Laporan Tim Baguna di Asmat dalam menangani Gizi Buruk.

Chirpified
0
Katalis @Katanasionalis

1. Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) PDI Perjuangan: Kondisi Warga Asmat Membaik #pdiperjuanganuntukasmat pic.twitter.com/6V5R0pO7IW

21/02/2018 01:23:09 WIB
Expand pic
Katalis @Katanasionalis

2. Tim Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) bertugas di dua puluh tiga distrik Kab. Asmat, kondisi mereka mulai pulih. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:24:32 WIB
Katalis @Katanasionalis

3. Selasa, 20 Februari 2018 12:05 WIB. Tim Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) PDI Perjuangan tangani gizi buruk Asmat. #pdiperjuanganuntukasmat pic.twitter.com/ik6CCDKbq5

21/02/2018 01:25:46 WIB
Expand pic
Katalis @Katanasionalis

4. Wakil Ketua Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan, Tigor Doris mengatakan kondisi masyarakat Asmat, Papua saat ini mulai membaik. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:26:10 WIB
Katalis @Katanasionalis

5. Tim Baguna berhasil menanggulanggi KLB campak dan gizi buruk Asmat, di antaranya distrik Agats, Fayit, Suator, Siret, Atsj, Kolof Brasa dan distrik Bayun yang terdiri 39 desa atau kampong. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:26:41 WIB
Katalis @Katanasionalis

6. Tigor turut menyampaikan bahwa setelah 24 hari Tim Baguna PDI Perjuangan bertugas di 23 distrik Asmat, Papua, sekarang kondisinya mulai pulih. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:27:56 WIB
Katalis @Katanasionalis

7. Tigor yang terjun langsung ke Asmat menambahkan, pada hari pertama pascaditerjunkan Tim Baguna ke 2, relawan dan tim medis langsung mengambil tindakan pengobatan, perawatan dan edukasi kesehatan kepada warga. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:28:37 WIB
Katalis @Katanasionalis

8. Menurut Tigor, penyakit yang banyak diderita oleh warga Asmat yang datang berobat ke posko Tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan adalah sesak nafas dan campak. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:31:27 WIB
Katalis @Katanasionalis

9. “Itu disebabkan kebiasaan masyarakat Asmat tidur dekat tungku yang menggunakan kayu bakar. Jadi, debu bekas pembakaran berpotensi dihirup,” jelasnya. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:32:03 WIB
Katalis @Katanasionalis

10. Selain itu, lanjut Tigor, cara makan rakyat Asmat jauh dari pola sehat terutama anak anak. "Kalau menangkap burung lalu dibakar, belum benar-benar matang sudah dikonsumsi tentu akan mengakibatkan sakit,” terangnya. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:33:01 WIB
Katalis @Katanasionalis

11. Selain masalah kesehatan, kata Tigor, penyebab KLB juga meliputi masalah kemiskinan, pendidikan, minimnya sarana prasarana kesehatan. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:33:48 WIB
Katalis @Katanasionalis

12. "Banyak faktor. Masalah ini sudah lama terjadi namun baru sekarang mencuat kepermukaan, peristiwa KLB ini sama dengan fenomena gunung es," tuturnya. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:35:44 WIB
Katalis @Katanasionalis

13. Oleh sebab itu politisi PDI Perjuangan ini berharap pemerintah bisa menambah jumlah anggaran kesehatan dan pendidikan minimal 40 persen agar KLB campak dan gizi buruk Asmat tidak terjadi lagi. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:36:14 WIB
Katalis @Katanasionalis

14. "Bayangkan saja, satu puskesmas cuma ada 2 tenaga kesehatan dan jarak puskemas jauh dari pemukiman warga. Sarana prasana kesehatan jg msh kurang, jadi masih butuh tambahan anggaran dari pemerintah pusat dan daerah, minimal 40 persen." tutup Tigor. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:37:33 WIB
Katalis @Katanasionalis

15. Diketahui, Hingga saat ini, Tim ke-2 Baguna DPP PDI Perjuangan masih bertahan di Kab. Asmat Papua untuk membantu memulihkan KLB campak dan gizi buruk di sana. #pdiperjuanganuntukasmat

21/02/2018 01:38:27 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!