocmed

Apakah kita jadi rugi memberi bintang empat atau lima pada mereka? Apakah kita jadi miskin karenanya? Tidak bukan?

27/02/2018 20:27:01 WIB
#99 @PartaiSocmed

Tak ada orang yg menjadi miskin gara2 memberi sedekah. Apalagi cuma sedekah bintang di aplikasi. Kecuali hati kita sakit maka tentu kita akan senang melihat orang lain senang, bukan puas melihat orang lain susah.

27/02/2018 20:30:29 WIB
#99 @PartaiSocmed

Maka dari itu mari kita boros sedekah bintang. Ingat, kita tidak rugi apalagi jadi miskin karena menguntungkan pihak lain. Memberi bintang saja perhitungan apalagi memberi duit?

27/02/2018 20:33:41 WIB
#99 @PartaiSocmed

Namun tentu tidak ada salahnya jika kita memberi sedikit bintang pada driver yg memang nakal. Kita pun punya tanggung jawab agar permainan ini tetap sesuai pada aturan mainnya.

27/02/2018 20:36:11 WIB
#99 @PartaiSocmed

Tapi ketika kita hendak memberi 'hukuman' pada sang driver pertimbangkanlah benar2 kadar kesalahannya. Sebagai raja kita jangan sewenang2. Ingat2lah sang driver punya keluarga di rumah yg mengharap rezeki dari kerja kerasnya. Jangan bunuh rezeki orang.

27/02/2018 20:40:22 WIB
#99 @PartaiSocmed

Sekian kultwit ini. Anda sekarang adalah penguasa, maka jadilah penguasa yg bijak. Ikhlaskanlah jari2 Anda untuk memperlancar rezeki orang. Dijamin tidak sakit dan tidak rugi, bahkan Anda akan bahagia melihat orang lain senang. Terimakasih.

27/02/2018 20:45:20 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!