0
Seu Abrigo @SiegerAnwalt
Ada satu temen gua mau berenti jadi driver online. Dia bilang maim tembak-tembakannya udah sampe pada level ga lucu. Udah berkelompok. Dan mengepung. Dia bilang dia terjebak antara ga dapet bonus atau dapet uang haram. Jadi dia bulan depan mau berenti. Mau dagang aja
Seu Abrigo @SiegerAnwalt
Para pemain tembak ini merugikan driver lainnya yang mau cari uang dengan sungguh-sungguh dan halal. Dan mereka berkelompok. Berkomunitas. Kalo driver jujur ga mau terima tembakan, bakal dikucilkan
YANTO SUTANDI @yanto_sutandi
@YuhuuChan @SiegerAnwalt Fake order,, bikin orderan sendiri,, kalo sial yah kena banned
Seu Abrigo @SiegerAnwalt
@AuroraSpruit Maen tembak2an. Bikin orderan palsu pake hp. Bikin akun seolah2 dia customer. Nanti diharapkan yang dapet temennya. Dan saling nembak. Tapi sering kena ke driver lain. Kalo di cancel ama driver, bonus ilang. Kalo ngga dicancel jadi perjalanan fiktif. Uang haram

Delapan driver ditangkap saat sedang melakukan aksinya di warung kopi di Jalan Melati Raya, Medan Tuntungan, Medan, Senin (19/2).

URL merdeka.com 1 Jalankan order fiktif, 8 driver Grab di Medan ditangkap polisi | merdeka.com Delapan pengemudi atau driver taksi online Grab di Medan ditangkap polisi. Mereka diamankan karena menjalankan order fiktif demi mengejar bonus.

"Para tersangka melakukan rooting atau menjebol sistem keamanan pada HP Android, sehingga dapat memasang aplikasi untuk menjalankan order fiktif," kata Kombes Dadang Hartanto, Kapolrestabes Medan di Medan, Kamis (22/2).

Penangkapan para tersangka berawal dari laporan mengenai adanya pengemudi Grab yang menjalankan order fiktif, Sabtu (10/2). Laporan itu dibuat pihak Grab yang curiga dengan kinerja dan pendapatan para driver. Senin (19/2), para driver itu diamankan saat berkumpul di warung kopi. Dari pemeriksaan yang dilakukan, para driver ini ternyata memang membuat order fiktif dan menjalankannya tanpa berkendara sama sekali. Motifnya, mereka ingin mendapatkan bonus dari Grab tanpa susah payah.

YG Entertainment @leangleangmand1
@SiegerAnwalt Di USU sering gini. Driver nya tiap sd org jalan pasti dijumpai trus akal bulus bla bla bla keluar. Tentu dengan bumbu rayuan pulau kelapa. Bangke
jangan lupa @tariknapas
@leangleangmand1 @SiegerAnwalt kalo ngerayu user biar make aplikasi/jasanya sih, gak nembak namanya. namanya manual itu
YG Entertainment @leangleangmand1
@sayasukaribut @SiegerAnwalt Tpi dia gk antr orgnya. Org kmpus mahsiswany didepn drivernya nongkrog.
jangan lupa @tariknapas
@SiegerAnwalt @habibthink Dat moment ketika dapet orderan 3 kali berulang dan langsung dicancel. #FakeOrder
M Rainhard S @mrainhards
@SiegerAnwalt Masalah driver online ini kompleks. Sekadar contoh, selain soal tembakan ialah ngga ada kompensasi seimbang dari melesetnya GPS jemputan atau antaran. Penumpang tidak diedukasi soal G-Maps. Pelit sosialisasi. Ditolak, performa turun. Diterima, bensin tekor. 😂
Crewsakan @bayu_aslii
@SiegerAnwalt Ada lagi istilah tuyul2an (istilah dari driver-nya langsung), GPS dipasang di area tertentu, padahal drivernya ada di mana. Begitulah rakira
URL merdeka.com 4 Bikin orderan fiktif, 5 sopir Grab di Bali ditangkap polisi | merdeka.com Lima sopir Grab dilaporkan ke Polda Bali oleh perwakilan PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab). Kelimanya ketahuan membuat order fiktif hingga menyebabkan Grab mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

"Fake GPS sengaja dipasang dengan tujuan melakukan routing map atau memanipulasi rute perjalanan. Sehingga Grab mengalami kerugian materil hingga ratusan juta rupiah," ucap Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol Anom Wibowo, Jumat (23/2).

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku juga menambahkan aplikasi pendukung lain seperti Zuper, Magisk, Xposed, Installer, Disable Service, Root Explorer dan Imei Chager. Aplikasi tersebut diperoleh dari jaringan yang saat ini tengah diburu petugas.

"Setelah aplikasi diperoleh, mereka kemudian menyebar atau istilahnya memasang tuyul di beberapa titik yang ramai penumpang. Jadi yang terbaca dalam sistem Grab seolah-olah mereka dapat order dan membawa penumpang, padahal tidak ada," jelas Anom Wibowo.

hay, dar! @hayjugak
@zignanda_bepe @SiegerAnwalt Kalo tuyul biasanya dipake driver di mall atau zona yg tidak boleh ngetem. Tapi tetep biar pake tuyul driver ga akan jauh jauh banget, kalo kejauhan/lama jemput, rentan dicancel. Penggunaan tuyul salah ga salah, tapi saya lebih milih murni(gapake tuyul) sih. 😀
Crewsakan @bayu_aslii
@niwerdyh @SiegerAnwalt Ironisnya, menurut pengakuan driver itu (lokal), mereka yang bermain curang itu mayoritas pendatang dari kota lain.
hay, dar! @hayjugak
@zignanda_bepe @SiegerAnwalt Kalo gitu, paling alasannya: 1. Di tempat asalnya sudah terlalu banyak yg make tuyul, karena mulai susah banyak saingan tuyul akhirnya nyari area baru. 2. Karena pendatang, belum paham celah/alur orderan di kota itu, jadinya ambil jalan pintas pake tuyul. 3. Dasar aja kampret. 😂
#JakartaLama @_P0T4T0_
@SiegerAnwalt Ini kayaknya udah sejak lama deh bang. Sekitar 1-2 tahun yang lalu pernah dituit sama om @Imam_piul. Dia orang Bandung juga tuh.
Kerung @Imam_piul
@_P0T4T0_ @SiegerAnwalt Skr driver Go-Car atau Grab Car kyknya yg lbh sering main fake order. Kalo Gojek udh jarang main fake order, kalo pun ada biasanya driver2 baru.
Kerung @Imam_piul
@_P0T4T0_ @SiegerAnwalt Biasanya yg ngejar poin utk bonus yg main gituan. Emang makin ke sini makin berat soalnya kalo mau ngejar bonus. Driver udah kebanyakan. Kalo order kebagi rata, logikanya sedikit kan driver yg dpt bonus dr akumulasi poin. Perusahaan mah seneng aja driver banyak jg.
Kerung @Imam_piul
@_P0T4T0_ @SiegerAnwalt Trik perusahaan biar ga tekor byr bonus. Jadi kalo pingin dpt bonus atau punya penghasilan di atas 100 ribu dg main bersih, driver hrs fokus kerja di situ. Kalo cuma sambilan mah jgn harap deh skr mah, apalagi di luar jakarta.
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.